Prediksi Elektabilitas Sebelum Debat Capres Cawapres Ketiga, Akankah Berubah ?

MJ, Jakarta – Sesuai hasil survey Indikator, Debat Capres Cawapres di lihat oleh sekira 40% pemilih melalui TV atau medsos, dan dari 40% tersebut, cuma 30% penonton yang masih melihat debat sebagai sarana menentukan pilihan, sementara 70% penonton sudah menentukan pilihan.

Penilaian dari hasil survey Indikator dan SCTV Debat Capres Pertama : Anies nomor satu, Prabowo nomor dua, dan Ganjar nomor tiga

Penilaian Debat Cawapres Kedua : Gibran nomor satu, Mahfud nomor dua, dan Cak Imin nomor tiga

Elektabilitas pemilih PROGIB sesuai survey-survey kredible, masih pegang kendali di kisaran 45% hingga 49,5 %. Dan AMIN serta GM bersaing ketat di kisaran 20% hingga 25%

BACA JUGA:  Pemerintah Optimalkan Penyaluran Pembiayaan UMKM

Survey adalah potret suara, pada sa’at dilakukan survey. Sementara prediksi yang rasional, pasti salah satu pertimbangan utamanya adalah hasil survey.

Kelihatannya suara sudah semakin stabil, undiciteed voters “masa mengambang”, tinggal sekira 10% lagi, dan yang 90% sudah sangat sulit berubah, jika tidak ada hal yang wow, Debat pun tentu saja, tidak terlalu pengaruh, walau menyadari calonnya kalah debat, mayoritas pemilih yang nonton debat, tetap mendukung setia, karena debat, hanya ingin melihat jagoannya berdebat, bukan untuk menilai isi debat sebagai pertimbangan memilih.

BACA JUGA:  Imam Besar FBR: MUI Jakarta Wajib Dipimpin Ulama Betawi

Sesuai tulisan DMK, berjudul Tasawuf Kebangsaan Pilpres 2024

Mudah – mudahan para pemilih yang merasa diri sebagai Rakyat, makin besar dan makin kuat, kesadarannya menjadi Rakyat Sejati, pastinya Indonesia akan semakin maju, karena akan semakin banyak orang-orang yang bijaksana, berdiri tegak di tengah, pemersatu bangsa dan sangat mulia, memposisikan sebagai Rakyat Sejati

Siapa Rakyat sejati, dialah yang merahasiakan pilihannya, sebagai yang berdaulat atas negara, sesuai pasal 1 ayat 2 UUD 1945.

Mereka yang selalu mengkritisi setiap calon, bisa objektif menilai, lebih kurang setiap calon. Tentunya melalui debat capres cawapres salah satu sarananya

BACA JUGA:  Novel Baswedan: Sudah Rahasia Umum Firli Banyak Lakukan Pelanggaran

Rakyat sejati, selalu menang dan tidak ada kamus kalah, siapapun presiden terpilih? dan dia yang selalu menagih janji politik terhadap siapapun presiden terpilih.

Terus kalau yg sebelum nyoblos, sudah di ketahui pilihannya ? Rakyat apakah dia ? Dia adalah kaum Odong-odong, yang pada 2014 dan 2019, berkelas rendahan dan hina dina, bernama Cebong dan Kampret.

Bagaimana tidak di sebut rendah dan hina-dina, mereka cuma dapat ributnya saja, dan batinnya kotor dipenuhi dengan kebencian terhadap siapapun yang berbeda pilihan dengannya.

Pos terkait