<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PGE Arsip - MAJALAH JAKARTA</title>
	<atom:link href="https://majalahjakarta.id/tag/pge/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://majalahjakarta.id/tag/pge/</link>
	<description>Portal Berita Jakarta dan Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sun, 26 Apr 2026 22:58:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://majalahjakarta.id/go/wp-content/uploads/2025/08/MJ-100x100.jpg</url>
	<title>PGE Arsip - MAJALAH JAKARTA</title>
	<link>https://majalahjakarta.id/tag/pge/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>PGE Kembangkan Booster Pertanian Ramah Lingkungan Berbasis Panas Bumi</title>
		<link>https://majalahjakarta.id/pge-kembangkan-booster-pertanian-ramah-lingkungan-berbasis-panas-bumi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 22:58:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[PGE]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=99537</guid>

					<description><![CDATA[<p>YOGYAKARTA – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) bersama Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) dan PT...</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/pge-kembangkan-booster-pertanian-ramah-lingkungan-berbasis-panas-bumi/">PGE Kembangkan Booster Pertanian Ramah Lingkungan Berbasis Panas Bumi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://majalahjakarta.id/go/"><strong>YOGYAKARTA</strong></a> – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) bersama Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) dan PT Agrotekno Estetika Laboratoris resmi menandatangani Joint Study Development Agreement (JSDA) Project Beyond-Katrili sebagai langkah strategis dalam mengembangkan inovasi booster pertanian ramah lingkungan berbasis panas bumi.</p>
<p>Inisiatif ini menjadikan Katrili sebagai solusi konkret dalam menjawab tantangan pertanian dan kebutuhan peningkatan produktivitas pertanian, khususnya di wilayah sekitar operasional panas bumi seperti Sulawesi Utara. Melalui Project Katrili, ketiga pihak mengintegrasikan riset energi panas bumi dengan teknologi pertanian untuk menghasilkan booster pertanian berbasis silika geotermal yang mampu meningkatkan kualitas tanah, memperkuat daya tahan tanaman, serta mendorong peningkatan hasil panen secara berkelanjutan.</p>
<p>Direktur Operasi PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Andi Joko Nugroho menegaskan bahwa hilirisasi energi menjadi kunci dalam memaksimalkan potensi sumber daya Indonesia.</p>
<p>“Kolaborasi ini mempercepat inovasi sekaligus menjadi implementasi visi kami dalam mendorong pembangunan berkelanjutan dan ketahanan pangan nasional. Ke depan, bisnis panas bumi tidak hanya berfokus pada listrik, tetapi beyond electricity yang berkontribusi di berbagai sektor, termasuk pertanian. Kami berharap Project Beyond-Katrili dapat menjadi bagian dari strategi besar PGE, baik untuk meningkatkan produktivitas pertanian maupun memperluas pemanfaatan energi panas bumi. Upaya ini akan terus diperkuat melalui kolaborasi dan riset berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat,” ujarnya.</p>
<p>Katrili mengandung silika dan kitosan yang dikembangkan dari pemanfaatan limbah kulit udang dan kepiting yang melimpah di Indonesia. Selain membantu mengurangi limbah, kandungan kitosan dalam Katrili juga berfungsi melindungi tanaman dan meningkatkan kualitas pertumbuhan. Penggunaannya cukup dicampur dengan air dan disiramkan langsung ke tanah, dengan takaran yang disesuaikan dengan karakteristik tanah dan jenis komoditas. Saat ini, Katrili telah diaplikasikan pada berbagai komoditas, seperti tomat varietas Gustavi, kacang batik, bawang merah, dan padi.</p>
<p>Dekan Fakultas Teknik (FT) Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. Ir. Selo, Ph.D. menyatakan, “Perguruan tinggi berperan penting dalam menjembatani riset dan implementasi teknologi di masyarakat. Oleh karena itu, pengembangan Katrili menjadi contoh konkret integrasi energi dan pangan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam pengembangan energi baru terbarukan di tengah dinamika global.”</p>
