Pengaruh Angkat Beban Terhadap Low Back Pain bagi Remaja

Pengaruh Angkat Beban Terhadap Low Back Pain bagi Remaja

 

Low back pain merupakan rasa nyeri yang dirasakan oleh manusia yang berada pada bagian punggung bawah , secara anatomis tubuh terletak di posisi tulang lumbal yang memiliki fungsi sebagai penyangga tulang belakang serta panggul. Tulang tersebut juga yang akan menerima beban paling besar ketika mengangkat beban.

Pada akhir tahun 2022 ini banyak sekali konten berseliweran di aplikasi TikTok tentang edukasi olahraga salah satunya angkat beban , olahraga tersebut lagi digandrungi oleh kalangan anak remaja yang ingin badannya terlihat berotot dan memiliki postur yang bagus.

Biasanya , para anak remaja yang ingin membentuk badan tersebut akan datang ke pusat olahraga misalnya ke tempat gym yang memiliki fasilitas yang cukup lengkap serta berbayar atau ke taman olahraga yang gratis tetapi dengan fasilitas yang terbatas.

Namun sayang , ketika anak remaja yang ingin memulai aktivitas latihan angkat beban tersebut tidak didampingi oleh PT atau profesional trainer akan membuat mereka kesulitan memakai fasilitas yang telah disediakan.

Salah satu alasan paling sering terjadi ketika anak remaja tersebut ditanyakan mengapa mereka tidak memakai jasa professional trainer adalah terkendala di biaya yang cukup menguras kantong.

Sehingga mereka belajar secara otodidak menggunakan berbagai media untuk mengetahui cara kerja dari alat-alat yang berada di gym. Salah satu cara pintas inilah yang dapat mereka akses secara gratis.

BACA JUGA:  Apakah Wanita Perlu Belajar Bela Diri?

Akibatnya , Ketika anak remaja ini tidak diawasi dan didampingi oleh orang tua atau professional trainer maka akan menjadi masalah untuk tubuh mereka yang memang secara kekuatan otot untuk menahan beban masih lemah.

Salah satu masalah yang dapat langsung dirasakan ketika mengangkat beban yang tidak sesuai dengan kemampuan adalah nyeri punggung bawah. Nyeri tersebut dapat membuat anak remaja kesulitan ketika mereka berjalan seperti biasa.

Nyeri merupakan kondisi dimana tubuh merasakan kesakitan sehingga membuat tidak nyaman bagi yang menderita hal tersebut. Nyeri juga dapat timbul sementara ataupun berulang kali tergantung kegiatan apa yang dilakukan oleh si penderita.

Low back pain sendiri terbagi atas dua tahapan kondisi yaitu kondisi akut yang berlangsung selama kurang dari 12 minggu dan kondisi kronis yang sudah lebih dari lebih dari 12 minggu. Namun biasanya sebelum terkena kondisi akut anak remaja tersebut akan mengalami subakut sekitar kurang dari 7 minggu.

Salah satu penyebab dari low back pain adalah herniated nucleus pulposus yaitu kondisi dimana keluarnya posisi bantalan dari tulang sehingga ketika terjadi tekanan pada area tersebut maka akan terasa sangat sakit.

Bantalan tulang atau dalam istilah medis disebut diskus vertebra merupakan bantalan yang berada pada tiap ruas-ruas bagian tulang belakang yang berfungsi menahan guncangan ketika manusia melakukan aktivitas sehari-hari.

BACA JUGA:  Pentingnya Pendidikan Formal dan Non Formal

Pada saat melakukan aktivitas fisik yang berat dan tidak efisien dalam mengambil posisi yang nyaman, maka akan rentan terkena rasa nyeri di bagian punggung bawah. Adapun latihan angkat beban yang dapat memengaruhi nyeri tersebut menurut penulis.

Pertama, barbell deadlift merupakan gerakan yang dilakukan dengan cara mengangkat barbel dari posisi bawah hingga sejajar dengan pinggul kemudian menaruh Kembali ke posisi semula.

Kedua, bent over row ini adalah salah satu gerakkan yang hampir sama dengan deadlift yaitu mengambil barbell dari posisi bawah dengan posisi dorong bokong mengarah ke atas dan condongkan bagian dada kearah depan kemudian barbell berada sejajar dengan perut.

Ketiga, barbell squat yaitu gerakkan yang mengangkat barbell dari posisi bawah ke atas dengan barbell berada pada pundak , untuk pemula biasanya memakai barbell yang kosongan untuk melatih gerakannya.

Itulah beberapa jenis latihan angkat beban yang sering ditemui ketika kita berada di gym dan itu juga yang sering direkomendasikan oleh para expert untuk pemula ketika pertama kali datang ke gym.

Mengapa ketiga jenis latihan angkat beban tersebut sangat memengaruhi terjadinya low back pain dikarenakan ketika mengangkat beban tersebut tulang belakang bagian punggung bawah yang menjadi pusat tumpuan dalam proses latihan tersebut.

BACA JUGA:  Peran Komunikasi Bisnis pada Digital Marketing

Oleh karena itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk mengurangi gejala dari rasa sakit yang disebabkan oleh nyeri antara lain melakukan peregangan dan pemanasan sebelum melakukan latihan angkat beban.

Setelah itu, mengambil beban yang teringan lebih dahulu agar tubuh tidak kaget saat mengangkat beban yang lebih berat dan juga membuat tubuh lebih rileks dan nyaman.

Selain itu, kita juga dapat menanyakan cara memakai fasilitas serta gerakannya juga ke orang sekitar yang sedang berada di area tersebut. Biasanya mereka tidak sungkan untuk mengajari pemula seperti remaja dan memberikan tips agar mudah melakukan latihan tersebut.

Dan tidak jarang juga untuk mengatasi low back bagi anak remaja yang sudah tidak dapat menahan rasa nyeri akan dilakukan proses pembedahan kecil untuk menghilangkan rasa yang tidak enak tersebut. Akan tetapi untuk melakukan hal tersebut tidaklah mudah karena membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Sebagai solusinya remaja tersebut bisa datang ke klinik fisioterapis untuk berkonsultasi terhadap rasa sakitnya tersebut. Biasanya disana mereka akan di treatment berbagai macam alat baik yang secara manual maupun elektronik.

Dengan demikian untuk mencegah rasa nyeri yang ada pada bagian punggung bawah terdapat berbagai macam cara untuk mengurangi hal tersebut seperti berkonsultasi kepada dokter ataupun fisioterapis.

Oleh : Azhar Ramadhan Sarita

Pos terkait