Pentingnya Kesehatan Mental bagi Remaja

MAJALAH JAKARTA – Kesehatan mental merupakan kondisi dimana individu memiliki kesejahteraan yang tampak dari dirinya yang mampu menyadari potensi sendiri, memiliki kemampuan untuk mengatasi tekanan hidup, mampu bekerja produktif dan menghasilkan, serta mampu memberikan kontribusi kepada komunitasnya. Atau lebih mudahnya kesehatan mental adalah kondisi ketika batin dan raga yang berada dalam tubuh memiliki keaadan tentram dan tenang.

Dikesempatan kali ini mari kita bahas lebih lanjut lagi mengapa kesehatan mental penting sekali bagi remaja. Bagi remaja atau anak-anak yang mulai beranjak remaja penting sekali kesehatan mental. Dikarenakan usia-usia tersebut banyak sekali pengaruh lingkungan, pertemanan dan kegiatan/aktivitas yang dapat memengaruhi kesehatan mental.

Salah satu contohnya adalah tekanan saat menjelang masuk ke perguruan tinggi. Di saat itulah kesehatan mental mulai terganggu yang dari tekanan batin, tekanan orang tua yang hanya menginginkan anaknya untuk masuk perguruan tinggi negeri tetapi tidak diberikan dukungan apapun (hanya menyuruh saja), capenya kegiatan yang padat dari sekolah lanjut les yang dilakukan setiap harinya dari senin-jumat dan waktu tidur yang sebentar. Kalo tidak bisa mengimbanginya dengan baik dan tidak dapat dukungan dari orang tua atau orang sekitar akan dapat mengalami gangguan mental.

BACA JUGA:  7 Tips Solo Travelling yang Cocok untuk Pemula

Selain contoh yang diatas, adapun ciri-ciri jika terjadinya gangguan mental. Ciri-ciri nya seperti perubahan suasa hati yang ekstrem, yang terjadinya disat suasana hati lagi senang dan bahagia lalu tiba-tiba suasana hati merasa sedih tanpa adanya sebab. Kurangnya energi atau motivasi, remaja yang aktif terkadang dapat menunjukkan tanda-tanda kelelahan saat melakukan atifiktas, sebenernya hal yang wajar tetapi jika mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan yang ekstrem atau seringkali terjadi saat melakukan aktifitas, itu bisa menjadi kondisi awal ganggual mental. Dan ciri-ciri yang terakhir adalah menarik diri dari teman dan keluarga, yang dimana terjadi disaat anak-anak mendadak menyendiri padahal sebelumnya anak tersebut senang bersosialisasi atau senang bergaul dengan orang sekitarnya, dan di saat itu mungkin saja anak tersebut mengalami gangguan mental.

BACA JUGA:  Yuk Membayar Zakat: Langkah Menuju Kebaikan

Lalu bagaimana caranya agar kesehatan mental kita tidak terganggu?

Yang pertama, bisa membagi waktu diberbagai aktivitas dengan cara menulis aktivitas apa saja yang aka dilakukan nantinya di notebook supaya kegiatan tersebut lebih produktif dan tidak terburu-buru. Yang kedua jika mempunyai masalah sebaiknya jangan di pendam sendiri lebih baik tumpahkan atau ceritakan saja kepada orang terdekat agar tidak memenuhi beban pikiran. Yang ketiga, olahraga dengan teratur sekiranya 30 menit berjalan kaki setiap harinya dapat merileksasikan tubuh dan dapat menyehatkan tubuh. Yang ke empat makan sehat dan teratur dengan memakan makanan yang bergizi seperti sayuran, buah-buahan, omega-3 dapat meningkatkan kesehatan mental.

BACA JUGA:  Mengenal Akad Mudharabah

Dan yang terakhir adapun cara menjaga kesehatan mental menurut pandangan islam. Dengan cara menjalankan ibadah shalat wajib lima waktu setiap harinya. Apalagi ditambah dengan sholat Sunnah nya seperti dhuha, tahajud, rawatib dan Sunnah lainnya. Ibadah shalat ini sangat memiliki manfaat besar untuk membuat hati menjadi tenang dan dengan shalat juga kita dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selain shalat adapun cara lainnya seperti mengaji membaca lantunan ayat suci Al-Qur’an dan bersholawat menyebut nama-nama Allah SWT.

Oke gais, jadi yang dapat disimpulkan adalah kesehatan mental bisa saja terjadi melalui aktifitas yang dilakukan sehari-hari. Dan sebagaimana kita menyikapi dengan cara olahraga, makan teratur, jika ada masalah jangan di pendam sendirian dan beribadah dengan taat agar kesehatan mental tetap terjaga terus menerus.

Oleh : Zarkiyah Herizon

Pos terkait