<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>UMKM Arsip - MAJALAH JAKARTA</title>
	<atom:link href="https://majalahjakarta.id/tag/umkm/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://majalahjakarta.id/tag/umkm/</link>
	<description>Portal Berita Jakarta dan Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Jan 2026 06:43:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://majalahjakarta.id/go/wp-content/uploads/2025/08/MJ-100x100.jpg</url>
	<title>UMKM Arsip - MAJALAH JAKARTA</title>
	<link>https://majalahjakarta.id/tag/umkm/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Milad ke-5, UMKM Ratujaya Perkuat Peran Anggota BUMMAS Binaan Rumah Zakat Depok</title>
		<link>https://majalahjakarta.id/milad-ke-5-umkm-ratujaya-perkuat-peran-anggota-bummas-binaan-rumah-zakat-depok/</link>
					<comments>https://majalahjakarta.id/milad-ke-5-umkm-ratujaya-perkuat-peran-anggota-bummas-binaan-rumah-zakat-depok/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2026 06:43:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Humanitas]]></category>
		<category><![CDATA[Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Zakat]]></category>
		<category><![CDATA[rumah zakat depok]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://majalahjakarta.id/?p=91375</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOK – Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Ratu Jaya merayakan milad ke-5 tahun sebagai momentum refleksi dan penguatan peran...</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/milad-ke-5-umkm-ratujaya-perkuat-peran-anggota-bummas-binaan-rumah-zakat-depok/">Milad ke-5, UMKM Ratujaya Perkuat Peran Anggota BUMMAS Binaan Rumah Zakat Depok</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>DEPOK</strong> – Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Ratu Jaya merayakan milad ke-5 tahun sebagai momentum refleksi dan penguatan peran pelaku usaha mikro yang tergabung dalam Badan Usaha Milik Masyarakat (BUMMAS) binaan Rumah Zakat Depok.</p>
<p>Kegiatan milad ini menjadi ajang silaturahmi, evaluasi, serta penguatan komitmen untuk terus tumbuh mandiri dan berdaya saing.</p>
<p>Sejak berdiri lima tahun lalu, UMKM Ratu Jaya telah menjadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya para pelaku usaha kecil di wilayah Ratu Jaya.</p>
<p>Melalui pendampingan intensif Rumah Zakat Depok, anggota BUMMAS mendapatkan pembinaan usaha, penguatan kapasitas produksi, manajemen keuangan, hingga pemasaran produk.</p>
<p>Agenda milad ke-5 ini diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari refleksi perjalanan UMKM Ratu Jaya, pemaparan capaian program, sharing inspiratif antar anggota BUMMAS, hingga penguatan rencana pengembangan usaha ke depan.</p>
<p>Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara masyarakat dan Rumah Zakat dalam mendorong kemandirian ekonomi berbasis komunitas.</p>
<p>Program Leader Rumah Zakat Depok menyampaikan bahwa UMKM Ratu Jaya merupakan salah satu contoh keberhasilan program pemberdayaan ekonomi berbasis BUMMAS.</p>
<p>“Milad ke-5 ini bukan hanya perayaan usia, tetapi menjadi tonggak untuk memperkuat komitmen anggota UMKM agar semakin produktif, inovatif, dan berkelanjutan,” ujarnya.</p>
<p>Dengan semangat milad ke-5, UMKM Ratu Jaya diharapkan terus berkembang, memperluas jejaring usaha, serta mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.</p>
