Pendidikan Agama Islam Berbasis Multimedia Online

Pendidikan Agama Islam Berbasis Multimedia Online

DEPOK POS – Kemajuan multimedia online melahirkan bentuk baru dalam berinteraksi, beraktivitas di kehidupan sehari-hari, dan sebagainya sehingga mempermudah dalam bertukar informasi yang lebih efisien dan akurat, mendapatkan apa saja yang bermanfaat dalam kehidupan, dan banyak hal lainnya.

Remaja di seluruh dunia sudah begitu lekat dengan media online, berbagai hal menjadi alasan media sosial online begitu menarik, sehingga media sosial online mendapat perhatian khusus dari remaja. Dengan banyaknya remaja yang terlibat dalam ini, media online dapat dijadikan sebagai sarana pembelajaran.

Sebagaimana seperti yang telah kita ketahui, bahwa setiap orang harus memiliki ilmu. Terdapat dalil di dalam Al_qur’an dan hadits yang mewajibkan kita untuk memiliki ilmu. Salah satunya seperti sabda Nabi di dalam hadits yang di riwayatkan oleh Ibnu Majah, yaitu “tholabul ‘ilmi fariidhotun ‘ala kulli muslimin wa,muslimatin” yang memiliki arti “menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim laki laki dan muslim perempuan”.

Jika ada pertanyaan” Bagaimana cara kita untuk mendapatkan ilmu?”, maka tentu akan banyak sekali jawaban yang terlintas dalam diri kita. Salah satu cara agar kita bisa medapatkan dan menguasai ilmu yaitu kita bisa mendapatkannya melalui berbagai macam pendidikan.

Oleh karena itu, pendidikan juga menjadi salah satu peran penting dalam kehidupan kita, baik untuk kebaikan hidup di dunia maupun kebaikan hidup di akhirat. Karena untuk mendapatkan dunia saja atau akhirat saja atau bahkan keduanya, ilmu sangat berperan penting di dalam nya. Dalam kehidupan ini, setiap orang memiliki ilmu pada intensitas nya masing-masing.

Dalam pengajarannya, sistem penyampaian pendidikan dewasa ini telah banyak mengalami kemajuan yang sangat pesat. Sistem pengajaran yaitu kegiatan belajar mengajar yang di dalamnya terdapat interaksi antara guru dan murid.

BACA JUGA:  Ekonomi Cianjur Pasca Gempa

Bagaimana hal nya yang sudah sering diceritakan oleh orang tua kita bahwa pada zaman mereka, sekolah hanyalah untuk orang-orang bangsawan dan kaya raya. Dimana bagi warga pribumi masih minim untuk mendapatkan ilmu pengetahuan karena terdapat banyak faktor internal maupun eksternal.

Diantaranya, ada saja warga pribumi yang dilarang oleh para penjajah untuk sekolah, keterbatasan ekonomi dan teknologi, sedikitnya bangunan sekolah, dan lain lain. Sebagian mereka hanya dapat belajar dengan orang tua mereka sendiri seperti mengaji, dan belajar banyak pengetahuan, namun pengetahuan agamalah yang paling diutamakan.

Seperti pentingnya salat lima waktu, melatih berpuasa di bulan Ramadhan serta salat sunnah tarawih, dan tata krama bersikap kepada orang yang lebih tua. Sangat berbanding terbalik zaman orang tua kita dahulu dengan zaman kita sekarang, dimana anak remaja seperti kita masih banyak yang belum bisa mengaji, meninggalkan salat-salat wajib, melawan orang tua, tidak menghargai guru, dan lain lain. Masalah seperti ini bisa di selesaikan dengan cara menumbuhkan pendidikan moral sejak dini bagi setiap orang.

Hal ini berlanjut dengan pengajaran pendidikan islam yang pada dasarnya bertujuan untuk menumbuhkan nilai spiritual. Nilai spiritual yang nantinya dimiliki mempunyai fungsi membentuk kepribadian setiap orang yang bergama islam untuk beriman dan juga bertaqwa kepada Allah SWT. Yang akhirnya pengajaran pendidikan agama islam ini tidak hanya berbentuk tatanan teori saja, tetapi juga berbentuk nilai-nilai pengamalan yang dalam hal ini dapat menuntut seseorang agar dapat terampil dan terbiasa melaksanakan ibadah-ibadah yang diajarkan oleh agama islam. (Ali,2018).

