Polsek Siantar Utara, Polres Pematangsiantar, Selesaikan Masalah Selisih Paham melalui Problem Solving

Polsek Siantar Utara, Polres Pematangsiantar, Selesaikan Masalah Selisih Paham melalui Problem Solving

MJ, Pematangsiantar – Masalah selisih paham yang terjadi di Jln. Mojopahit Kelurahan Baru Kecamatan Siantar Utara Kota Pematangsiantar berhasil diselesaikan oleh personil piket Polsek Siantar Utara melalui pendekatan problem solving pada hari Kamis, 1/1/2024.

Permasalahan ini bermula ketika satu unit sepeda motor Yamaha RX King BK 8657 YF warna hitam tahun 1991 diambil oleh pihak pertama berinisial RHH (26) dari rumah pihak kedua berinisial AR (21) tanpa sepengetahuan AR. Sepeda motor tersebut merupakan peninggalan warisan keluarga dari kedua belah pihak.

BACA JUGA:  Kapolda Sumatera Utara dan Forkopimda Tinjau Pemilu 2024 di Kabupaten Simalungun

Tidak terima dengan kejadian tersebut, pihak kedua melaporkan kejadian ini ke Polsek Siantar Utara. Merespons laporan tersebut, personil piket Polsek Siantar Utara segera melakukan pemanggilan terhadap kedua belah pihak untuk dilakukan mediasi.

Dalam proses mediasi tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan dengan cara kekeluargaan. Mereka mengingat bahwa hubungan keluarga yang sangat dekat memungkinkan penyelesaian yang baik. Kesepakatan hasil mediasi tersebut kemudian dituangkan dalam surat pernyataan sebagai bentuk kesepakatan resmi antara kedua belah pihak.

BACA JUGA:  "Tingkatkan Inovasi Teknologi: Peluncuran Aplikasi Baru dan Penghargaan Mewarnai Syukuran Hari Bhayangkara Ke-78"

Kapolsek Siantar Utara, AKP Darmawan Siregar, menyatakan bahwa penyelesaian masalah ini merupakan contoh positif dari pendekatan problem solving yang diadopsi oleh kepolisian dalam menangani konflik di masyarakat. “Kami selalu mendorong pendekatan dialog dan mediasi untuk menyelesaikan masalah secara damai dan berkeadilan,” ujarnya.

Dengan penyelesaian yang sudah disepakati, diharapkan kedua belah pihak dapat melanjutkan hubungan mereka dengan baik dan menjaga kedamaian di lingkungan sekitar. Langkah-langkah seperti ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam menyelesaikan konflik tanpa harus melalui proses hukum yang panjang dan memakan biaya.

BACA JUGA:  Bhabinkamtibmas Banjar Selesaikan Perkelahian Pelajar Melalui Problem Solving

Kedua belah pihak juga diimbau untuk terus memelihara hubungan kekeluargaan dan menyelesaikan permasalahan dengan cara-cara yang damai dan bertanggung jawab. Polsek Siantar Utara siap memberikan pendampingan dan bantuan dalam proses mediasi bagi masyarakat yang membutuhkan.

Humas P Siantar

Pos terkait