<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Rico Sempurna Pasaribu &#8211; MAJALAH JAKARTA</title>
	<atom:link href="https://majalahjakarta.id/tag/rico-sempurna-pasaribu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://majalahjakarta.id</link>
	<description>Portal Berita Jakarta dan Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 25 Jul 2024 01:24:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.2</generator>

<image>
	<url>https://majalahjakarta.id/go/wp-content/uploads/2025/08/MJ-100x100.jpg</url>
	<title>Rico Sempurna Pasaribu &#8211; MAJALAH JAKARTA</title>
	<link>https://majalahjakarta.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>LBH Beberkan Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Wartawan di Karo</title>
		<link>https://majalahjakarta.id/lbh-beberkan-rekonstruksi-kasus-pembunuhan-wartawan-di-karo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jul 2024 01:24:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kekerasan Terhadap Wartawan]]></category>
		<category><![CDATA[Rico Sempurna Pasaribu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=72776</guid>

					<description><![CDATA[Direktur LBH Medan Ivan Saputra mengkritisi kepolisian yang tak melibatkan langsung Koptu HB sebagai saksi-terlapor dalam reka adegan,]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>Direktur LBH Medan Ivan Saputra mengkritisi kepolisian yang tak melibatkan langsung Koptu HB sebagai saksi-terlapor dalam reka adegan</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Rekonstruksi kasus pembakaran hingga tewas satu keluarga wartawan Tribrata TV Rico Sempurna Pasaribu di Kabanjahe, Karo, Sumatera Utara (Sumut), disebut mengungkap peran-serta oknum anggota TNI, Koptu HB. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan mengatakan, dari rekonstruksi yang dilakukan oleh penyidik Polda Sumut, menguatkan dugaan kasus pembakaran yang menewaskan empat orang itu merupakan peristiwa pembunuhan berencana.</p>
<p>Namun demikian, Direktur LBH Medan Ivan Saputra mengkritisi kepolisian yang tak melibatkan langsung Koptu HB sebagai saksi-terlapor dalam reka adegan, Jumat (19/7/2024) tersebut. Irvan mengatakan, dari pemantauan LBH Medan, dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sumut pada saat rekonstruksi memperlihatkan adegan Koptu HB bertemu dengan Bebas Ginting alias Bulang (B). B adalah satu dari tiga tersangka yang sudah ditahan oleh kepolisian.</p>
<p>“Adegan rekonstruksi pertama diketahui Koptu HB yang bertemu dengan Bebas Ginting alias Bulang di sebuah warung yang berada di Jalan Kapten Bom Ginting, pada 24 Juni 2024,” kata Irvan, dalam siaran pers yang diterima Depokpos, Rabu (24/7/2024).</p>
<p>Warung tempat Koptu HB bertemu dengan tersangka Bulang itu, dalam rekonstruksi teridentifikasi sebagai objek pemberitaan Rico sebagai lokasi perjudian. “Warung itu yang pernah disinggung dalam artikel (berita) bikinan Rico terkait dengan perjudian,” kata Irvan.</p>
<p>LBH Medan pernah menjelaskan, salah-satu perjudian di lokasi tersebut adalah judi pancing ikan. Warung yang menjadi lokasi perjudian tersebut, posisinya tak terlalu jauh dari markas Yonif 125/Simbisa, yang merupakan markas militer tempat Koptu HB berdinas.</p>
<p>“Jaraknya hanya sekitar 300-an meter dari rumah Rico yang dibakar,” kata Irvan.</p>
<p>Irvan melanjutkan, dalam rekonstruksi, perjumpaan dengan tersangka Bulang ketika itu, Koptu HB menunjukkan layar handphone (HP) yang menampilkan artikel berita yang ditulis Rico tentang perjudian di warung tersebut.</p>