Kurang nya pendidikan agama islam sekarang juga dapat dilihat dari kebanyakan orang yang masih awam atau buta akan ilmu dan aturan-aturan agama. Pengenalan pendidikan islam ini harus dilakukan sejak dini kepada anak-anak, karena hal ini berhubungan dengan kapasitas otak anak yang dapat menerima informasi dengan sangat mudah.

BACA JUGA:  Pentingkah Memiliki Asuransi Mobil?

Hal ini dapat di selesaikan dengan mencari guru-guru atau pembimbing, tetapi saat ini sudah terasa sulit bagi orang dewasa yang baru beranjak ingin mencari ilmu agama untuk mencari guru-guru atau pembimbing secara langsung atau belajar secara tatap muka.

Akan tetapi, di zaman sekarang ini, teknologi sudah semakin canggih. Manfaat teknologi sangat penting bagi manusia dalam kehidupan sehari-hari antara lain, dapat menambah ilmu pengetahuan, memberikan hiburan, dan memudahkan dalam pencarian informasi atau berita.

Adapun manfaat teknologi informasi dalam pendidikan Segala sesuatu dapat mudah dicari, didapatkan dan diakses melalui internet. Sebagaimana kita dapat berkomunikasi jarak jauh dengan orang lain, memudahkan pencarian informasi atau berita, membantu siswa.

Multimedia merupakan salah satu akses untuk memudahkan setiap orang dalam mencari ilmu. Meskipun definisi multimedia masih belum jelas, tetapi secarasederhana ia dapat diartikan sebagai “lenih dari satu media”. Multimedia dapat berupa kombinasi antara teks, grafik, animasi, suaradan gambar.

Tetapi pada bagian ini perpaduan dan kombinasi dua lebih jenis media ditekankan kepada kendali komputer yang menjadi penggerak keseluruhan gabungan media ini. Jika seseorang saat ini tidak dapat menerima pelajaran, maka kedepannya orang itu akan sulit untuk menerima atau memahami pelajaran yang lebih kompleks.

Tetapi tidak perlu khawatir jika kita baru ingin memulai belajar tentang ilmu agama. Karena pada masa yang modern ini banyak cara agar kita bisa mudah untuk mencari ilmu-ilmu, baik ilmu dunia, dan yang lebih utama adalah ilmu akhirat atau agama. Diantaranya dengan memanfaatkan teknologi digital seperti google, twitter, youtube, dan lain sebagainya.

BACA JUGA:  Tips Memulai Usaha dari Nol

Banyak sekali informasi-informasi serta berbagai pelajaran yang salah satunya terdapat pelajaran agama sehingga mudah di akses bagi semua orang. Selain dengan menggunakan sosial media, kita dapat belajar bersama guru melalu aplikasi zoom atau google meet sehingga kita dapat berinteraksi walaupun secara online.

Selain itu ada juga contoh seperti dimana seseorang yang sudah sangat sibuk dengan pekerjaan dan aktivitasnya yang ia tidak ada waktu untuk mengingatkan diri, menenangkan hati, serta mendekatlan diri kepada sang pencipta, maka ia harus mencari cara dengan memanfaatkan teknologi digital yang sudah banyak tersedia pada masa kini.

Seperti mendengarkan ceramah atau nasihat dan pembelajaran dari para tokoh islam dan para pemuka agama di berbagai media sosial atau beberapa aplikasi. Karena manfaat dari teknologi menyesuaikan dengan cara kita menggunakannya, entah bagaimana kita menggunakannya untuk hal-hal yang positif dan penting bagi kita atau bahkan kita menggunakannya untuk hal-hal yang negatif dan tidak ada manfaatnya sama sekali bagi kita.

Dalam perkembangan teknologi yang semakin canggih, pendidikan agama islam menjadi menarik dengan menggunakan media online. Karena media online juga adalah sarana pembelajaran yang sedang mendapatkan perhatian khusus dari remaja. Dalam penggunaan media online diharapkan tidak hanya untuk ingin mengikuti trend, atau lebih aktif dalam media sosial, melainkan memanfaatkannya menjadi sumber pembelajaran untuk mencari tambahan ilmu, atau untuk berbagi informasi kepada teman atau orang lain.

Nailu Sofwatil Albi
Mahasiswi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Pos terkait