Protes Kinerja Kejaksaan Negeri Musi Banyuasin: Aksi Damai DPC PROJAMIN MUBA

MJ, Musi Banyuasin – Sejumlah aktivis dari DPC PROJAMIN MUBA menyuarakan keprihatinan terkait kinerja Kejaksaan Negeri Kabupaten Musi Banyuasin dalam satu dekade terakhir. Menurut mereka, langkah hukum yang diambil terkesan tidak memadai dan bahkan dinilai buruk.

Untuk menyikapi hal ini, DPC PROJAMIN MUBA menggelar aksi damai di halaman Gedung Kejaksaan Negeri Kabupaten Musi Banyuasin pada Rabu (31/01/2024).

Aksi tersebut bertujuan menyampaikan aspirasi dan kritik terhadap pengambilan langkah hukum yang dianggap tidak tegas dan cenderung tidak adil.

BACA JUGA:  Gelar Tradisi Welcome dan Farewell Parade, Pesan Dari Kapolres Tulang Bawang Lama dan Baru

Aktivis asal daerah Muba, Sancik .SIP., menyampaikan pandangan mereka kepada awak media setelah aksi damai. Dalam orasinya, Sancik menyatakan harapan agar terjadi perubahan dalam kinerja Kejaksaan Negeri Musi Banyuasin, terutama dalam penindakan kasus korupsi dan ilegal drilling di wilayah Musi Banyuasin.

“Harapan kami dalam orasi hari ini adalah adanya perubahan dalam tubuh Kejaksaan Negeri Musi Banyuasin, khususnya pada penindakan kasus korupsi dan ilegal drilling. Kami melihat selama ini, penanganan kasus oleh pihak Kejaksaan terlambat, bahkan terkesan tidak berproses sama sekali, seakan tidak peduli dengan permasalahan yang dialami oleh Kabupaten Musi Banyuasin sendiri,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Bhabinkamtibmas Banjar Selesaikan Perkelahian Pelajar Melalui Problem Solving

Pada waktu yang sama, koordinator aksi bersama tim DPC PROJAMIN menyampaikan harapannya kepada penegak hukum, terutama Kejaksaan Negeri Kabupaten Musi Banyuasin. Mereka mendesak perubahan dalam penanganan kasus dan menginginkan respons yang lebih sigap, tepat, serta transparan terhadap laporan masyarakat terkait tindak pidana di daerah mereka.

BACA JUGA:  Binmas Polres Pematang Siantar Sambang Kamtibmas Kepada Ketua Walubi

“Kami, pihak DPC PROJAMIN MUBA, kedepan berharap kepada pihak penegakan hukum di Musi Banyuasin, terutama pada Kejaksaan Negeri Kabupaten Musi Banyuasin, untuk lebih sigap dalam penegakan hukum, terutama pada kasus-kasus korupsi yang ada di Musi Banyuasin. Laporan yang disampaikan masyarakat harus ditindak, karena menurut hemat kami, belum ada kasus korupsi yang ditangkap oleh Kejari Muba, sehingga terkesan tidak bisa bekerja atau terkesan terbantut,” tutupnya.

Pos terkait