Penyusunan Metadata di Depok Masuk Tahap Akhir

Penyusunan Metadata di Depok Masuk Tahap Akhir

Syarat data yang baik adalah memenuhi prinsip Satu Data Indonesia yaitu standar data, kode referensi, interoperabilitas data dan metadata.

DEPOK – Setelah melalui beberapa proses, saat ini penyusunan metadata, masuk tahap finalisasi. Finalisasi ini juga dibahas oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok secara virtual bersama Badan Perencanaan Pembangunan dan Pengembangan Penelitian Daerah (Bappeda) dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Depok.

“Iya, sudah masuk tahap finalisasi. Data merupakan komponen penting dalam proses perencanaan, evaluasi dan monitoring pembangunan. Untuk itu, diperlukan data yang akurat, konsisten, mutakhir, berkesinambungan dan berkualitas dalam menghasilkan kebijakan yang tepat guna dan sasaran,” kata Kepala Diskominfo Kota Depok Manto saat kegiatan Finalisasi Metadata yang digelar virtual, Kamis (10/11/22).

BACA JUGA:  Ratusan Narapidana Rutan Kelas I Depok Dapatkan Remisi Lebaran

Dikatakannya, salah satu syarat data yang baik adalah memenuhi prinsip Satu Data Indonesia yaitu standar data, kode referensi, interoperabilitas data dan metadata.

Menurutnya, penyusunan metadata hanyalah salah satu bagian kecil dari proses penyelenggaran Satu Data di Kota Depok. Masih banyak tahapan-tahapan yang harus dilakukan untuk mewujudkan Satu Data Kota Depok yang berkualitas.

BACA JUGA:  Ketum FWJ Indonesia Ambil Langkah Hukum Terkait Tuduhan Koordinator Mafia Solar

“Ke depan, kami sebagai walidata, bersama BPS sebagai pembina data dan Beppeda sebagai koordinator Forum Data akan melakukan pembinaan terkait dengan standar data, kode referensi, data induk dan interoperabilitas data,” kata Manto.

“Kami sadari bersama, bahwa kesuksesan penyelenggaraan Satu Data Kota Depok merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Untuk itu, sambung Manto, komitmen, peran serta dan kerja sama dari Perangkat Daerah (PD) sangat diperlukan. Di antaranya, dengan konsisten menyampaikan data dan metadata kepada walidata.

BACA JUGA:  Bamus Betawi Minta DPR RI Hargai Dewan Adat, Soal Penunjukan Gubernur Jakarta

Maka, dengan terlaksananya kegiatan penyusunan Metadata Pemerintah Kota (Pemkot) Depok tahun 2022, diharapkan PD dapat memiliki gambaran mengenai apa itu metadata. Serta memiliki bekal kemampuan dalam menyusun metadata yang baik.

“Kegiatan ini juga ikut membantu PD, juga agar lebih memahami indikator-indikator pembangunan, baik secara konsep, definisi, rumus penghitungan maupun interpretasi,” tandas Manto.

Pos terkait