Penerapan Pembelajaran Komunikasi Bisnis Dalam Pembuatan Surat Bisnis yang Baik

Penerapan Pembelajaran Komunikasi Bisnis Dalam Pembuatan Surat Bisnis yang Baik

Dunia bisnis adalah dunia yang kompetitif. Saat kita terjun ke dalamnya, maka kita dituntut untuk dapat bersaing dengan beberapa kompetitor. Dengan persaingan yang sangat sengit itu, kita harus pintar memanfaatkan berbagai peluang yang ada. Salah satu upayanya adalah dengan menggunakan sarana komunikasi.

Seperti yang kita ketahui, di era globalisasi saat ini sarana komunikasi sudah perkembangan pesat. Berkomunikasi melalui teknologi atau sosial media mungkin sudah tidak asing lagi. Namun kita juga tidak bisa memungkiri bahwa surat-menyurat masih menjadi sarana komunikasi yang dibutuhkan dalam dunia bisnis. Melalui surat, kita bisa menyampaikan pesan secara lebih terperinci dan jelas, serta aman karena ada bukti hitam di atas putih.

Dalam menyusun surat bisnis, pastinya kita perlu memperhatikan struktur atau bagian-bagian yang ada di dalamnya. Oleh karena itu, untuk menulis surat bisnis yang baik dan benar serta meminimalisir kesalahan dalam penulisan, simaklah beberapa bagian surat bisnis di bawah ini.

BACA JUGA:  Keluarga Sakinah dalam Perspektif Psikologi

⦁ Kop Surat

Kop atau kepala surat ini adalah bagian penting yang membedakan antara surat bisnis dengan surat pribadi. Umumnya, kop surat berisi nama, alamat, dan nomor telepon kantor, lembaga resmi pemerintah, badan usaha, dan sebagainya.

⦁ Tanggal Surat
Tanggal surat merupakan keterangan di mana dan kapan surat tersebut dibuat. Kaidah penulisannya yaitu setelah nama daerah harus diberi tanda koma (,), kemudian diikuti dengan tanggal, bulan dan tahun saat mengirim surat.

⦁ Nomor, Lampiran dan Hal

Nomor diisi sesuai dengan urutan surat dengan format menyesuaikan masing-masing perusahaan. Lampiran diisi jika surat disertai dengan lampiran (brosur, CV, foto dan lainnya). Hal diisi dengan tujuan atau maksud penulis dalam menyampaikan surat tersebut.

BACA JUGA:  Musik dan Pengaruhnya Terhadap Mood Hingga Kesehatan Mental

⦁ Nama dan Alamat Penerima

Bagian ini berisi nama penerima surat dan alamat pengiriman yang dituju. Fungsi alamat ini adalah sebagai pengontrol bagi penerima surat, bahwa dirinyalah yang berhak menerima surat itu. Biasanya bagian ini diawali dengan kata “Kepada”.

⦁ Salam Pembuka

Salam pembuka adalah kalimat sapaan untuk mengawali surat. Kalimat sapa yang biasa digunakan yaitu “Dengan hormat” diikuti dengan tanda baca koma (,).

⦁ Isi Surat

Isi surat adalah bagian yang memuat maksud dan tujuan penulis kepada perusahaan atau lembaga yang dituju. Isi surat terdiri dari tiga bagian, yakni bagian pembuka, bagian inti dan bagian penutup. Di bagian penutup bisa diisi dengan ucapan terima kasih dan harapan penulis setelah penerima membaca surat tersebut.

⦁ Salam penutup

BACA JUGA:  Pembelian LPG Subsidi Dibatasi, Begini Cara Mengatur Keuangan Keluarga yang Sehat

Salam penutup berisi kalimat penutup sebagai tanda bahwa surat tersebut sudah selesai atau berakhir. Salam penutup ini biasanya menggunakan kata “Hormat saya”, “Hormat kami”, dan lain sebagainya.

⦁ Nama, Jabatan dan Tanda Tangan

Bagian ini berisi nama beserta jabatan dan tanda tangan yang disertai oleh cap perusahaan.

Umumnya, seseorang atau perusahaan akan terlihat lebih profesional jika menggunakan surat bisnis sebagai salah satu alat untuk berkomunikasi. Sehingga surat bisnis tidak dapat ditulis dengan sembarangan. Oleh karena itu, mulai sekarang mari kita menulis surat bisnis dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah yang sudah dijelaskan di atas dan tingkatkan kredibilitas kita di mata para relasi ataupun perusahaan lain.

Ricky, Salma, Sekar, Siti
Mahasiswa Universitas Pamulang
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Program studi S1 Akuntansi

Pos terkait