Perangi kemiskinan dengan berani Berusaha dan Berantas Korupsi

MJ, Jakarta – Seperti yang dipublikasikan Badan Pusat Statistik data dan informasi kemiskinan Kabupaten/Kota November tahun 2023 yang disampaikan Plt. Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, Masalah kemiskinan merupakan salah satu persoalan mendasar yang menjadi pusat perhatian pemerintah di negara manapun.

Salah satu aspek penting untuk mendukung strategi penanggulangan kemiskinan adalah tersedianya data kemiskinan yang akurat. Pengukuran kemiskinan yang dapat dipercaya dapat menjadi instrumen tangguh bagi pengambil kebijakan dalam memfokuskan perhatian pada kondisi hidup orang miskin.

Data kemiskinan yang baik dapat digunakan untuk mengevaluasi kebijakan pemerintah terhadap kemiskinan, membandingkan kemiskinan antar waktu dan daerah, serta menentukan target penduduk miskin dengan tujuan untuk memperbaiki kondisi mereka, katanya.

Seperti kemiskinan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, Asim Saputra, mengatakan angka kemiskinan di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada Maret 2023 mencapai 7,38 persen.

Sedangkan untuk pendidikan Tabel 2.1. persentase penduduk miskin usia 15 Tahun ke Atas menurut Kabupaten/ Kota dan Pendidikan yang Ditamatkan, Tahun 2023 untuk daerah Sulawesi Utara yang meliputi Kabupaten/kota. Tamat SD/SMP/ dan tamatan SMA/SMK sangat piramid.

Disisi lain pentingnya pariwisata dalam menciptakan lapangan kerja dan pengurangan kemiskinan di daerah pedesaan di negara-negara berkembang dan kurang berkembang tidak dapat dikecilkan artinya. Pariwisata dipandang sebagai sumber utama dari pertumbuhan ekonomi terutama di negara-negara yang miskin.

BACA JUGA:  "Polda Metro Jaya Intensifies Security Measures : Gelar Apel Pengecekan Personil BKO PAM TPS Menyongsong Pemilu 2024"

Rantai nilai dan hubungan yang sangat signifikan dengan sektor lain misalnya pertanian, konstruksi, fasilitas dan transportasi dapat berkontribusi pada pengurangan kemiskinan. Terkait dengan rantai pasokan dalam sektor ini, satu pekerjaan di industri pariwisata utama terkait secara tidak langsung menciptakan 1,5 pekerjaan tambahan lainnya.

Pariwisata adalah sebuah usaha yang dinamis dan merupakan sebuah usaha komersil yang harus secara terus-menerus beradaptasi dalam menghadapi kebutuhan konsumen yang berubah-ubah dan mampu bertahan menghadapi persaingan yang ketat.

Kaum miskin dapat memperoleh pendapatan dari pariwisata, baik dengan cara bekerja secara langsung dalam layanan jasa pariwisata, atau dengan bekerja di sektor-sektor terkait dan dalam rantai persediaan.

Berkaitan dengan hal itu Calon anggota DPR RI PSI daerah pemilihan (dapil) Sulawesi Utara (Sulut) periode 2024-2029 DR. ML Denny Tewu SE. MM angkat bicara sejauhmana keunggulan dari daerah Sulawesi Utara dari pandangannya.

Berbicara pariwisata kata Denny, sangat berkaitan dengan UMKM yang ada di Sulawesi Utara dimana hal ini juga sangat bersinggungan dengan indikator penyaluran KUR yang cukup baik juga penyerapannya, hanya saja dimana peluang ke depan di berbagai bidang khususnya Pariwisata Sulut memiliki potensi yang cukup baik, maka dari itu kata Dia, KUR untuk usaha produktif harus terus ditingkatkan, dengan semakin canggih penggunaan machine learning yang dapat membaca kualitas, kebiasaan dan transaksi sebagai dasar mitigasi risiko sehingga dapat mengurangi risiko kredit macet.

BACA JUGA:  Serah Terima Jabatan, Agus Harimurti Yudhoyono Resmi Mengemban Tugas sebagai Menteri ATR/Kepala BPN

ML Denny Tewu, melihat bahwa UMKM di Sulut saat ini juga sudah beroleh proses ijin yang mudah serta peluang yang semakin terbuka, maka yang dibutuhkan tinggal kreativitas dan inovasi serta keberanian untuk mengembangkan usaha.

“Yang tetap dibutuhkan adalah dorongan semua pihak khususnya Pemerintah daerah yang minim birokrasi dan tidak koruptif sehingga lebih efisien dalam mengembangkan berbagai potensi daerah dengan berbagai keringanan untuk perijinan maupun lokasi-lokasi bisnis yang tersedia sambil tetap menjaga kerapihan dan kebersihan kota tentunya,” ujarnya Senin (27/11/2023).

Selain itu untuk menopang itu sendiri kata Denny Tewu Kembali, pemerintah sangat berperan aktif untuk langsung mengedukasi dan mendorong berbagai fasilitas Pemerintah seperti KUR dan perijinan yang lebih mudah sehingga iklim pengembangan usaha kreatif menjadi trend di Sulut.

BACA JUGA:  Tari Kreasi Dan Drama SMPN Lamaknen Belu Memeriahkan Hari Guru-2023

Tak dapat disangkal memang, sekarang ini dan juga pada masa depan, semakin banyak pekerjaan berpusat pada pemrosesan informasi, dimana pekerja menggunakan teknologi digital untuk membuat dan memanipulasi produk ‘virtual’ berbasis informasi. Dalam dunia kerja yang demikian, teknologi digital tampil sebagai elemen kunci dalam mempertahankan hubungan yang telah terjalin lama antara kebutuhan ekonomi dan sifat sistem pendidikan kita untuk memenihi ketrampilan hidup.

Hal ini pun diamini akademisi Kaprodi Magister Manajemen UKI Jakarta ini, untuk era digital saat ini kata Dia, sudah tidak perlu diajar lagi, yang terpenting bagaimana berani memulai ‘Learning by doing’, karena semua informasi sudah bisa cepat didapatkan melalui smarthphone atau jaringan internet, tegas caleg dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Untuk itu Denny Tewu berjanji jika mana dirinya terpilih menjadi Anggota legislatif di DPR nanti, prioritas utama adalah adanya sinergitas di segala bidang agar iklim berusaha menjadi trend untuk kebutuhan di Sulut dengan slogan : “Perangi kemiskinan dengan berani berusaha disokong oleh pejabat negara yang tidak korup” ungkap mantan Ketua Umum PDS ini.

Pos terkait