<p>“Dia (Koptu HB) menyuruh tersangka Bulang, untuk meminta Rico Sempurna menghapus postingan artikel berita itu. Dan Bulang mengiyakan perintah Koptu HB,” ujar Irvan.</p>
<p>Namun, kata Irvan, dalam rekonstruksi tersebut, terjadi kejanggalan. Yakni, adanya adegan pertemuan sehari sebelumnya, pada Ahad (23/7/2024) yang melibatkan Rico, saksi V, dan saksi A alias E di warung yang sama.</p>
<p>“Kejanggalan dalam rekonstruksi, ada adegan pertemuan antara saksi V, dan A alias E dengan Rico Sempurna, pada 23 Juni 2024. Mereka bertemu di warung itu,” kata Irvan.</p>
<p>Namun, kata Irvan, dalam reka adegan, memperlihatkan Rico yang tak turun, dan tetap berada di dalam mobil di depan warung tersebut. Pada rekonstruksi, kata Irvan, juga dilakukan adegan Ahad (23/6/2024) yang memperlihatkan Koptu HB dan Bulang, bertemu dengan V dan A alias E</p>
<p>“Saksi V dan saksi A alias E diberikan uang oleh oknum Tentara Nasional Indonesia itu (Koptu HB),” ujar Irvan.</p>
<p>Dia melanjutkan, setelah saksi V, dan saksi A alias E menerima pemberian uang dari Koptu HB, lantas kembali menemui Rico yang menunggu di dalam mobil. “Mereka (saksi V, dan saksi A alias E, bersama Rico Sempurna) meninggalkan warung yang dijadikan tempat perjudian itu,” kata Irvan.</p>
<p>Rekonstruksi di dalam mobil, saksi V, dan saksi A alias E menyampaikan pesan kepada Rico agar menerima pemberian uang yang dititipkan oleh Koptu HB. Tujuannya, menurut Irvan, agar Rico Sempurna menghapus pemberitaan terkait perjudian yang telah dimuat di media online Tribrata TV.</p>
<p>Adegan di dalam mobil tersebut, kata Irvan, memperlihatkan saksi V, dan saksi A alias E, bersama-sama Rico untuk kembali ke warung menemui Koptu HB dan Bulang. Namun dikatakan Irvan, dalam rekonstruksi kembali ke warung itu, saksi V tak ikut karena alasan sakit, dan langsung pulang ke rumahnya. Dalam rekonstruksi, kata Irvan, diperlihatkan saksi A alias E, bersama Rico, bertemu dengan Koptu HB, dan Bulang.</p>
<p>“Dalam pertemuan tersebut, sempat terjadi komunikasi antara Rico Sempurna dengan Koptu HB,” uajr Irvan.</p>
<p>Dalam komunikasi itu, kata Irvan, berdasarkan rekonstruksi Rico menolak pemberian uang yang dititipkan Koptu HB kepada saksi V dan saksi A alias E.</p>
<p>“Setelah pertemuan itu, korban merasa terancam,” kata Irvan.</p>
<p>Dan dalam adegan reka, diperlihatkan keinginan Rico untuk segera pulang, dengan membawa keluarganya ke kantor polisi. “Korban yang merasa terancam, dan menyebutkan ingin membawa keluarganya ke Polda Sumut untuk meminta perlindungan,” ujar Irvan.</p>
<p>Rekonstruksi berlanjut ke peristiwa yang terjadi pada Selasa (26/6/2024). Dalam reka adegan, pada hari itu, sekitar jam delapan malam, Koptu HB bertemu dengan tersangka Bulang di warung lokasi perjudian yang sama.</p>
<p>“Dalam pertemuan tersebut, Koptu HB bertanya kepada Bulang dan mempertanyakan apakah Bulang sudah bertemu dengan Rico Sempurna,” kata Irvan.</p>
<p>Dan berdasarkan reka adegan, tersangka Bulang menjelaskan kepada Koptu HB belum dapat menemui Rico. “Koptu HB pun meminta agar Bulang, untuk segera bertemu dengan korban Rico Sempurna,” kata Irvan.</p>
<p>Masih mengacu pada reka adegan peristiwa, Irvan melanjutkan, tersangka Bulang mengiyakan saja perintah Koptu HB untuk segera menemui Rico itu.</p>
<p>Menurut Irvan, rangkaian peristiwa dalam rekonstruksi oleh kepolisian tersebut, meskipun menampilkan beberapa adegan janggal, namun tetap menguatkan adanya peran Koptu HB. Pun dari rentetan peristiwa berdasarkan reka adegan tersebut, menunjukkan adanya rencana dalam upaya menghabisi nyawa Rico.</p>
