PTPN IV Regional I Dukung Program Pengentasan Stunting di Sumut Tahun 2024

MJ, Simalungun – PTPN IV Regional I memberikan dukungan konkret terhadap program pengentasan stunting di Sumatera Utara (Sumut) tahun 2024, sebagai tanggapan terhadap target pemerintah untuk menurunkan prevalensi stunting menjadi 3,8 persen per tahunnya. 4/3/2024

Stunting, kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi, menjadi perhatian nasional dengan prevalensi mencapai 21,6 persen pada tahun 2022.

Dalam upaya mencapai target 14 persen, pemerintah menargetkan penurunan prevalensi stunting menjadi 3,8 persen per tahun hingga 2024.

BACA JUGA:  Mudik Tradisi Lebaran di Nusantara: Fenomena yang Tidak Tergantikan

Pada tahun 2022, Sumut berhasil menurunkan angka prevalensi stunting sebesar 4.7 persen, menjadi 21,1 persen.

Kolaborasi antara unsur pemerintah, dunia usaha melalui program CSR, dan lembaga swadaya masyarakat diharapkan mampu lebih lanjut menurunkan derajat stunting, khususnya pada keluarga-keluarga yang mengalami gizi buruk.

“Pelaksanaan sosialisasi dan penyaluran bantuan dilaksanakan di PT Perkebunan Nusantara IV Regional 2 Medan, Regional 3 Pekanbaru, dan Regional 5 Pontianak.

BACA JUGA:  Nyoman Nuarta Raih Gelar Tokoh Peduli Museum

Puncak acara akan dilaksanakan di PT Perkebunan Nusantara IV Regional 4 di Provinsi Jambi pada 6 Maret 2024,” kata Tengku Rinel, SEVP Business Support.

PTPN IV Regional I telah menyalurkan bantuan di empat kabupaten, mencakup Labuhan Batu Selatan, Labuhan Batu Utara, Serdang Bedagai, dan Simalungun, dengan total 52 balita terdampak stunting.

Adapun kotamadya Medan khususnya di Kecamatan Medan Sunggal dan Medan Helvetia, mencatat 25 balita yang menerima bantuan.

BACA JUGA:  Tim Bola Voli Red Sparks Korea di Tanah Air Tiba Di tanah Air

Berdasarkan informasi dari Dinas Kesehatan Pemprovsu dan Pemko Medan, intervensi stunting melibatkan pemberian makanan olahan, termasuk telur ayam, bubur bayi bergizi, dan asupan margarin.

Program tanggung jawab sosial perusahaan ini diharapkan memberikan dampak positif dalam perbaikan status gizi balita di wilayah sekitar kebun/unit PTPN IV Regional I.

Pos terkait