PSM Makassar: Musim Lalu Nyaris Degradasi, Sekarang Juara Liga 1

DEPOKPOS – PSM Makassar dipastikan menjadi juara BRI Liga 1 2022/2023. Kepastian itu didapatkan setelah tim asuhan Bernardo Tavares tersebut menang 3-1 di kandang Madura United, Jumat (31/3/2023).

Wiljan Pluim mencetak dua gol dalam laga itu, sementara satu gol PSM lainnya diciptakan oleh Kenzo Nambu. Satu-satunya gol Madura United lahir dari Hugo Gomes.

Gelar kampiun ini terasa sangat manis bagi PSM Makassar. Pasalnya, mereka sudah sangat lama tidak meraih gelar juara di ajang Liga Indonesia. Terakhir kali mereka melakukannya adalah pada musim 2003.

BACA JUGA:  Daftar El Clasico Pasca Kepergian Messi

Pelatih PSM, Bernardo Tavares, tampak emosional dengan keberhasilan tim asuhannya. Tavares bahkan berbicara sambil beteriak ketika diwawancarai Indosiar selepas laga.

“Kami juara Liga 1, Ewako!” teriaknya.

Musim Lalu  Nyaris Degradasi

Bernardo Tavares pun sangat bangga dengan perjuangan tim asuhannya di musim ini, apalagi jika mengingat bahwa musim lalu mereka nyaris terdegradasi ke Liga 2.

BACA JUGA:  Jadwal Siaran Langsung Vietnam vs Timnas Indonesia 26 Maret 2024

Pada BRI Liga 1 2021/2022, PSM Makassar harus puas berada di posisi ke-14. Mereka hanya berjarak dua poin dari Persipura Jayapura yang terdegradasi ke Liga 2.

“23 tahun tidak juara dan kami berhasil musim ini, padahal di musim lalu kami hampir terdegradasi,” ujarnya.

Bernardo Tavares adalah pelatih yang sangat vokal. Pada musim ini, sosok asal Portugal itu kerap melontarkan kritik kepada kemepimpinan wasit di BRI Liga 1 2022/2023.

BACA JUGA:  Shin Tae-yong Sudah Siapkan Tim Lawan Argentina

“Kami juara. Kami harus menghargai lawan, tapi saya harus bicara mengenai kualitas wasit yang masih buruk,” jelasnya.

Tak lupa Bernardo Tavares juga memuji kerja keras para pemain PSM Makassar di sepanjang musim, juga para suporter yang membawa energi positif.

“Kerja keras pemain, staf, dan suporter membawa energi tambahan kepada kami,” tegasnya.

Disadur dari: Bola.com/Hery Kurniawan/Benediktus Gerendo Pradigdo, 31 Maret 2023

Pos terkait