<p>“Rentetan-rentetan peristiwa ini (dalam reka adegan) menjadi penting yang utama, bahwa kasus ini terkait dengan pembunuhan berencana. Dan rentetan-rentetan peristiwa tersebut menunjukkan adanya peran oknum TNI, Koptu HB dalam rangkaian peristiwa tersebut,” ujar Irvan.</p>
<p>Adapun sejumlah kejanggalan dalam rekonstruksi tersebut, kata Irvan terkait dengan adanya usaha pemberian uang kepada Rico. Yang paling janggal, kata Irvan, dalam rekonstruksi tersebut, tak menghadirkan saksi-saksi langsung yang terlibat dalam kasus tersebut.</p>
<p>“Kejanggalannya mengapa dalam rekonstruksi itu, Koptu HB tidak dihadirkan. Seharusnya Koptu HB dihadirkan sebagai saksi. Dan kami juga heran, mengapa saksi V yang terlibat dalam rangkaian peristiwa tersebut, juga tidak dihadirkan, seperti saksi A alias E yang dihadirkan (dalam rekonstruksi),” ujar Irvan.</p>
<p>Koordinator KKJ Sumut Array Argus menambahkan, kasus kematian Rico Sempurna ini, harus tetap terungkap sampai kepolisian menangkap Koptu HB yang sudah kuat bukti terlibat. Menurut Array, saat ini, bersama-sama LBH Medan, KKJ, membawa serta keluarga dan ahli waris Rico Sempurna pekan lalu dalam pelaporan terhadap Koptu HB ke Pomdam I/Bukit Barisan.</p>
<p>“Dan kami sangat mendorong Pomdam I/Bukit Barisan, untuk memproses laporan kami. Termasuk dengan mendesak penyidikan terhadap Koptu HB yang terlibat dalam pembunuhan berencana terhadap Rico Sempurna ini,” ujar Array.</p>
<p>Rico Sempurna tewas pada Kamis (27/6/2024) setelah rumahnya dibakar. Dalam kejadian itu, tiga anggota keluarganya, istri, anak, dan cucunya pun turut tewas dalam kejadian tersebut. Polda Sumut, dalam penyidikan, berhasil menangkap tiga orang sebagai tersangka. Bulang, adalah tersangka terakhir yang berhasil ditangkap.</p>
<p>Namun, sebelum menangkap Bulang, Polda Sumut menangkap dua tersangka lainnya, yaksi RAS, dan YST. RAS, dan YST adalah eksekutor pembakaran rumah Rico. Sedangkan Bulang, adalah yang memerintahkan kedua eksekutor itu.</p>
<p>Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak menegaskan tidak akan memberikan perlindungan jika ada oknum anggota TNI AD terlibat kasus pembakaran rumah jurnalis Tribrata TV, Rico Sampurna Pasaribu, di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang mengakibatkan empat korban meninggal dunia. Maruli mengatakan institusinya justru hanya akan mengalami kerugian jika melindungi oknum anggota yang terlibat kasus tersebut.</p>
<p>&#8220;Ngapain ngelindungin pelaku-pelaku kayak gitu, justru kalau ada yang berbuat salah ya kita kasih saja, ngapain pusing,&#8221; kata Maruli usai memimpin upacara penerimaan perwira karir di Markas Besar TNI AD, Jakarta, Senin (22/7/2024).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i3.wp.com/www.rmolsumsel.id/uploads/images/2024/07/image_750x_669b96bd930be.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>TNI akan Tindaklanjuti Laporan Keterlibatan Oknum pada Kasus Rico Sempurna Pasaribu</title>
		<link>https://majalahjakarta.id/tni-akan-tindaklanjuti-laporan-keterlibatan-oknum-pada-kasus-rico-sempurna-pasaribu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jul 2024 01:30:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Rico Sempurna Pasaribu]]></category>
		<category><![CDATA[Wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=72109</guid>