<p>Rumah Zakat Depok berkomitmen untuk terus mendampingi dan memperkuat kapasitas anggota BUMMAS agar UMKM Ratu Jaya semakin berdaya dan mandiri.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/milad-ke-5-umkm-ratujaya-perkuat-peran-anggota-bummas-binaan-rumah-zakat-depok/">Milad ke-5, UMKM Ratujaya Perkuat Peran Anggota BUMMAS Binaan Rumah Zakat Depok</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahjakarta.id/milad-ke-5-umkm-ratujaya-perkuat-peran-anggota-bummas-binaan-rumah-zakat-depok/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/res.cloudinary.com/dvd4tnrxr/images/c_scale,w_575,h_254/f_webp,q_auto:low/v1769063793/IMG-20260122-WA0015_96640fb066/IMG-20260122-WA0015_96640fb066.jpg?_i=AA&#038;ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Perkembangan UMKM di Indonesia: Tantangan dan Peluang</title>
		<link>https://majalahjakarta.id/perkembangan-umkm-di-indonesia-tantangan-dan-peluang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Aug 2024 13:06:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=74691</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOKPOS &#8211; Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peranan penting dalam perekonomian Indonesia. Sebagai tulang punggung ekonomi nasional, UMKM...</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/perkembangan-umkm-di-indonesia-tantangan-dan-peluang/">Perkembangan UMKM di Indonesia: Tantangan dan Peluang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peranan penting dalam perekonomian Indonesia. Sebagai tulang punggung ekonomi nasional, UMKM menyumbang lebih dari 60% Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap sekitar 97% tenaga kerja. Namun, meskipun kontribusi mereka sangat signifikan, UMKM menghadapi berbagai tantangan dalam perkembangan dan pertumbuhannya. Artikel ini akan membahas perkembangan UMKM di Indonesia, tantangan yang dihadapi, serta peluang yang dapat dimanfaatkan.</p>
<h3>Perkembangan UMKM di Indonesia</h3>
<p>1. Pertumbuhan Jumlah UMKM<br />
Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah UMKM di Indonesia terus meningkat. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa jumlah UMKM meningkat dari tahun ke tahun, menunjukkan adanya minat yang tinggi dari masyarakat untuk menjalankan usaha sendiri.</p>
<p>2. Peran dalam Ekonomi<br />
UMKM berperan penting dalam penyediaan lapangan kerja dan penyebaran kekayaan. Mereka juga berkontribusi dalam meningkatkan keterampilan tenaga kerja dan merangsang inovasi lokal.</p>
<p>3. Digitalisasi<br />
Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan signifikan dalam cara UMKM beroperasi. Platform e-commerce, media sosial, dan aplikasi berbasis teknologi lainnya membantu UMKM memperluas pasar dan meningkatkan efisiensi operasional. Selama pandemi COVID-19, banyak UMKM beradaptasi dengan cepat ke ranah digital untuk bertahan dan berkembang.</p>
<h3>Tantangan yang Dihadapi UMKM</h3>
<p>1. Akses ke Pembiayaan<br />
Banyak UMKM menghadapi kesulitan dalam mengakses sumber pembiayaan yang memadai. Bank dan lembaga keuangan sering kali memberikan persyaratan yang ketat, membuat UMKM kesulitan untuk mendapatkan kredit yang mereka butuhkan untuk ekspansi.</p>
<p>2. Manajemen dan Keterampilan<br />
Terbatasnya keterampilan manajerial dan teknis di kalangan pemilik UMKM sering kali menjadi hambatan. Kurangnya pelatihan dan pendidikan dalam bidang bisnis dapat mempengaruhi efisiensi dan efektivitas operasional.</p>
<p>3. Regulasi dan Perizinan<br />
Proses perizinan yang rumit dan regulasi yang sering berubah dapat menyulitkan UMKM untuk mematuhi aturan dan menjalankan usaha mereka dengan lancar. Hal ini sering kali menghambat pertumbuhan dan inovasi.</p>
<p>4. Persaingan dan Inovasi<br />
UMKM harus bersaing tidak hanya dengan sesama UMKM, tetapi juga dengan perusahaan besar yang memiliki sumber daya lebih banyak. Inovasi menjadi kunci untuk bertahan dan berkembang, namun tidak semua UMKM memiliki akses atau kemampuan untuk berinovasi.</p>
<h3>Peluang untuk UMKM</h3>
<p>1. Dukungan Pemerintah<br />
