Pentingnya Memahami Etika Bisnis Syariah

Pentingnya Memahami Etika Bisnis Syariah

MAJALAH JAKARTA Seperti yang kita ketahui bahwasannya bisnis itu tidak dapat dipisahkan dengan kehidupan manusia. Disetiap harinya manusia melakukan kegiatan bisnis. Yang mana manusia itu sendiri berperan sebagai produsen, perantara, maupun konsumen. ‘

Produsen ini akan menghasilkan produk dalam kegiatan bisnis, yang dimana produk tersebut akan menghasilkan keuntungan dan nilai tambah bagi konsumen. Dan seiring dengan perkembangan zaman, maka bisnis ini semakin kompleks.

Namun seorang pebisnis juga tidak hanya dituntut untuk memiliki keberanian dalam mengambil tindakan bisnis, namun juga pengetahuan dan wawasan yang mendukung, sehingga keputusan bisnis yang diambil bisa diminimalkan risikonya, dan dioptimalkan keuntungannya.

BACA JUGA:  Tingkatan Pengawasan Lembaga Keuangan Syariah

Dalam bisnis juga perlu diperhatikan bagaimana usaha kedepannya, agar apa yang diproduksi itu terus menambah nilai kebermanfaatannya. Maka dari itu perlu sekali kita memahami etika bisnis apalagi di Indonesia mayoritas muslim, dengan begitu tentunya harus memahami etika bisnis dengan syariat islam atau dengan kata lain etika bisnis syariah.

Yang mana dalam memahami etika bisnis ini tentunya dapat membangun dan membentuk nilai-nilai, norma dan perilaku yang baik dalam bisnis. Karena tentunya kita tahu bahwasannya disetiap perusahaan dalam pebisnis itu meyakini bisnis yang baik itu adalah bisnis yang memiliki etika bisnis yang mematuhi peraturan hukum dan peraturan yang berlaku.

BACA JUGA:  Peran Audit Internal dalam Mengelola Tata Kelola Lembaga Zakat di Malaysia

Dalam konsep ekonomi Islam, bisnis dan etika juga tidak harus dipandang sebagai dua hal yang bertentangan, sebab, bisnis yang merupakan simbol dari urusan duniawi juga dianggap sebagai integral dari hal-hal yang bersifat investasi akhirat. Artinya jika orientasi bisnis dan upaya investasi akhirat (diniatkan sebagai ibadah dan merupakan totalitas kepatuhan kepada Alllah SWT).

Maka dari itu bsinis harus dengan sendirinya sejalan dengan kaidah-kaidah moral yang berlandaskan keimanan kepada akhirat. Bahkan dalam Islam, pengertian bisnis tidak di batasi dengan urusan dunia saja, tetapi juga mencakup seluruh kegiatan didunia yang “dibisniskan” (diniatkan sebagai ibdaha) untuk meraih keuntungan atau pahala akhirat.

BACA JUGA:  Seberapa Pentingnya Peran Pengawasan Syariah Terhadap Lembaga Keuangan Syariah?

Sebenarnya Allah SWT telah menjamin bahwa orang yang bekerja keras mencari katah duniawinya dengan tetap mengindahkan kaidah-kaidah akhirat untuk memperoleh kemenangan duniawi, maka ia tercatat sebgai hamba Tuhan dengan memiliki keseimbangan yang tinggi.

Ranti Rahayu
Mahasiswa STEI SEBI, Perbankan Syariah

Pos terkait