					<description><![CDATA[Aksi pembakaran ini terekam sangat jelas dari analisa kamera pengawas atau CCTV di sekitar rumah korban Sempurna Pasaribu]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>Aksi pembakaran ini terekam sangat jelas dari analisa kamera pengawas atau CCTV di sekitar rumah korban Sempurna Pasaribu</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Kristomei Sianturi mengatakan jajarannya akan menindaklanjuti laporan terkait keterlibatan oknum TNI AD dalam kasus pembunuhan wartawan Rico Sempurna Pasaribu di Medan, Sumatera Utara. Pada Jumat (12/7/2024), satu anggota TNI AD berinisial HB dilaporkan ke Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad).</p>
<p>&#8220;Bahwa TNI AD, dalam hal ini Puspomad, akan menindak lanjuti laporan tersebut dan berkoordinasi dengan Pomdam I/BB, karena locus delictie kejadian ada di wilayah Kodam I/BB,&#8221; kata Kristomei seperti dilansir Republika, Sabtu.</p>
<p>Kristomei mengapresiasi upaya keluarga korban yang mau melapor ke Puspomad terkait dugaan keterlibatan oknum TNI AD. Hal tersebut dinilai sangat membantu TNI AD dalam menindak tegas oknumnya yang melakukan tindakan kriminal.</p>
<p>Jika nanti terbukti ada oknum yang terlibat dalam kasus pembunuhan tersebut, Kristomei memastikan akan menindak prajurit sesuai ketentuan hukum yang berlaku.</p>
<p>&#8220;Namun kita tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah, jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan,&#8221; kata dia.</p>
<p>Adapun, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara kembali menetapkan tersangka baru yang diduga terlibat dalam kasus pembakaran rumah wartawan Rico Sempurna Pasaribu di Jalan Nabung Surbakti, Kabupaten Karo.</p>
<p>&#8220;Kami sudah tetapkan B sebagai tersangka baru dalam kasus pembakaran rumah Rico Sempurna Pasaribu,&#8221; ujar Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Hadi Wahyudi di Medan, Kamis (11/7/2024). Hadi mengatakan B ditangkap di Kabupaten Karo setelah petugas menangkap eksekutor pembakaran rumah korban yakni RAS pada Sabtu (6/7/2024) dan YST, Ahad (7/7/2024).</p>
<p>Menurut, dia tersangka B tersebut yang memerintahkan kedua pelaku lainnya membakar rumah korban Rico Sempurna Pasaribu</p>
<p>&#8220;Tersangka B menyuruh YST membakar, serta memberikan uang Rp130 ribu kepada RAS untuk dibelikan minyak Pertalite dan solar yang digunakan membakar rumah korban,&#8221; tutur Hadi.</p>
<p>Hadi mengatakan, RAS bersiap dengan menggunakan sepeda motor. Setelah api menyala, kedua pelaku kabur dan membuang botol bekas campuran bahan bakar minyak (BBM) sekitar 30 meter dari tempat kejadian perkara.</p>
<p>&#8220;Aksi pembakaran ini terekam sangat jelas dari analisa kamera pengawas atau CCTV di sekitar rumah korban Sempurna Pasaribu,&#8221; kata dia.</p>
<p>Dalam peristiwa kebakaran tersebut mengakibatkan empat korban jiwa, yakni Rico Sempurna Pasaribu, Efprida Boru Ginting (istri), Sudiinveseti Pasaribu (anak), dan Lowi Situngkir (cucu) pada Kamis (27/6/2024) dini hari.</p>
<p>Dokter forensik RS Bhayangkara TK II Medan dr Ismurizal SpF pada Selasa (9/7/2024) mengungkapkan, bahwa Rico Sempurna Pasaribu, meninggal karena terbakar.</p>
<p>&#8220;Keempat korban masih hidup sebelum meninggal terbakar. Mereka menghirup material kebakaran dikuatkan dengan ditemukan jelaga di dalam tubuh korban,&#8221; ujar Ismurizal.</p>