Pemerintah Indonesia telah meluncurkan berbagai program untuk mendukung UMKM, termasuk pelatihan, bantuan teknis, dan insentif fiskal. Program-program ini dirancang untuk membantu UMKM mengatasi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada.</p>
<p>2. Peningkatan Akses ke Teknologi<br />
Dengan berkembangnya teknologi dan internet, UMKM memiliki kesempatan untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Penggunaan platform digital, pemasaran online, dan solusi teknologi lainnya dapat meningkatkan daya saing UMKM di pasar global.</p>
<p>3. Tren Konsumen yang Berubah<br />
Konsumen semakin tertarik pada produk lokal dan berkelanjutan. UMKM memiliki kesempatan untuk memanfaatkan tren ini dengan menawarkan produk yang unik dan berkualitas serta memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin sadar akan lingkungan.</p>
<p>4. Kolaborasi dan Kemitraan<br />
Kolaborasi antara UMKM, pemerintah, dan sektor swasta dapat membuka peluang baru. Kemitraan strategis dapat menyediakan akses ke pasar, teknologi, dan sumber daya yang mungkin tidak tersedia secara individu.</p>
<p>Muhammad Abdullah Alhadiid<br />
STEI SEBI</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/perkembangan-umkm-di-indonesia-tantangan-dan-peluang/">Perkembangan UMKM di Indonesia: Tantangan dan Peluang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/cdn.antaranews.com/cache/1200x800/2023/09/10/IMG20230908171945.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Peran UMKM dalam Meningkatkan Perekonomian Nasional</title>
		<link>https://majalahjakarta.id/peran-umkm-dalam-meningkatkan-perekonomian-nasional/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Aug 2024 04:26:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=74672</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOKPOS &#8211; Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peranan penting dalam perekonomian nasional Indonesia. UMKM menjadi tulang punggung perekonomian...</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/peran-umkm-dalam-meningkatkan-perekonomian-nasional/">Peran UMKM dalam Meningkatkan Perekonomian Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>DEPOKPOS</strong> &#8211; Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peranan penting dalam perekonomian nasional Indonesia. UMKM menjadi tulang punggung perekonomian dengan kontribusi yang signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), penciptaan lapangan kerja, dan pemerataan ekonomi. Keberadaan UMKM tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah.</p>
<p>Kontribusi UMKM terhadap PDB<br />
UMKM merupakan sektor yang sangat dominan dalam perekonomian Indonesia. Menurut data dari Kementerian Koperasi dan UKM, UMKM menyumbang lebih dari 60% terhadap PDB Indonesia. Dengan jumlah yang mencapai puluhan juta unit usaha, UMKM menjadi penggerak utama ekonomi domestik, terutama di sektor perdagangan, pertanian, industri kreatif, dan jasa.</p>
<p>Selain itu, UMKM juga memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan ekonomi. Ketika sektor-sektor besar mengalami penurunan, UMKM cenderung lebih tahan terhadap krisis ekonomi karena fleksibilitas dan adaptabilitasnya yang tinggi. Hal ini menjadikan UMKM sebagai salah satu elemen kunci dalam memperkuat perekonomian nasional.</p>
<p>Penciptaan Lapangan Kerja<br />
Salah satu kontribusi terbesar UMKM adalah dalam hal penciptaan lapangan kerja. UMKM menyerap lebih dari 97% dari total tenaga kerja nasional. Dengan adanya UMKM, banyak masyarakat yang bisa mendapatkan pekerjaan dan penghasilan, terutama di daerah-daerah yang jauh dari pusat-pusat ekonomi besar.</p>