<p>Dari sisi industri pendukung, CEO PT Agrotekno Estetika Laboratoris Alexander H. Soeriyadi melihat potensi besar kandungan silika dalam meningkatkan daya tahan tanaman dan kualitas hasil panen. Sementara itu, tim peneliti FT UGM yang dipimpin oleh Dr. Pri Utami memastikan bahwa inovasi ini berbasis pendekatan ilmiah lintas disiplin, menggabungkan geologi, farmasi, dan pertanian untuk menghasilkan solusi yang aplikatif dan berkelanjutan.</p>
<p>Secara keseluruhan, proyek Katrili menunjukkan peran strategis FT UGM dalam menghasilkan inovasi berdampak nyata melalui kolaborasi dengan industri. Pemanfaatan energi panas bumi yang terintegrasi dengan sektor pertanian menjadi langkah penting dalam mendorong kemandirian energi, ketahanan pangan, serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/pge-kembangkan-booster-pertanian-ramah-lingkungan-berbasis-panas-bumi/">PGE Kembangkan Booster Pertanian Ramah Lingkungan Berbasis Panas Bumi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/assets.pikiran-rakyat.com/crop/0x0:0x0/x/photo/2026/04/26/2352054597.jpeg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>PGE Gelar RUPST, Laporkan Kinerja Positif dan Tunjuk Direktur Keuangan Baru</title>
		<link>https://majalahjakarta.id/pge-gelar-rupst-laporkan-kinerja-positif-dan-tunjuk-direktur-keuangan-baru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 00:19:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[PGE]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=99339</guid>

					<description><![CDATA[<p>PGE juga melakukan groundbreaking Pilot Project Green Hydrogen Ulubelu, menginisiasi pengembangan green data center berbasis panas bumi</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/pge-gelar-rupst-laporkan-kinerja-positif-dan-tunjuk-direktur-keuangan-baru/">PGE Gelar RUPST, Laporkan Kinerja Positif dan Tunjuk Direktur Keuangan Baru</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://majalahjakarta.id/go/"><strong>JAKARTA</strong> </a>– PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Jakarta, Selasa (21/4/2026). Dalam rapat ini, para pemegang saham menyetujui Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan mengesahkan sejumlah keputusan strategis, termasuk penunjukan Fransetya Hutabarat sebagai Direktur Keuangan baru. Dengan dukungan kepemimpinan baru, PGE optimistis momentum positif ini akan mempercepat pertumbuhan dan mendukung transisi energi bersih Indonesia.</p>
<h3>Catat Rekor Produksi Tertinggi dan Akselerasi Proyek Strategis</h3>
<p>Sejalan dengan optimisme tersebut, kinerja operasional Perseroan sepanjang 2025 turut menunjukkan capaian yang signifikan. Tahun 2025 menjadi tonggak bersejarah bagi PGE dengan pencatatan produksi tertinggi sepanjang sejarah (all time high), yakni sebesar 5.095,48 gigawatt hour (GWh), meningkat 5,55 persen dibandingkan tahun 2024. Pencapaian ini didorong oleh beroperasinya PLTP Lumut Balai Unit 2 secara komersial pada Juni 2025, yang menambah kapasitas terpasang PGE sebesar 55 megawatt (MW) menjadi 727 MW.</p>
<p>Tidak hanya dari sisi produksi, PGE juga terus memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang melalui berbagai inisiatif strategis. Perseroan memulai eksplorasi greenfield PLTP Gunung Tiga di Lampung dengan potensi kapasitas 55 MW, menjalin kerja sama dengan PLN IP dengan potensi tambahan kapasitas hingga 530 MW, dan mencetak prestasi dengan empat proyek PGE yang masuk dalam Blue Book Bappenas 2025–2029.</p>
<p>Selain itu, PGE juga melakukan groundbreaking Pilot Project Green Hydrogen Ulubelu, menginisiasi pengembangan green data center berbasis panas bumi, serta meluncurkan inovasi Flow2Max dengan berkolaborasi bersama Ecolab, yang merupakan bagian dari strategi diversifikasi pendapatan melalui pendekatan Beyond Electricity.</p>
<p>Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Ahmad Yani menyampaikan bahwa tahun 2025 menjadi tahun yang penting bagi PGE. Dengan berbagai proyek penting yang berhasil diselesaikan dan dimulai, Perseroan optimistis hal ini akan mendukung pertumbuhan perusahaan dan agenda nasional.</p>