<p>Lebih lanjut Ismurizal mengatakan, para korban juga mengalami luka bakar maksimal dengan tingkatan atau grade enam. &#8220;RS Bhayangkara Medan menerima jenazah korban dari Polres Tanah Karo dengan kondisi seperti itu,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Memperkuat itu, Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Komisaris Jenderal Polisi Agung Setya Imam Effendi mengatakan dokter forensik juga menemukan jelaga di saluran pernafasan dan pencernaan keempat korban. Tak hanya itu, jenazah tidak dapat dilakukan cek narkoba karena bagian dalam tubuh jenazah sudah menyatu dan tidak ditemukan urine.</p>
<p>&#8220;Metode pengungkapan kasus seperti ini, laboratorium forensik dikenal dengan scientific crime investigation (SCI). Pengungkapan secara ilmiah,&#8221; ucap jenderal bintang tiga tersebut.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/static.promediateknologi.id/crop/0x585:1063x1195/750x500/webp/photo/p1/961/2024/06/30/Screenshot_20240630_153002_Instagram-3785247577.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Keluarga Ungkap Isi Percakapan Telepon Rico Sempurna Pasaribu yang Tewas Dibakar</title>
		<link>https://majalahjakarta.id/keluarga-ungkap-isi-percakapan-telepon-rico-sempurna-pasaribu-yang-tewas-dibakar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jul 2024 01:29:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[Rico Sempurna Pasaribu]]></category>
		<category><![CDATA[Wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=72108</guid>

					<description><![CDATA[Rico juga beberapa kali meminta perlindungan dari pihak polisi lantaran kerap menerima ancaman dari oknum yang diyakini sebagai anggota TNI]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>Rico juga beberapa kali meminta perlindungan dari pihak polisi lantaran kerap menerima ancaman dari oknum yang diyakini sebagai anggota TNI</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Keluarga Rico Sempurna Pasaribu, wartawan yang tewas karena dibunuh dalam insiden rumah terbakar di Medan, melaporkan seorang anggota TNI AD yakni Koptu HB dari Batalyon Infantri Simbisa 125 Kabanjahe ke Puspomad di Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (12/7/2024) siang.</p>
<p>HB dilaporkan ke Puspomad lantaran diduga menjadi salah satu dalang dari terbunuhnya Rico bersama keluarganya.</p>
<p>Menurut kuasa hukum keluarga Rico, Irfan Saputra, HB beberapa kali diberitakan oleh Rico lantaran diduga terlibat dalam aktivitas judi di lingkungan TNI. Berita itu pun meluas hingga membuat HB meminta pihak media tempat Rico bekerja untuk menurunkan berita tersebut.</p>
<p>&#8220;Ada juga percakapan tentang adanya telepon beberapa kali dari yang kita laporkan ini yang diduga anggota TNI itu kepada pimrednya (Rico) untuk melakukan takedown kepada pemberitaan yang sebelumnya dilakukan,&#8221; kata Irfan Saputra di Puspomad, Gambir, Jakarta Pusat.</p>
<p>Tidak hanya itu, Rico juga beberapa kali meminta perlindungan dari pihak polisi lantaran kerap menerima ancaman dari oknum yang diyakini sebagai anggota TNI. Ancaman tersebut sering diterima setelah Rico setelah beberapa kali memberitakan soal keterlibatan HB dalam aktivitas judi.</p>
<p>Karena bukti-bukti tersebut, Irfan dan keluarga korban memberanikan diri untuk melaporkan HB ke Puspomad. Irfan melanjutkan, pihaknya sudah menyerahkan beberapa barang bukti berupa bukti percakapan aplikasi media sosial antara Rico dan HB.</p>
