Seminar STIK Lemdiklat Polri Membahas Dampak dan Geliat AI dalam Era Digitalisasi

MJ. Jakarta – Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri telah mengadakan seminar yang bertajuk “Navigating Through The AI Impersonation Deluge: Shaping A Roadmap For Government Response”.

Acara yang digelar di Auditorium Mutiara STIK Lemdiklat Polri ini menjadi forum penting untuk membahas dampak serta perkembangan Artificial Intelligence (AI) dalam era digitalisasi. (3/4)

Hadir dalam acara ini adalah tokoh-tokoh terkemuka, antara lain Ketua STIK Lemdiklat Polri, Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H., serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Abdullah Azwar Anas, S.Pd, S.S. M.Si. Turut pula hadir sejumlah narasumber pakar AI, di antaranya Komjen Pol. Drs Wahyu Widada, M.Phil. (Kabareskrim Polri), Ir. Teddy Mantoro, Msc, Ph.D, SMIEE. (Chairman of the Senate Sampoerna University), dan Irzan Raditya, B.Sc (CEO Chatbot kata.ai).

BACA JUGA:  IMADAR TTU Menuju Era Globalisasi Dan Demokrasi

Dalam sambutannya, Ketua STIK Lemdiklat Polri, Irjen Pol. Nico Afinta, menggarisbawahi pentingnya pemanfaatan teknologi, khususnya AI, dalam tata kelola pemerintahan.

“Adanya seminar ini untuk menyiapkan SDM dalam menghadapi perubahan AI dan bagaimana pemerintah merespons,” kata Irjen Pol. Nico Afinta.

BACA JUGA:  Penanganan Kasus Plumpang, DPR: Luhut Jangan Asal Bicara!

Ia menyampaikan bahwa AI memiliki peran yang signifikan dalam pembuatan kebijakan publik, namun juga menyoroti aspek-aspek krusial yang perlu diperhatikan, terutama terkait dengan risiko konten manipulatif yang melanggar etika dan hukum.

Seminar ini digelar dengan tujuan untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) dalam menghadapi perubahan AI serta untuk membahas bagaimana pemerintah meresponsnya dengan baik.

MenPAN-RB, Abdullah Azwar Anas, menyambut baik perkembangan ini dan menilai bahwa AI dapat mendorong perubahan yang berdampak positif.

BACA JUGA:  Soal Penggelapan Uang Penjualan 10 Sapi Bantuan Desa Sungai Badak, Beberapa Anggota Kelompok Dizalimi Ketua Ruhi!

Ia juga mengumumkan rencana pemerintah dalam menyusun sistem pemerintahan terintegrasi berbasis elektronik yang akan mulai diterapkan secara bertahap pada bulan Mei mendatang.

Diharapkan bahwa seminar ini dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang AI serta strategi respons yang efektif, sehingga AI dapat digunakan untuk memajukan bangsa dan negara.

Peserta seminar terdiri dari para pejabat, dosen, dan mahasiswa STIK Lemdiklat Polri, yang diharapkan akan menjadi garda terdepan dalam menghadapi era digitalisasi yang semakin berkembang pesat.


Sumber:Humas Polri

Pos terkait