Rumah Maggot Cimpaeun Sanggup Tampung 300kg Sampah Per Hari

Rumah Maggot Cimpaeun Sanggup Tampung 300kg Sampah Per Hari

DEPOK POS – Wali Kota Depok, Mohammad Idris memberikan dukungan penuh bagi keberadaan rumah maggot di RT 01 RW 09 Kelurahan Cimpaeun, Kecamatan Tapos.

Dukungan tersebut salah satunya ditunjukkan dengan meresmikan rumah maggot Cimpaeun dan memberikan bantuan operasional senilai Rp. 5 juta yang diterima langsung oleh pengelola rumah maggot Cimpaeun, Suhanda.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Pemkot Depok Siagakan 29 RS dan 38 Puskesmas di Pemilu 2024

“Saya ucapkan ribuan terima kasih, sebab Pak Suhanda (pengelola rumah maggot Cimpaeun) bukan hanya sebagai pemerhati lingkungan tapi juga pelaku pengelolaan lingkungan hidup bersama para tim di wilayah ini,” Mohammad Idris saat meresmikan Rumah Maggot Cimpaeun, Selasa (18/10/22).

Dikatakannya, upaya penanggulangan sampah yang dilakukan masyarakat ini patut diacungi jempol. Sebab, menurutnya, bisa memotivasi diri untuk selalu berbuat baik, salah satunya menciptakan karya yang dapat dikenang.

“Ini salah satu cara untuk memperpanjang umur setiap individu dengan amal saleh,” ujarnya.

BACA JUGA:  DLHK Depok Gelar Lomba Video Lingkungan untuk Siswa SMU

Lanjut Mohammad Idris, pihaknya pun sudah lama mendorong di wilayah untuk berinovasi dalam pengelolaan sampah, seperti mesin insinerator sudah ada dibeberapa RW di Sawangan ciptaan dari masing-masing wilayah.

“Di sini juga menciptakan mesin insinerator yang tidak membuang udara tetapi bagaimana udara ini sampai kepada limbah cairan,” katanya.

“Makanya ke depan bisa kita kolaborasi antara dunia akademisi dunia pengusaha ada perbankan, properti, pabrik pabrik, dan pemerintah sebagai fasilitator bersama pelaku-pelaku (masyarakat) yang punya perhatian kuat kepada persoalan sampah di Kota Depok,”.

BACA JUGA:  Gawat! DBD di Depok Tembus 328 Kasus

Sementara itu, Camat Tapos, Abdul Mutolib menyebutkan, pembangunan rumah maggot Cimpaeun merupakan buah kerja sama antara Kecamatan Tapos dan PT Karaba Digdaya. Dengan tujuan mengurangi permasalahan sampah di Tapos, khususnya Kelurahan Cimpaeun.

Dirinya berharap, rumah maggot dapat dijadikan proyek percontohan. Terlebih, saat ini rumah maggot sudah dapat menampung 300 kilogram sampah per harinya.

“Soal penanganan sampah di wilayah lainnya, kami berdayakan bank sampah masing-masing RW untuk pemilahan sampahnya” pungkasnya. []

Pos terkait