Peran Penting Komunikasi Verbal dan Nonverbal Terhadap Kegiatan Bisnis

DEPOK POS – Dalam kegiatan bisnis, para pelaku bisnis penting untuk menerapkan komunikasi. Dengan komunikasi yang baik dan strategi yang bagus, maka akan tercipta hubungan yang baik antara para pelaku bisnis dengan para konsumennya.

Secara umum komunikasi merupakan proses penyampaian suatu informasi berupa pesan, ide, gagasan agar bisa diterima dan diterjemahkan dengan baik. Sedangkan Bisnis adalah serangkaian usaha yang dilakukan individu atau kelompok dengan menawarkan barang dan jasa untuk mendapatkan keuntungan (laba).

Komunikasi bisnis adalah interaksi yang terjadi antara pelaku-pelaku bisnis. Komunikasi itu bisa terjadi di antara pedagang dengan pembeli, perusahaan dengan pelanggan, dan bank dengan nasabah. Komunikasi bisnis juga bertujuan untuk mengubah sikap, pendapat dan perilaku di masyarakat serta menyampaikan informasi yang dapat dimengerti orang lain. Di dalam dunia bisnis, komunikasi tentu menjadi hal yang paling berpengaruh bagi para pelaku bisnis, contohnya seperti memberi informasi, melakukan persuasi, melakukan kolaborasi, dan melakukan integrasi dengan para konsumen.

Komunikasi yang digunakan dalam dunia bisnis mencakup berbagai macam bentuk, baik komunikasi verbal maupun komunikasi nonverbal. Maka dari itu para pelaku bisnis dituntut untuk memahami apa itu komunikasi verbal dan komunikasi nonverbal.

Komunikasi Verbal

Komunikasi verbal adalah komunikasi yang dalam penyampaiannya bisa dilakukan secara langsung maupun menggunakan media saluran komunikasi (telepon & whatsapp). Contohnya seperti komunikasi antara pedagang yang menjual atau menawarkan barang dagangannya dimulai dari menarik perhatian calon pembeli, tersenyum, menyapa dan menjelaskan barang yang akan dijualnya.

BACA JUGA:  Keyakinan Diri, Sisi Postif dan Negatifnya

Komunikasi verbal yang baik dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :

  • Berbicara langsung pada point atau tidak bertele-tele.
  • Bahasa yang digunakan singkat, padat, dan mudah dimengerti.
  • Tidak bersifat ambigu atau memiliki makna ganda.

Untuk bisa berkomunikasi secara verbal dengan baik, ada beberapa skill dasar yang harus dikuasai terlebih dahulu. Secara garis besar, dua skill komunikasi verbal dasar adalah effective speaking dan active listening.

1. Effective speaking

Effective speaking dapat terwujud dengan tiga hal, yaitu pemilihan kata-kata yang tepat, cara penyampaiannya, dan bagaimana kamu menggabungkannya dengan komunikasi nonverbal. Misalnya saat berbicara dengan teman, kita bisa menggunakan bahasa dan ekspresi yang santai. Akan tetapi, saat berbicara dengan rekan bisnis, tentu kamu harus terdengar lebih sopan.

2. Active listening

Komunikasi bukan hanya berbicara, tetapi juga mendengarkan. Oleh karena itu, salah satu bagian penting dari komunikasi verbal adalah active listening. Bahkan, active listening adalah aspek vital dari komunikasi yang baik.

Untuk bisa mendengarkan lebih baik dan efektif, kamu harus:

  • Konsentrasi pada apa yang sedang dibicarakan, bukan bagaimana menjawabnya.
  • Memiliki pikiran terbuka dan tidak menghakimi lawan bicara.
  • Konsentrasi pada arah pembicaraan.
BACA JUGA:  Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Mimbar Dakwah Islam

Komunikasi Nonverbal

Komunikasi nonverbal adalah komunikasi yang tidak menggunakan kata-kata, contohnya menggunakan bahasa tubuh seperti mimik wajah dan gerakan tangan, bahkan intonasi suara dan kecepatan berbicara. Dengan adanya komunikasi nonverbal dalam bisnis dapat meningkatkan efisiensi, keakuratan, dan mencegah manipulasi.

Efisien, Komunikasi nonverbal memiliki porsi yang sangat penting baik bagi pengirim dan penerima pesan dalam suatu bisnis. Hal tersebut dikarenakan sifatnya yang efisien. Sebuah pesan nonverbal bisa diutarakan tanpa perlu berpikir lama. Selain itu, penerima pesan juga bisa mengerti makna pesan secara cepat. Contohnya, tanda salam formal dalam bisnis yang dilakukan dengan berjabat tangan.

Akurat, jika seseorang bisa belajar membaca berbagai pesan nonverbal yang disampaikan oleh pemberi pesan, maka dia dapat mengartikan sikap atau maksud mereka secara lebih cepat dan akurat. Contohnya, pada saat para karyawan merasa burn out atau kecewa, maka dapat dilihat dari menurunnya semangat kerja seperti produktivitas yang menurun, sering tidak masuk kerja, dan lain sebagainya.

Sulit untuk dimanipulasi, Saat mitra bisnis, konsumen, atau klien mendengar berita baik, maka ekspresi wajah mereka akan terlihat senang dan berseri-seri. Sebaliknya, jika mereka mendengar berita yang kurang baik, maka mereka akan menunjukkan ekspresi wajah yang tidak bersemangat dan murung. Maka dari itu, bisa disimpulkan bahwa bahasa nonverbal sulit untuk dimanipulasi.

BACA JUGA:  Pemanfaatan Limbah Kulit Singkong Sebagai Material Akustik

Komunikasi nonverbal yang baik dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :

Berjabat tangan dan tersenyum

Dengan berjabat tangan dan tersenyum menunjukkan bahwa kita senang bertemu dengan orang tersebut. Selain itu, dapat juga diartikan sebagai bentuk rasa hormat dan simpati.

Tidak membuang muka

Perilaku yang harus dihindari saat bertemu rekan bisnis yaitu membuang muka. Meskipun kita kurang setuju dengan keputusan yang telah disepakati, kita harus tetap menjaga etika dengan tidak membuang muka atau berekspresi sinis.

Tidak berpangku tangan

Berpangku tangan atau menopang dagu adalah tindakan yang tidak baik jika dilakukan pada saat rapat dengan rekan bisnis. Tindakan tersebut menunjukkan ketidaktertarikan dengan pembahasan yang sedang berlangsung.

Dari sini kita dapat menyimpulkan bahwa komunikasi nonverbal sering dikaitkan dengan komunikasi verbal. Oleh karena itu, tidak jarang ditemukan perpaduan antara kedua komunikasi tersebut. Kombinasi komunikasi verbal dan nonverbal akan lebih menarik mitra bisnis jika kita tahu apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan dalam komunikasi bisnis. Itulah sebabnya komunikasi menjadi bagian penting dalam dunia bisnis.

Itu dia ulasan mengenai komunikasi bisnis verbal maupun nonverbal yang perlu dipahami. Dari artikel ini diharapkan dapat menambah wawasan bagi kita semua mengenai komunikasi dalam berbisnis, sehingga kegiatan bisnis yang sedang dilakukan dapat berjalan dengan lancar.

Della Shabrina Andiny

Pos terkait