Proyek Jalan di Jombang Rusak Setelah Tiga Bulan, Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi

Proyek Jalan di Jombang Rusak Setelah Tiga Bulan, Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi

MJ. Jombang – Proyek pengaspalan jalan yang berlokasi di Dusun Banggle, Desa Genukwatu, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, telah mengalami kerusakan hanya tiga bulan setelah selesai dikerjakan. Kerusakan ini diduga akibat pengerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi.

Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa titik ruas jalan tersebut terlihat ambles dan mengelupas. Di lokasi proyek juga terdapat prasasti dan papan informasi proyek yang mencantumkan bahwa pembangunan jalan ini dikerjakan pada tahun 2024 dengan menggunakan anggaran dana desa (DD) sebesar Rp 140.462.000 dengan volume 328 x 3 meter.

BACA JUGA:  Cegah Tawuran Remaja di Tangerang, Kapolres Minta Orang Tua Awasi Handphone Anak

Kepala Desa Genukwatu, Nana Febrianti, pada Rabu (19/06/2024) menyatakan bahwa jalan tersebut sering dilalui kendaraan berat pengangkut material.

“Memang kendaraan yang lewat di sini adalah truk pengangkut material. Saya akan cek dulu, masalah kerusakan yang lebih tahu adalah tim Pengelola Kegiatan (TPK), jadi maaf saya belum tahu detailnya. Baik, nanti akan saya cek ke lokasi dan menghubungi pihak TPK,” katanya.

BACA JUGA:  Pembangunan Tiga Unit Jembatan dan Pengerasan Jalan Usaha Tani di Desa Gedung Karya Jitu, Lampung, Selesai Sesuai Harapan Masyarakat

Kades Nana Febrianti juga menambahkan bahwa pekerjaan pengaspalan jalan di Dusun Banggle sudah dievaluasi oleh pihak Kecamatan Ngoro.

“Itu kan anggaran tahun ini, evaluasi dari Kecamatan terkait SPJ-nya dan monitoring dari pendamping Kecamatan. Proyek ini mulai dikerjakan pada bulan Maret. Mengenai penyebab kerusakannya karena faktor apa, saya belum bisa memberikan kesimpulan,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Masyarakat Silau Kahean Resah : Togel dan Gelper Di Kuasai RP, Aman "Aparat Hukum Diam ?

Dengan anggaran yang cukup besar, kerusakan yang terjadi dalam waktu singkat ini tentu menjadi perhatian serius. Diharapkan pihak terkait segera melakukan investigasi dan perbaikan agar jalan tersebut kembali dapat digunakan dengan baik oleh masyarakat.

Pos terkait