<p>UMKM juga berperan dalam mengurangi tingkat pengangguran dan kemiskinan. Dengan memberikan kesempatan kerja kepada masyarakat, UMKM membantu meningkatkan daya beli dan kesejahteraan mereka. Selain itu, UMKM juga memberikan peluang bagi masyarakat untuk menjadi pengusaha,yang pada gilirannya dapat membuka lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.</p>
<p>Pemerataan Ekonomi<br />
UMKM berperan penting dalam pemerataan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia. Berbeda dengan perusahaan besar yang biasanya terkonsentrasi di kota-kota besar, UMKM tersebar merata di berbagai daerah, termasuk di pedesaan. Hal ini membantu mengurangi kesenjangan ekonomi antara daerah perkotaan dan pedesaan.</p>
<p>Dengan kehadiran UMKM di berbagai daerah, masyarakat lokal dapat mengakses barang dan jasa tanpa harus bergantung pada produk dari luar daerah. Selain itu, UMKM juga membuka peluang bagi pengembangan potensi lokal, seperti produk-produk kerajinan tangan, makanan tradisional, dan lain-lain, yang pada akhirnya dapat meningkatkan perekonomian daerah tersebut.</p>
<p>Tantangan dan Solusi<br />
Meskipun memiliki peran yang penting, UMKM juga menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan modal, akses pasar yang terbatas, dan rendahnya kemampuan teknologi dan manajemen. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, swasta, dan lembaga keuangan, untuk memperkuat peran UMKM dalam perekonomian nasional.</p>
<p>Pemerintah, misalnya, dapat memberikan kemudahan akses terhadap permodalan melalui program kredit mikro, pelatihan kewirausahaan, serta pendampingan untuk meningkatkan kualitas produk dan manajemen. Selain itu, pengembangan infrastruktur digital juga menjadi kunci penting untuk membantu UMKM bersaing di era globalisasi dan digitalisasi.</p>
<p>Peran UMKM dalam meningkatkan perekonomian nasional tidak dapat dipandang sebelah mata. Dengan kontribusi yang besar terhadap PDB, penciptaan lapangan kerja, dan pemerataan ekonomi, UMKM menjadi salah satu pilar utama yang mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dukungan dan perhatian yang lebih besar terhadap UMKM akan sangat membantu dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.</p>
<p>Peran UMKM dalam meningkatkan perekonomian nasional tidak dapat dipandang sebelah mata. Dengan kontribusi yang besar terhadap PDB, penciptaan lapangan kerja, dan pemerataan ekonomi, UMKM menjadi salah satu pilar utama yang mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dukungan dan perhatian yang lebih besar terhadap UMKM akan sangat membantu dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.</p>
<p><em>Ujianti Eprilia</em></p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/peran-umkm-dalam-meningkatkan-perekonomian-nasional/">Peran UMKM dalam Meningkatkan Perekonomian Nasional</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn%3AANd9GcRTmGQsLt5lBbmx2XWdInSTOpW0fIaTK7vLbQ&#038;usqp=CAU&#038;ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Peran UMKM dalam Mendorong Perekonomian Lokal di Tengah Tantangan Global</title>
		<link>https://majalahjakarta.id/peran-umkm-dalam-mendorong-perekonomian-lokal-di-tengah-tantangan-global/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Aug 2024 06:11:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=73563</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOKPOS &#8211; Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) telah lama diakui sebagai salah satu pilar utama perekonomian Indonesia. UMKM tidak...</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/peran-umkm-dalam-mendorong-perekonomian-lokal-di-tengah-tantangan-global/">Peran UMKM dalam Mendorong Perekonomian Lokal di Tengah Tantangan Global</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) telah lama diakui sebagai salah satu pilar utama perekonomian Indonesia. UMKM tidak hanya berperan dalam menciptakan lapangan kerja, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi di tingkat lokal.</p>