<p>Pihaknya juga telah memberikan bukti percakapan HB kepada pimred media tempat Rico bekerja terkait permintaan menurunkan berita. Irfan berharap Puspomad serius menyelidiki laporan tersebut demi mengungkap adanya tersangka lain dibalik tersangka B, RAS dan YT yang sebelumnya sudah tertangkap.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/static.promediateknologi.id/crop/0x585:1063x1195/750x500/webp/photo/p1/961/2024/06/30/Screenshot_20240630_153002_Instagram-3785247577.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Mengenal SCI, Metode yang Digunakan Polda Sumut Ungkap Pembakaran Rumah Wartawan Rico Sempurna Pasaribu</title>
		<link>https://majalahjakarta.id/mengenal-sci-metode-yang-digunakan-polda-sumut-ungkap-pembakaran-rumah-wartawan-rico-sempurna-pasaribu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jul 2024 03:45:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Rico Sempurna Pasaribu]]></category>
		<category><![CDATA[Wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=71707</guid>

					<description><![CDATA[Wartawan Rico Sempurna Pasaribu dan keluarganya tewas dibakar usai mengungkap praktik judi online]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Tak butuh lama, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) berhasil menangkap pelaku pembakaran rumah Rico Sempurna Pasaribu yang terjadi pada Kamis dinihari (27/6/2024), di Jalan Nabung Surbakti, Kabanjahe, Karo. Keberhasilan pengungkapan kasus tersebut tak terlepas dari penggunaan metode modern Scientific Crime Investigation (CSI) oleh penyidik.</p>
<p>Para pelaku yang ditangkap tersebut berjumlah 2 orang, masing-masing memiliki peran dan tugas berbeda-beda. Kedua pelaku merupakan eksekutor berinisial RAS (37) dan YT alias Selawang (36). RAS bertugas sebagai driver atau pengemudi motor, sedangkan temannya YT alias Selawang berperan menyiramkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite yang sudah dicampur solar ke rumah korban.</p>
<p>Kapolda Sumut, Komjen Pol Agung Setya Imam Effendi menjelaskan, pembakaran rumah Rico Sempurna Pasaribu oleh kedua pelaku eksekutor tersebut menewaskan 4 orang. Selain Rico Sempurna Pasaribu, juga istrinya Efprida boru Ginting (48), anaknya SIP (12), dan cucunya LS (3), ikut jadi korban.</p>
<p>“Scientific Crime Investigation merupakan metode memadukan antara teknik prosedur, dan teori ilmiah untuk mengumpulkan bukti dalam melawan kejahatan dan memenuhi kebutuhan hukum. Metode ini digunakan agar polisi mendapatkan kesimpulan berdasarkan keidentikan dari berbagai sudut pandang disiplin keilmuan, sehingga penyebab kebakaran itu dapat terungkap secara terang-benerang,” ungkap Kapolda Sumut Komjen Pol Agung Setya Imam Effendi, saat konferensi pers Bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI M Hasan, di Mapolres Karo, Senin (8/7/2024).</p>
<p>Komjen Agung Setya mengatakan, pelaku YT membeli sebotol Pertalite dan solar seharga Rp 130 ribu kemudian dicampur dan diaduk dalam jeriken. Cairan mudah terbakar itu dimasukkan ke dalam 2 botol bekas minuman. Untuk menutupi wajah dan badan, kedua pelaku mengenakan sebo atau penutup kepala serta selimut saat beraksi.</p>
<p>Tak lama Kemudian, YT diboncengi RAS menggunakan sepeda motor matic menuju rumah Rico Sempurna Pasaribu di Jalan Nabung Surbakti, Kabanjahe, Karo. Sesampainya di rumah korban, kata jenderal bintang 3 tersebut, mereka tidak berhenti, melainkan memperlambat kecepatan motor matic ditunggangi sembari memastikan ada atau tidak orang di dalamnya.</p>
<p>Ketika itu, kata Komjen Pol Agung Setya, YT melihat situasi di sekitar lokasi, sedangkan RAS mengawasi. Dipastikan aman, YT menyiramkan dua botol cairan mudah terbakar ke sekeliling rumah Sempurna Pasaribu. Mulai dari pintu depan hingga dinding rumah. Lalu, pelaku menyulutnya menggunakan mancis.</p>
