Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta Resmi Buka Pameran Kerajinan Tangan Dan Produk Lokal

MJ, Dili – Presiden Timor Leste,José Ramos-Horta secara resmi membuka Pameran Kerajinan Tangan dan Produk Lokal Timor Leste di Pelabuhan Dili pada hari Jumat pekan lalu.

Pembukaan pameran ini dilaksanakan sebagai bagian dari perayaan HUT ke-20 Kemerdekaan Timor Leste. Upacara pembukaan dihadiri oleh Menteri Pariwisata, Perdagangan dan Industri, bersama dengan perwakilan dari perusahaan kecil dan menengah di seluruh negeri.

Dalam sambutannya, Presiden Ramos Horta menekankan pentingnya kerajinan tangan dan produk lokal bagi budaya dan ekonomi Timor Leste.

BACA JUGA:  Tunisia Ogah Terima Bantuan 127 Juta Euro dari Uni Eropa

“Barang-barang buatan tangan dan makanan produksi lokal ini memperlihatkan bakat dan tradisi rakyat kita,”ujarnya singkat.

Pameran kerajinan tangan dan produk lokal ini diselenggarakan atas kerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri Timor Leste dengan menampilkan lebih dari 100 stan dan memajang berbagai kerajinan tangan dan produk lokal dari 13 kabupaten.

Kerajinan tangan dan produk lokal yang dipajang di stan-stan adalah tenun tais, ukiran kayu, kerajinan bambu dan tulang, perhiasan, kopi dan rempah-rempah, madu, sabun, lilin dan banyak lagi,termasuk perusahaan makanan dan minuman lokal juga hadir untuk menyoroti spesialitas kuliner dari setiap daerah.

BACA JUGA:  WHO: Tidak Ada Rumah Sakit Tersisa di Gaza Utara

Menurut penyelenggara, tujuan diadakannya pameran ini adalah untuk memberikan akses pasar domestik kepada pengusaha mikro, kecil dan menengah, terutama perempuan dan pemuda di daerah pedesaan.

“Pameran ini akan membantu meningkatkan penjualan dan menciptakan lapangan kerja selama musim perayaan ini. Ini juga bertujuan untuk mempromosikan pariwisata dengan memperkenalkan pengunjung kepada keragaman kerajinan tangan Timor Leste,”tuturnya.

BACA JUGA:  Tentara Israel Diserang Wabah Diare ‘Tak Biasa’ di Gaza

Pameran Kerajinan Tangan dan Produk Lokal Timor Leste 2023 akan tetap dibuka untuk umum hingga 28 November di Pelabuhan Dili. Pemerintah berencana untuk menjadikannya sebagai agenda tetap tradisi Hari Kemerdekaan tahunan Timor Leste.

Pos terkait