<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>TransparansiKebijakan Arsip - MAJALAH JAKARTA</title>
	<atom:link href="https://majalahjakarta.id/tag/transparansikebijakan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://majalahjakarta.id/tag/transparansikebijakan/</link>
	<description>Portal Berita Jakarta dan Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sun, 30 Nov 2025 14:11:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.3</generator>

<image>
	<url>https://majalahjakarta.id/go/wp-content/uploads/2025/08/MJ-100x100.jpg</url>
	<title>TransparansiKebijakan Arsip - MAJALAH JAKARTA</title>
	<link>https://majalahjakarta.id/tag/transparansikebijakan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Polemik Bandara IMIP dan Konflik Kepentingan Publik</title>
		<link>https://majalahjakarta.id/polemik-bandara-imip-dan-konflik-kepentingan-publik/</link>
					<comments>https://majalahjakarta.id/polemik-bandara-imip-dan-konflik-kepentingan-publik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Nov 2025 14:10:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[AwasBandaraPrivat]]></category>
		<category><![CDATA[BandaraIMIP]]></category>
		<category><![CDATA[GoodGovernance]]></category>
		<category><![CDATA[InvestasiVsKedaulatan]]></category>
		<category><![CDATA[InvestigasiKebijakan]]></category>
		<category><![CDATA[KebijakanPublik]]></category>
		<category><![CDATA[KedaulatanNegara]]></category>
		<category><![CDATA[KonflikKepentingan]]></category>
		<category><![CDATA[KontrolPublik]]></category>
		<category><![CDATA[MajalahJakartaOpini]]></category>
		<category><![CDATA[Morowali]]></category>
		<category><![CDATA[PengawasanNegara]]></category>
		<category><![CDATA[PolemikIMIP]]></category>
		<category><![CDATA[RegulasiAviation]]></category>
		<category><![CDATA[TransparansiKebijakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://majalahjakarta.id/?p=89533</guid>

					<description><![CDATA[<p>MJ, Jakarta &#8211; Polemik baru mencuat setelah Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencabut status internasional Bandara IMIP Morowali lewat Keputusan Menteri Nomor...</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/polemik-bandara-imip-dan-konflik-kepentingan-publik/">Polemik Bandara IMIP dan Konflik Kepentingan Publik</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MJ, Jakarta</strong> &#8211; Polemik baru mencuat setelah Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencabut status internasional Bandara IMIP Morowali lewat Keputusan Menteri Nomor KM 55 Tahun 2025 pada 13 Oktober 2025. (Detik Sulsel, 30 November 2025) Keputusan itu membuka kembali luka lama tentang bagaimana izin dulu sempat ditolak, baru kemudian diloloskan memperlihatkan inkonsistensi dan tarik ulur kebijakan.</p>
<p>Kementerian Perhubungan resmi mencabut status internasional Bandara IMIP sehingga bandara itu tidak boleh lagi melayani penerbangan langsung dari atau ke luar negeri secara permanen. (Detik Finance, 30 November 2025) Pencabutan ini juga menghapus SK sebelumnya yang memberikan izin sementara penerbangan internasional ke IMIP. (Detik Finance, 30 November 2025)</p>
<p>Langkah ini diberlakukan menyusul sorotan dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan) dan aparatur pengawas negara atas operasi bandara tanpa pengawasan negara tanpa petugas Bea Cukai dan Imigrasi yang dianggap sangat riskan bagi kontrol keamanan dan kedaulatan. (Detik Sulsel, 26 November 2025)</p>
<p>Kisah Bandara IMIP sejatinya sudah punya jejak panjang konflik kebijakan. Menurut laporan, pada 2016 izin pembangunan bandara itu sempat ditolak oleh Ignasius Jonan ketika ia menjabat Menteri Perhubungan. (Finnews.id, 25 November 2025) Penolakan itu menunjukkan bahwa pada waktu itu regulasi dan aspek teknis diprioritaskan termasuk kejelasan pengawasan dan keamanan penerbangan. (Finnews.id, 25 November 2025)</p>
<p>Namun ketika pucuk pimpinan di Kemenhub berganti ke Budi Karya Sumadi, izin diberikan pada 2017 dan pembangunan pun langsung dilanjutkan. (Warta Ekonomi, 2 Maret 2017) Bandara swasta milik PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) itu kemudian dibangun dan mulai beroperasi sebagai fasilitas privat untuk kawasan industri jauh dari kontrol publik secara menyeluruh. (Warta Ekonomi, 2 Maret 2017)</p>
<p>Perbedaan keputusan antara dua periode itu mengundang banyak pertanyaan: Apakah perubahan izin didorong oleh argumen teknis atau oleh kepentingan investasi dan relasi politik? Bagaimana negara mengawasi akses lalu lintas orang dan barang melalui bandara privat yang semula dilarang?</p>
<p>Pencabutan status internasional IMIP pada 2025 menjadi cermin kegagalan sistem pengawasan dan regulasi yang konsisten. Keputusan itu bukan sekadar soal bandara, melainkan simbol bagaimana kebijakan strategis bisa diubah sewaktu-waktu, tergantung figur yang menduduki kursi kekuasaan.</p>
<p>Dalam kondisi seperti ini publik memiliki hak untuk menuntut transparansi, akuntabilitas, dan konsistensi kebijakan. Jika izin tergantung siapa menterinya, maka investasi besar bisa menjadi celah bagi korporasi untuk mengeksploitasi wilayah dan sumber daya tanpa kontrol negara yang kuat.</p>
<p>Kasus Bandara IMIP seharusnya menjadi pelajaran bagi seluruh pemangku kebijakan bahwa pembangunan dan investasi tidak boleh dilepaskan dari pengawasan negara. Regulasi dan prosedur harus ditegakkan secara ketat, agar fasilitas strategis seperti bandara tidak menjadi ruang abu abu antara kepentingan privat dan kedaulatan publik.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/polemik-bandara-imip-dan-konflik-kepentingan-publik/">Polemik Bandara IMIP dan Konflik Kepentingan Publik</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahjakarta.id/polemik-bandara-imip-dan-konflik-kepentingan-publik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<media:content url="https://majalahjakarta.id/go/wp-content/uploads/2025/11/Screenshot_20251130-210244_copy_720x368.jpg" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