<p>Usai beraksi, RAS yang sudah menanti tak jauh dari lokasi, kemudian tancap gas dengan memboncengi YT, sambil membuang kedua botol bekas telah digunakan. “Usai beraksi, kedua eksekutor ini berganti pakaian dan kabur menuju Merek. Eksekutor penyiram BBM ke rumah korban saat ditangkap melawan dan petugas terpaksa melakukan tindak tegas terukur,” ungkapnya.</p>
<p>Saat ditanyakan, apakah akan ada pelaku lainnya berdasarkan pengungkapan penangkapan kedua eksekutor, Kombes Pol Hadi Wahyudi, mengatakan Penyidik saat ini sedang mendalami keterlibatan pelaku lainnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i1.wp.com/www.harianbatakpos.com/wp-content/uploads/2024/07/14.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Dua Eksekutor Pelaku Pembakaran Rumah Wartawan Rico Sempurna Pasaribu Terekam CCTV</title>
		<link>https://majalahjakarta.id/dua-eksekutor-pelaku-pembakaran-rumah-wartawan-rico-sempurna-pasaribu-terekam-cctv/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jul 2024 03:41:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Rico Sempurna Pasaribu]]></category>
		<category><![CDATA[Wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=71704</guid>

					<description><![CDATA[Wartawan Rico Sempurna Pasaribu dan keluarganya tewas dibakar usai mengungkap praktik judi online]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Dua eksekutor pelaku pembakaran rumah Rico Sempurna Pasaribu di Jalan Nabung Surbakti, Kamis dini hari (27/6/2024), berhasil terekam oleh kamera CCTV di sekitar lokasi. Kedua pelaku terekam saat berangkat maupun pulang dari rumah korban dengan mengendarai sepeda motor matic.</p>
<p>Kapolda Sumatera Utara (Sumut), Komjen Pol Agung Setya Imam Effendi, menjelaskan bahwa rekaman CCTV memperlihatkan kedua pelaku berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) pada Kamis dini hari, antara pukul 03.12 hingga 03.18.</p>
<p>“Mereka terlihat berangkat dan kembali ke posko. Salah satu pelaku, Y, terlihat mengenakan selimut berwarna merah muda,” ujar Kapolda Sumut, Senin (8/7/2024) dalam konferensi pers bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI M Hasan di halaman Mapolres Tanah Karo.</p>
<p>Rekaman CCTV tersebut, yang kini telah disita oleh penyidik sebagai alat bukti, merupakan bagian dari penggunaan metode modern Scientific Crime Investigation (CSI) oleh Polda Sumut dalam mengungkap kasus pembakaran ini. “Tentu ada cara lain dalam metode ini selain CCTV,” ungkap Komjen Pol Agung Setya Imam Effendi.</p>
<p>Kedua eksekutor juga terlihat dalam rekaman CCTV melakukan survei di rumah korban sebelum melaksanakan aksinya dengan menyemprotkan cairan mudah terbakar yang sudah dicampur Pertalite dan solar ke rumah tersebut.</p>
<p>Scientific Crime Investigation adalah metode yang menggabungkan teknik prosedural dan teori ilmiah untuk mengumpulkan bukti dalam melawan kejahatan dan memenuhi kebutuhan hukum. Metode ini digunakan untuk mendapatkan kesimpulan berdasarkan berbagai sudut pandang disiplin keilmuan sehingga penyebab kebakaran dapat diungkap secara terang-benderang.</p>
<p>Penyidik juga menemukan dua botol bekas minuman mineral yang digunakan untuk menyiramkan BBM jenis Pertalite yang dicampur solar, serta abu bekas pembakaran atau jelaga, termasuk komunikasi antara pelaku.</p>