<p>Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, seperti krisis ekonomi, pandemi, dan perubahan teknologi, peran UMKM semakin krusial dalam menjaga stabilitas ekonomi lokal dan nasional.</p>
<p>Peran Strategis UMKM dalam Ekonomi Lokal</p>
<p>Penciptaan Lapangan Kerja: UMKM merupakan sumber utama penciptaan lapangan kerja di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, UMKM menyerap lebih dari 97% tenaga kerja di Indonesia. Dengan daya serap tenaga kerja yang tinggi, UMKM menjadi solusi atas masalah pengangguran yang sering kali menjadi isu di berbagai daerah.</p>
<p>Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal: UMKM memiliki peran vital dalam menggerakkan roda perekonomian lokal. Dengan adanya UMKM, · distribusi pendapatan menjadi lebih merata karena usaha-usaha kecil biasanya beroperasi di daerah-daerah yang jauh dari pusat ekonomi. Ini membantu mengurangi kesenjangan ekonomi antara pusat dan daerah.</p>
<p>· Penyediaan Barang dan Jasa Lokal: UMKM sering kali menjadi penyedia barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat setempat. Mereka mampu menyediakan produk yang sesuai dengan kebutuhan lokal dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan produk dari perusahaan besar. Keberadaan UMKM ini turut memperkuat ekonomi daerah melalui peningkatan daya beli masyarakat.</p>
<p>Inovasi dan Adaptasi: UMKM dikenal lebih fleksibel dan cepat beradaptasi terhadap perubahan pasar. Fleksibilitas ini memungkinkan UMKM untuk berinovasi dalam menghadapi tantangan, baik dari sisi produk, layanan, maupun cara pemasaran. Inovasi inilah yang membuat UMKM dapat bertahan bahkan di tengah krisis global.</p>
<p>Tantangan Global yang Dihadapi UMKM</p>
<p>· Tekanan Persaingan Global: Di era globalisasi, UMKM harus bersaing tidak hanya dengan pelaku usaha lokal, tetapi juga dengan perusahaan-perusahaan besar internasional. Produk impor dengan harga yang kompetitif sering kali menjadi tantangan besar bagi UMKM, terutama bagi yang belum mampu meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas produk.</p>
<p>· Akses Terbatas terhadap Pembiayaan: Salah satu kendala utama yang dihadapi UMKM adalah keterbatasan akses terhadap pembiayaan. Meski berbagai program bantuan dan kredit telah digulirkan pemerintah, banyak UMKM yang masih kesulitan</p>
<p>· mendapatkan modal kerja dengan bunga yang rendah dan persyaratan yang mudah.</p>
<p>· Transformasi Digital: Transformasi digital menjadi tantangan sekaligus peluang bagi UMKM. Banyak UMKM yang masih tertinggal dalam hal adopsi teknologi digital, seperti e-commerce, pemasaran online, dan sistem pembayaran digital. Padahal, kemampuan beradaptasi dengan teknologi ini menjadi kunci untuk bersaing di pasar global.</p>
<p>· Krisis Ekonomi Global: Ketidakstabilan ekonomi global, seperti yang terjadi akibat pandemi COVID-19, memberikan dampak besar terhadap kelangsungan terhadap kelangsungan UMKM. Permintaan yang menurun, gangguan rantai pasok, dan penurunan daya beli masyarakat menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh UMKM dalam menjaga kelangsungan usaha mereka.</p>
<p>Solusi dan Dukungan yang Diperlukan</p>
<p>Peningkatan Akses Pembiayaan: Pemerintah perlu terus mendorong peningkatan akses pembiayaan bagi UMKM melalui berbagai skema kredit yang lebih terjangkau dan mudah diakses. Selain itu, · pengembangan lembaga keuangan mikro dan fintech bisa menjadi solusi untuk memperluas akses modal bagi UMKM.</p>
<p>· Digitalisasi UMKM: Peningkatan kapasitas digital menjadi kunci bagi UMKM untuk bersaing di pasar global. Pelatihan dan pendampingan mengenai penggunaan teknologi digital dalam bisnis, seperti pemasaran online, manajemen keuangan digital, dan e-commerce, perlu ditingkatkan.</p>
