Ponpes Tegaskan Netralitasnya dalam Pilpres 2024: Menjaga Persatuan dan Ukhuwah

MJ, Jombang – Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, KH. Abdul Hakim Machfudz, dengan tegas menyatakan bahwa Pondok Pesantren Tebuireng tetap netral dalam kontestasi Pilpres 2024.

Pernyataan ini disampaikan oleh KH. Abdul Hakim pada Rabu (07/02/2024), sebagai respons terhadap kabar yang menyebutkan bahwa Pesantren Tebuireng mendukung salah satu Paslon di Pilpres 2024. “Pesantren Tebuireng tetap dalam posisi netral dan tidak berpihak dalam kontestasi Pilpres 2024 untuk menjaga persatuan dan semangat ukhuwah,” katanya.

BACA JUGA:  Masrur Amin: Masa Kedaluwarsa Tak Menjadi Pertimbangan Majelis Hakim, Apa Dibalik Motif Perkara Direktur Glory Point?

Menurut KH. Abdul Hakim, kegiatan deklarasi dukungan dalam acara Mudzakarah Indonesia Maju tidak mencerminkan sikap kelembagaan pesantren. Deklarasi tersebut merupakan sikap personal, dan Pondok Pesantren Tebuireng tidak pernah terlibat dalam politik praktis atau mendeklarasikan dukungan untuk salah satu calon Presiden dan calon Wakil Presiden di Pilpres 2024.

BACA JUGA:  Sebanyak 3.381 Masyarakat Terima BLT dari Dinsos Sumber Anggaran DBHCHT Tahun 2023

Meskipun demikian, Pondok Pesantren Tebuireng tetap menghormati dan menerima setiap tamu yang bersilaturahmi. “Pesantren Tebuireng senantiasa menerima dan menghormati tamu yang bersilaturahmi sesuai dengan tuntunan ajaran Islam,” imbuhnya.

Dengan menjaga netralitasnya, Pondok Pesantren Tebuireng menegaskan komitmennya untuk memelihara persatuan dan semangat ukhuwah di tengah kontestasi politik yang berlangsung. Hal ini menjadi contoh positif dalam menjaga keberagaman dan menghormati perbedaan pendapat dalam konteks demokrasi Indonesia.

BACA JUGA:  Rayakan Dies Natalis ke-70, UKI Gelar Fun Walk

Pos terkait