<p>“Kita periksa dan analisa bukti-bukti yang kita temukan tersebut secara ilmiah untuk dilakukan identifikasi hingga akhirnya diambil kesimpulan siapa pelaku pembakaran,” tutup Komjen Pol Agung Setya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i1.wp.com/www.harianbatakpos.com/wp-content/uploads/2024/07/14.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Polda Sumut Ungkap Pelaku Pembakaran Rumah Wartawan Rico Sempurna Pasaribu</title>
		<link>https://majalahjakarta.id/polda-sumut-ungkap-pelaku-pembakaran-rumah-wartawan-rico-sempurna-pasaribu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jul 2024 03:37:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Rico Sempurna Pasaribu]]></category>
		<category><![CDATA[Wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=71701</guid>

					<description><![CDATA[Rico Sempurna Pasaribu dan keluarganya tewas dibakar usai ungkap kasus judi online]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>Rico Sempurna Pasaribu dan keluarganya tewas dibakar usai ungkap kasus judi online</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong> </a>&#8211; Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pembakaran rumah Rico Sempurna Pasaribu yang terjadi pada Kamis dinihari (27/6/2024) di Jalan Nabung Surbakti, Kabanjahe, Karo. Keberhasilan ini dicapai melalui penggunaan metode modern Scientific Crime Investigation (SCI) oleh penyidik.</p>
<p>Dalam kasus ini, polisi menangkap dua pelaku yang memiliki peran berbeda. Pelaku pertama, RAS (37), berperan sebagai pengemudi motor, sementara pelaku kedua, YT alias Selawang (36), bertugas menyiramkan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite yang dicampur solar ke rumah korban. Pembakaran ini menyebabkan kematian empat orang, yakni Rico Sempurna Pasaribu, istrinya Efprida boru Ginting (48), anaknya SIP (12), dan cucunya LS (3).</p>
<p>“Scientific Crime Investigation merupakan metode yang menggabungkan teknik prosedural dan teori ilmiah untuk mengumpulkan bukti dan melawan kejahatan. Metode ini digunakan agar polisi dapat menyimpulkan penyebab kebakaran secara jelas,” ujar Kapolda Sumut, Komjen Pol Agung Setya Imam Effendi, dalam konferensi pers bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI M Hasan di Mapolres Karo, Senin (8/7/2024).</p>
<p>Kapolda Sumut menjelaskan, YT membeli sebotol Pertalite dan solar seharga Rp 130 ribu, yang kemudian dicampur dan dimasukkan ke dalam dua botol bekas minuman. Kedua pelaku mengenakan penutup kepala dan selimut saat beraksi.</p>
<p>Setelah itu, YT diboncengi RAS menggunakan sepeda motor matic menuju rumah Rico Sempurna Pasaribu. Mereka memperlambat kecepatan motor sembari memastikan situasi aman sebelum menyiramkan cairan mudah terbakar ke sekeliling rumah.</p>
<p>Setelah menyiramkan dua botol cairan dari pintu depan hingga dinding rumah, YT menyalakan api dengan mancis. RAS yang menunggu di dekat lokasi kemudian membawa YT kabur sambil membuang botol bekas. Setelah aksi, mereka berganti pakaian dan melarikan diri ke Merek.</p>
<p>“Eksekutor penyiram BBM melawan saat ditangkap sehingga petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur,” tambah Komjen Pol Agung Setya.</p>
<p>Ketika ditanyakan mengenai kemungkinan adanya pelaku lain, Kombes Pol Hadi Wahyudi menyatakan bahwa penyidik saat ini sedang mendalami keterlibatan pihak lainnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/res.cloudinary.com/do6bpzgvl/images/c_scale,w_648,h_408/f_webp,q_auto/v1720449775/Screenshot_20240708-213649_copy_720x453/Screenshot_20240708-213649_copy_720x453.jpg?_i=AA&#038;ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
