Perusahaan di Depok Diminta Utamakan Rekrut Tenaga Lokal

Perusahaan di Depok Diminta Utamakan Rekrut Tenaga Lokal

DEPOK POS – Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono meminta kepada pemilik perusahaan atau lembaga yang beroperasi di Depok agar mengutamakan tenaga kerja yang ber-KTP dan KK Depok. Demikian disampaikan Bang Imam, sapaan akrabnya, usai memberikan sambutan pada pembukaan Bursa Kerja yang digagas Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok di Balai Rakyat Beji, Rabu (19/10/22).

Bang Imam menyampaikan, angka pengangguran terbuka di Kota Depok sebelum pandemi Covid-19 berada di sekitar tujuh persen. Lalu, saat pandemi angka tersebut meningkat menjadi sembilan persen, karena banyak bisnis atau perusahaan yang gulung tikar akibat terdampak Covid-19.

BACA JUGA:  Antusias Warga Sambut Baksos Polres Jakut Di Rawa Bebek

“Tapi sekarang sudah menurun lagi dan para pebisnis mulai giat lagi merekrut tenaga kerja. Melalui kegiatan Job Fair atau Bursa Kerja diharapkan para pencari kerja ini dapat datang ke sini untuk mencoba mengisi lowongan yang tersedia,” tuturnya kepada awak media.

Dirinya pun mengajak, perusahaan yang ada di Kota Depok untuk dapat bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) dalam menurunkan angka pengangguran terbuka di Depok. Salah satunya, dengan memberdayakan atau merekrut pegawai yang merupakan warga Kota Depok.

BACA JUGA:  PWM DKI Jakarta Gelar Musypimwil: Evaluasi dan Konsolidasi Organisasi Menuju Kemajuan

Bang Imam menyebut, selain membuka Job Fair secara offline, Disnaker Depok juga membuka Job Fair secara online setiap harinya melalui aplikasi Bursa Kerja Online (BKOL) Depok. Untuk itu, ia kembali mengajak perusahaan agar bisa bekerja sama dengan Disnaker Depok untuk membuka lowongan pekerjaan di aplikasi tersebut.

“Ayo yang mau bekerja sama untuk mencari pekerja, silakan daftar saja ke Disnaker, sehingga jika suatu saat membutuhkan tenaga kerja kita tinggal salurkan dan panggil,” imbuhnya.

BACA JUGA:  BPN Depok Buka Peluang Peninjauan Kembali Terkait Polemik Pembayaran Jalan Tol Cijago

Di tempat yang sama, Kepala Disnaker Kota Depok, Mohamad Thamrin menambahkan, selama dua tahun pandemi Covid-19 pihaknya tidak menggelar bursa kerja. Saat ini bursa kerja juga masih dibatasi, pihaknya hanya mengundang 20 perusahaan.

“Dari 20 perusahaan ini terdapat 2.705 lowongan kerja untuk 95 posisi atau jabatan. Dari mulai pendidikan SMA/SMK hingga Perguruan Tinggi,” terangnya.

“Semoga dengan digelarnya bursa kerja ini dapat mengurangi angka pengangguran di Kota Depok,” tutupnya.

Pos terkait