Respon Positif Yang Harus Ditindak Lanjuti Julius Umpel dengan Program Kerjanya Kepada Masyarakat

MJ, Minahasa Selatan – Perjalanan untuk duduk menjadi anggota Dewan di DPRD Kab. Minahasa Selatan Dapil 1 Kec. Amurang Timur-Amurang-Amurang Barat memang harus dijalani dengan tekad yang kuat, tulus dan mau terjun langsung menyentuh akar rumut dan mendengar aspirasi Masyarakat disana. Bagi Dr. Julius Umpel. M.Th, M.Pd Caleg DPRD Kab. Minahasa Selatan Dapil I: Kec. Amurang Timur-Amurang-Amurang Barat ini mengatakan, Sosialisasi sampai saat ini baru mencapai sekitar 45% (Respon Positive).

Dan berbagai masukan masyarakat Untuk harus di tindaklanjuti kata Julius, yakni pertama, bantuan Sosial yang tidak tepat sasaran dan masih banyak yang layak mendapat bantuan namun tidak terdata secara nasional. Kedua, Caleg mendapat kesan buruk di akibatkan program yang di tawarkan kepada masyarakat tidak tepati janji. Tiga, banyaknya jalan utama dan lorong di pedesaan yang sudah rusak dan tidak di perbaiki dalam waktu yang lama. Empat, masyarakat mengharapkan Caleg agar menjadi corong pada pemerintah pusat agar pemerataan pembangunan segera di tindak lanjuti dan juga ketersediaan lapangan pekerjaan dan juga infrastruktur sarana dan prasarana pertanian. Meningkatkan ekonomi masyarakat pedesaan dan perkotaan melibatkan berbagai aspek dan memerlukan pendekatan yang holistik.

BACA JUGA:  Bhabinkamtibmas Sukadame Polsek Siantar Utara Bantu Posyandu Cegah Stunting Balita

Masih kata Julius menguraikan beberapa program yang dapat membantu meningkatkan ekonomi di pedesaan dan perkotaan menurut dia meliputi Pemberdayaan Pertanian. Dimana Pelatihan dan Teknologi memberikan pelatihan kepada petani untuk mengadopsi teknologi modern yang dapat meningkatkan hasil pertanian. Berikutnya, Irigasi dan Infrastruktur Membangun sistem irigasi yang efisien dan infrastruktur pertanian untuk meningkatkan produktivitas.

Sementara untuk pengembangan Koperasi kata Julis, adanya koperasi Pertanian untuk mendorong pembentukan koperasi pertanian untuk memungkinkan petani bersatu dalam pemasaran, pengadaan input, dan distribusi produk, ujarnya kepada Majalahjakarta.id Kamis 28/12/23.

Sementara itu disisi pariwisata Pedesaan lanjut Julius, promosi Pariwisata mengembangkan potensi pariwisata pedesaan dengan mempromosikan keindahan alam, warisan budaya, dan kerajinan lokal. Disamping itu juga pelatihan pariwisata memberikan pelatihan kepada masyarakat lokal dalam pelayanan pelanggan dan manajemen pariwisata, urainya.

BACA JUGA:  Polres Kudus Razia Miras Penyebab Gangguan Kamtibmas

Pengembangan UKM

Bicara masalah UKM kata Julius, Dimana dukungan Finansial memberikan akses ke pembiayaan dan kredit yang terjangkau untuk pengembangan UKM di pedesaan, juga pelatihan Kewirausahaan memberikan pelatihan kewirausahaan untuk membantu penduduk pedesaan mengembangkan dan mengelola usaha kecil mereka, ungkapnya.

Dijaman teknologi era digital saat ini kata Julius menerangkan, akses Internet Meningkatkan akses internet di pedesaan untuk memfasilitasi perdagangan elektronik, e-learning, dan pemasaran online produk local juga pelatihan Teknologi memberikan pelatihan dalam penggunaan teknologi informasi kepada penduduk pedesaan.

Julius juga melihat bahwa Pendidikan dan Keterampilan Pendidikan Vokasional juga Mendorong pendidikan vokasional yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja lokal. Dan pelatihan Keterampilan menyediakan pelatihan keterampilan untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja di pedesaan.

Bicara masalah lingkungan kata Julius, praktik Pertanian berkelanjutan mendorong praktik pertanian yang berkelanjutan untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dan menghasilkan produk yang ramah lingkungan.

BACA JUGA:  Kapolres Tulang Bawang Bersama Forkopimda Tinjau Langsung Sejumlah TPS Pada Pemilu 2024

“Penting untuk mengkombinasikan beberapa pendekatan ini dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat dalam merancang dan melaksanakan program-program tersebut. Selain itu, kerjasama antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga non-pemerintah juga sangat penting untuk keberhasilan program-program tersebut,” ungkapnya.

Adanya bantuan sosial yang tepat sasaran Julius melihat akan bekerjasama dengan pemerintah pusat (kementerian Sosial) untuk di reset kembali data penerima bantuan lama dan di ganti dengan data yang update, ucapnya.

Kembali dengan perjuangan untuk dapat mendapat simpati Masyarakat akan program program kerja jika nanti duduk menjadi anggota dewan di DPRD Julius menerangkan, program Pro Rakyat Akan dijadikan Tranding Topik Dalam Pembahasan Anggaran antara Legislatif dan Executive Untuk Setiap Dapil Sesuai Dengan Kebutuhan Wilayah yakni Pembahasan Musrembang Desa/Kelurahan, Pembahasan Musrembang Kecamatan dan pembahasan Musrembang Kabupatan, ujarnya.

Pos terkait