Pengetahuan Perawatan Kendaraan yang Sering Diacuhkan

DEPOKPOS – Banyak sekali orang yang sering mengacuhkan perawatan kendaraannya. Padahal kendaraan perlu dirawat layaknya sebuah peliharaan. Lalu apakah merawat kendaraan merupakan sebuah ilmu?

Kerap kali kita lupa bahwa yang sering menemani kita di setiap perjalanan adalah kendaraan. Kendaraan sudah menjadi bagian dari hidup manusia yang harus di rawat agar tetap prima. Dengan kendaraan kita dapat terhubung dari kota A ke kota B. Kendaraan menjadi media transportasi yang sering kita temui.

Zaman dahulu, kuda dan unta digunakan sebagai kendaraan untuk berpindah ke suatu tempat. Kuda dan unta tersebut harus dirawat sedemikian rupa agar tetap sehat dan siap menerjang segala kondisi dan situasi. Merawatnya dengan memberinya makan, minum dan memandikan serta memberikan vitamin yang dapat menunjang kesehatan dari kedua hewan tersebut.

Berbeda dengan zaman sekarang yang memiliki banyak ragam jenis kendaraan. Sering kita jumpai jenis kendaraan bermotor menjadi pilihan masyarakat karena kepraktisannya. Jenis-jenisnya antara lain, sepeda motor, mobil, bus, truk, pesawat terbang, kapal dan lain-lain.

BACA JUGA:  Bagnaia Bidik Kemenangan Beruntun di MotoGP Portugal

Kendaraan yang terus bergerak lambat laun akan mengalami penurunan kinerja bahkan mengalami kerusakan. Layaknya sebuah peliharaan, kendaraan juga harus melakukan perawatan secara berkala. Namun kita harus tau dan paham ilmu pengetahuan tentang bagaimana cara merawat kendaraan bermotor.

Masih banyak pemilik kendaraan yang hanya tahu cara mengendarainya, tanpa tahu bagaimana cara merawat kendaraan. Demi menjaga kendaraan selalu prima di segala situasi dan kondisi. Pengetahuan atas pemeliharaan sebuah kendaraan masih minim bagi kebanyakan pemilik kendaraan. Padahal pada saat membeli kendaraan terdapat buku manual tentang apa saja terkait dengan kendaraan tersebut. Sering diabaikan para pemilik kendaraan, sebetulnya buku manual itu memiliki peran penting dalam menghadapai suatu kondisi kendaraan yang mengalami masalah.

Rutin memanaskan kendaraan

Sebelum memakai kendaraan bermotor, hendaknya memanaskan mesin (menyalakan mesin dan diamkan sebentar) sesaat sebelum jalan. Tidak perlu lama-lama cukup 5-10 menit kendaraan sudah bisa jalan, terlebih motor keluaran terkini yang sudah canggih. Rutinitas ini acap kali dilupakan. Hal sepele ini begitu pentingnya karena dapat membuat mesin menjadi maksimal serta awet.

BACA JUGA:  Bastianini Pecahkan Rekor Lap di Sepang

Menggunakan bahan bakar yang sesuai

Kendaraan bermotor keluaran terkini dirancang untuk mendapatkan tingkat efisiensi tinggi dan emisi gas buang yang dihasilkan dapat mengurangi pencemaran udara. Spesifikasi mesin tergantung dari pabrikannya, jadi tinggal menyesuaikan saja bahan bakar yang digunakan sesuai saran dari buku manualnya.

Menggunakan bahan bakar beroktan tinggi juga baik pada mesin, di Indonesia mempunyai bahan bakar dengan oktan 98. Jadi efeknya adalah pembakaran mesin yang dihasilkan sempurna dan tidak menyisakan kotoran.

Mengisi dan mengecek air radiator

Peran air radiator sangat penting dalam mendinginkan suhu optimal mesin. Namun bagian ini sering disepelekan pemilik kendaraan. Lakukan pengisian dengan mengecek tabung reservoir (tabung air radiator) jika sudah mengalami penurunan debit air radiator. Bila air radiator warnanya sudah mulai keruh atau bahkan berwarna coklat kotor, segera lakukan pengurasan air radiator dan menggantinya dengan air radiator baru.

BACA JUGA:  Yamaha Bagikan Tips Aman Mudik dengan Motor

Servis kendaraan secara berkala

Kendaraan tentunya membutuhkan perawatan yang mendetail. Servis berkala kendaraan biasanya meliputi penggantian oli baik oli mesin maupun oli transmisi, membersihkan Throttle Body (karburator), membersihkan filter udara, membersihkan area mesin dan kampas rem. Hal ini dilakukan agar mesin kendaraan awet. Servis harus ditangani oleh tenaga professional (ahli) dalam bidang kendaraan meliput mesin, transmisi dan sasis.

Ilmu pengetahuan tidak melulu soal IPA atau IPS dan MTK. Kenyatannya ilmu pengetahuan mencakup banyak bidang, salah satunya adalah tentang sebuah kendaraan. Tanpa adanya ilmu pengetahuan, kendaraan tidak bisa diciptakan dan hanya mengandalkan makhluk hidup saja seperti hewan. Tiap bagian komponen yang terpasang di kendaraan, tercipta karena adanya ilmu pengetahuan.

Komponen-komponen itu dibuat agar kendaraan dapat berjalan dengan semestinya. Komponen itu dibuat dengan standar yang sudah diperhitungkan masa pakainya. Sehingga memerlukan perawatan secara berkala oleh tenaga ahli yang sudah pasti memiliki ilmu pengetahuan tentang perawatan komponen tersebut.

Rendi Sugiri
Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta

Pos terkait