Penyebab Gagal Ginjal dan Cara Pencegahannya

Penyebab Gagal Ginjal dan Cara Pencegahannya

Gagal ginjal adalah penurunan laju filtrasi glomerulus (GFR) yang cepat

DEPOK POS – Ginjal merupakan salah satu organ eksresi pada manusia. Sistem ekskresi pada ginjal menghasilkan urin melalui dua proses utama yaitu filtrasi cairan tubuh dan penyulingan larutan cair yang dihasilkan dari proses filtrasi tersebut. Di dalam ginjal terjadi filtrasi darah di glomerulus yang menghasilkan urin primer. Urin primer ini nantinya akan mengalami reabsorpsi, yaitu penyerapan kembali zat-zat yang masih berguna bagi tubuh. Baru setelah itu urin akan mengalami augmentasi atau proses penambahan zat buangan ke dalam urin.

Gagal ginjal adalah penurunan laju filtrasi glomerulus (GFR) yang cepat (berjam-jam hingga berminggu-minggu), yang biasanya reversibel, diikuti oleh ketidakmampuan ginjal untuk mengeluarkan produk limbah nitrogen, dengan atau tanpa gangguan cairan dan elektrolit.

BACA JUGA:  Pandemi COVID-19 Meningkatkan “Mager” Pada Remaja?

Cedera ginjal akut didefinisikan ketika salah satu dari kriteria berikut terpenuhi :

⦁ Serum kreatinin naik sebesar ≥ 0,3 mg/dL atau ≥ 26μmol /L dalam waktu 48 jam atau
⦁ Serum kreatinin meningkat ≥ 1,5 kali lipat dari nilai referensi, yang diketahui atau dianggap telah terjadi dalam waktu satu minggu atau
⦁ Output urine <0.5ml/kg/hr untuk> 6 jam berturut-turut.

Gagal ginjal akut mempengaruhi lebih banyak orang dewasa muda. Hal ini disebabkan karena gaya hidup yang tidak sehat seperti makan makanan cepat saji secara berlebihan, kehidupan sibuk yang penuh tekanan, duduk di kantor sepanjang hari, sering minum kopi, minuman berenergi, jarang minum air putih, serta merokok. Kebiasaan buruk ini merupakan faktor risiko kerusakan ginjal.

Tahap awal gejala penyakit ginjal pada tubuh manusia adalah saat albumin yang terdapat dalam urin. Fase mikroalbumin ditandai dengan pelepasannya 30 mg albumin dalam urin per hari. Semakin banyak protein menyatu dalam urin, kondisi ginjal sudah dalam tahap kronis.

BACA JUGA:  Keju KRAFT Hadirkan Tips Makanan Lezat Bernutrisi di Bulan Ramadhan

Menurut Info Sehat FKUI, gejala awal gagal ginjal bisa muncul bahkan tanpa gejala. Sedangkan pada penyakit ginjal stadium 1 biasanya mulai ada indikasi kerusakan ginjal dalam tes seperti adanya protein pada urin atau perubahan fisik ginjal pada sonogram. Pada stadium 2, indikasi menjadi lebih jelas seperti muncul kerusakan fungsi pada ginjal. Lalu pada stadium 3 gejalanya mulai terlihat jelas seperti kelelahan, pembengkakan tangan dan kaki, sakit punggung, sering atau jarang buang air kecil serta tekanan darah tinggi. Pada stadium 4, gejala kelelahan, bengkak dan sakit punggung bisa memburuk dan mengakibatkan komplikasi seperti anemia, tekanan darah tinggi dan penyakit tulang. Sedangkan pada stadium 5 gejala makin terlihat jelas seperti kehilangan nafsu makan, mual, muntah, kram otot, bengkak di tangan dan kaki, sakit punggung, buang air kecil lebih atau kurang dari biasanya, sulit tidur, susah bernafas, dan kulit gatal. Pada pasien gagal ginjal, maka membutuhkan cuci darah atau transplantasi ginjal untuk hidup.

BACA JUGA:  Urgensi Kesehatan Mental bagi Remaja

Beberapa langkah untuk mencegah gagal ginjal antara lain :

⦁ Minum air yang cukup
⦁ Menjaga kebersihan diri terutama pada saluran kemih agar tidak terjadi penyumbatan atau obstruksi
⦁ Kendali pola makan yang baik. Hindari asupan garam berlebih dan daging.
⦁ Hindari penyalahgunaan obat-obatan
⦁ Jaga tekanan darah dan kadar gula darah dalam batas normal
⦁ Lakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala
.
Lety Agistinia
Mahasiswi Farmasi Universitas Binawan

Pos terkait