Polda Jateng Bakal Panggil Penanggung Jawab Kampanye Terbuka Yang Massanya Gunakan Knalpot Brong

MJ, Jateng – Polda Jateng akan memanggil penanggung jawab kampanye bila mendapati massanya menggunakan knalpot brong pada kampanye. Hal itu disampaikan Dirlantas Polda Jateng Kombes Sonny Irawan saat mendeklarasikan zero knalpot brong bersama perwakilan seluruh lapisan masyarakat di Jawa Tengah di depan Kantor Gubernur Jateng, Kota Semarang, Minggu (14/1/2024).

Deklarasi itu diikuti Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jateng, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jateng, komunitas otomotif, hingga perwakilan ketiga paslon peserta pemilu 2024. Ba

BACA JUGA:  Gelar Patroli Perintis Presisi di Tiga Lokasi Berbeda, AKP Samsul Paparkan Tujuannya

“Termasuk knalpot brong, penanggung jawab akan tanggung jawab. Jika masih ada, maka penanggung jawab akan dipanggil kepolisian untuk dimintai pertanggungjawaban,” tegas Sonny.

Pasalnya, sejak awal sudah disampaikan mengenai larangan penggunaan knalpot brong melalui upaya preentif dan preventif. Sehingga masyarakat turut berpartisipasi mewujudkan Pemilu damai.

“Pak Kapolda sudah keluarkan maklumat Kapolda terkait kenalpot brong dan akan dituangkan dalam surat perizinan kegiatan yang akan dikeluarkan intel, dan intel akan melihat sejauh mana kegiatan dan diingatkan diimbau agar tertib lalu lintas,” ujarnya.

BACA JUGA:  Kekerasan Aksi Mahasiswa Papua Kupang Di Usut Tuntas

Langkah represif hanya akan diberlakukan bila pencegahan tidak berhasil dilakukan. Kendati demikian, pihaknya berharap tidak ada pelanggaran yang terjadi.

“Hayo sama – sama kita dukung, tidak hanya jadi domain polisi saja, tapi juga bagian seluruh elemen masyarakat. Contoh Ibu Kadiknas begitu dapat informasi ini langsung mengeluarkan surat edaran larangan knalpot brong di sekolah. Di seluruh Jawa Tengah kita laksanakan serentak di 35 polres hari ini,” tuturnya.

BACA JUGA:  Perkuat Sinergitas Antar CJS Jelang Pemilu 2024, AKBP James Sambangi Kantor Kejaksaan

Menurutnya, deklarasi yang dilakukan oleh masyarakat Jateng bisa menjadi role model bagi daerah lainnya. Ia tak ingin adanya pelanggaran terkait knalpot brong memicu terjadinya konflik. Polda Jateng meminta semuanya mengikuti kampanye terbuka pada 21 Januari 2024 dengan tertib.

“Dari tim pemenangan bisa imbau agar peserta kampanye tertib berlalulintas. Sudah berikrar, sampaikan tidak gunakan knalpot brong. Mohon tertib lalu lintas, tetap gunakan helm,” imbaunya.

Pos terkait