<p>“Sebagai perusahaan panas bumi terbesar di Indonesia, PGE terus mengakselerasi pertumbuhan melalui tiga strategi utama: optimalisasi aset eksisting, ekspansi bisnis, dan diversifikasi sumber pendapatan baru. Pencapaian kami di tahun 2025 menjadi fondasi penting dalam mewujudkan visi menjadi world leading geothermal producer, mendukung agenda transisi energi bersih, sekaligus meningkatkan ketahanan energi nasional,” katanya.</p>
<h4>Fundamental Keuangan Solid untuk Dukung Investasi Berkelanjutan</h4>
<p>Seiring kinerja operasional yang kuat, PGE juga membukukan performa keuangan yang solid sepanjang 2025. Perseroan mencatat pendapatan sebesar US$432,73 juta dan laba bersih sebesar US$137,67 juta. EBITDA meningkat 1,94 persen secara tahunan menjadi US$330,35 juta dengan margin 76,34 persen, mencerminkan fundamental keuangan yang sehat sekaligus memperkuat posisi Perseroan dalam mendukung ekspansi bisnis ke depan.</p>
<p>Performa keuangan yang positif merupakan cerminan keberhasilan strategi bisnis berkelanjutan PGE. Untuk mengejar target kapasitas 1 gigawatt (GW) pada 2028 dan 1,8 GW pada 2034, Perseroan kini tengah melakukan investasi strategis dengan fokus pada proyek-proyek quick win yang bertujuan meningkatkan kapasitas terpasang dan produksi panas bumi sekaligus memperkuat kinerja keuangan Perseroan secara berkelanjutan.</p>
<h5>Penguatan Struktur Kepemimpinan untuk Akselerasi Pertumbuhan</h5>
<p>Selaras dengan fase transformasi tersebut, Perseroan juga melakukan penguatan struktur kepemimpinan di bidang keuangan. Dalam RUPST ini, PGE secara resmi menunjuk Fransetya Hasudungan Hutabarat sebagai Direktur Keuangan menggantikan Yurizki Rio.</p>
<p>Fransetya membawa pengalaman lebih dari 25 tahun di bidang keuangan korporat lintas industri, mulai dari farmasi, properti, transportasi, hingga energi. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Director of Finance Sub-Holding Refining &amp; Petrochemical di PT Kilang Pertamina Internasional. Di posisi tersebut, ia berhasil mendorong pencapaian investment grade rating dari S&amp;P Global Ratings dan Fitch Ratings pada 2024 dan 2025. Fransetya juga pernah menjabat sebagai direktur keuangan di sejumlah perusahaan publik terkemuka.</p>
<p>Berdasarkan pengalaman tersebut, Perseroan optimistis Fransetya dapat menjaga kesinambungan visi dan strategi yang telah dibangun, serta mendorong penguatan kinerja bisnis PGE ke depan.</p>
<p>RUPST ini juga menyetujui adanya Perubahan Anggaran Dasar Perseroan, di mana Perseroan akan menjalankan kegiatan usaha di bidang aktivitas pengolahan data, aktivitas penyediaan infrastruktur komputasi, hosting dan aktivitas terkait, serta penyewaan dan sewa guna mesin dan peralatan pertambangan dan penggalian untuk mengembangkan sumber pendapatan baru (new revenue stream).</p>
<p>Berikut adalah susunan keanggotaan Direksi dan Dewan Komisaris PT Pertamina Geothermal Energy Tbk:</p>
<p>Susunan Komisaris</p>
<p>Komisaris Utama : Gigih Udi Atmo</p>
<p>Komisaris Independen : Abdul Musawir Yahya</p>
<p>Komisaris Independen : Mohammad Firmansyah</p>
<p>Komisaris : John Anis</p>
<p>Komisaris : Abdulla Zayed</p>
<p>Susunan Direksi</p>
<p>Direktur Utama : Ahmad Yani</p>
<p>Direktur Keuangan : Fransetya Hasudungan Hutabarat</p>
<p>Direktur Eksplorasi dan Pengembangan : Edwil Suzandi</p>
<p>Direktur Operasi : Andi Joko Nugroho</p>
<p>Ahmad Yani memberikan apresiasi atas pengabdian yang diberikan Yurizki Rio selama masa jabatannya dalam mendorong kinerja keuangan Perseroan sesuai dengan roadmap transisi energi.</p>
<p>“Kami memandang bergabungnya Bapak Fransetya Hutabarat sebagai bagian dari Direksi Perseroan merupakan momentum positif untuk mendorong peningkatan kinerja bisnis Perseroan ke depan. Ke depan, PGE akan terus mendorong ekspansi bisnis sekaligus memperkuat kinerja keuangan Perseroan secara berkelanjutan,” katanya.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/pge-gelar-rupst-laporkan-kinerja-positif-dan-tunjuk-direktur-keuangan-baru/">PGE Gelar RUPST, Laporkan Kinerja Positif dan Tunjuk Direktur Keuangan Baru</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i1.wp.com/seremonia.id/wp-content/uploads/2026/04/Foto-1-RUPST-TB-2025-PGEO.jpeg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