<p>· Penguatan Ekosistem UMKM: Pemerintah, swasta, dan lembaga-lembaga terkait perlu bekerjasama dalam membangun ekosistem yang mendukung UMKM · Hal ini bisa dilakukan melalui penyediaan infrastruktur, fasilitas produksi, jaringan pemasaran, dan regulasi yang mendukung perkembangan UMKM.</p>
<p>· Kebijakan Perlindungan: Kebijakan pemerintah dalam melindungi UMKM dari gempuran produk impor dan menjaga stabilitas ekonomi nasional juga sangat diperlukan. Regulasi yang mendukung produk lokal, serta perlindungan pasar domestik, dapat membantu UMKM bertahan di tengah tantangan global.</p>
<p>UMKM memiliki peran yang sangat penting dalam mendorong perekonomian lokal di Indonesia, terutama di tengah tantangan global yang semakin kompleks. Meskipun menghadapi berbagai kendala, dengan dukungan yang tepat, UMKM dapat terus berkembang dan menjadi pilar utama dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional. Transformasi digital, akses pembiayaan yang lebih baik, serta penguatan ekosistem bisnis yang mendukung akan menjadi kunci keberhasilan UMKM dalam menghadapi era globalisasi ini.</p>
<p><em><span style="text-decoration: underline;">Ujianti Eprilia Putri</span></em></p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/peran-umkm-dalam-mendorong-perekonomian-lokal-di-tengah-tantangan-global/">Peran UMKM dalam Mendorong Perekonomian Lokal di Tengah Tantangan Global</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i3.wp.com/umkm.averroes.or.id/assets/assets_artikel/d0bd99163261318d5675e320af42c52d.jpeg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Unesa Bantu Optimasi UMKM dengan AI</title>
		<link>https://majalahjakarta.id/unesa-bantu-optimasi-umkm-dengan-ai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Jul 2024 01:44:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[Unesa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=72983</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kegiatan yang diikuti hampir 40 pelaku usaha anggota Rumah UMKM-96 dan Barto and Friends ini dilaksanakan selama 5 jam di BSI UMKM Center Surabaya</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/unesa-bantu-optimasi-umkm-dengan-ai/">Unesa Bantu Optimasi UMKM dengan AI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; AI (Artificial Intelligence) jadi hal menakutkan bagi sebagian orang. Padahal ada manfaat positif bagi pelaku UMKM. Hal itu disampaikan ketua tim PkM (Pengabdian kepada Masyarakat) Seni Rupa Unesa, Wening Hesti Nawa Ruci, S.Pd., M.Pd. dalam Seminar AI (30/7).</p>
<p>Kegiatan yang diikuti hampir 40 pelaku usaha anggota Rumah UMKM-96 dan Barto and Friends ini dilaksanakan selama 5 jam di BSI UMKM Center Surabaya sejak jam 9 pagi.</p>
<p>Dalam sesi pertama seminar Wening mengatakan AI dapat diakses dengan mudah di HP para peserta. Versi gratisnya sudah cukup mumpuni untuk membuat konten atau menganalisis usaha.</p>
<p>Sesi kedua seminar diisi oleh Muchlis Arief, S.Sn., M.Sn. Dosen UNESA sekaligus pemilik @matahaticeramics. Arif memberi motivasi bagaimana membangun industri usaha dengan cara kreatif.</p>
<p>Kegiatan semakin seru ketika memasuki sesi konsultasi. Dimana seluruh peserta mendapat kesempatan bertanya tentang produknya satu per satu.</p>
<p>Dalam sesi konsultasi ini terlibat tim lain dari Unesa yakni Winarno, S.Sn., M.Sn., Nur Wakhid, S.Sn., M.Sn., Dra. Siti Mutmainah, M.Pd</p>
<p>Pelaku usaha yang hadir dalam kegiatan ini adalah pemilik bisnis kecil dimana produksi dan pemasaran dilakukan secara individu.</p>
<p>Dengan mengenal AI peserta terbantu meringankan sebagian aktifitasnya sehingga dapat fokus untuk optimalisasi produk.</p>
<p>Seusai sesi konsultasi peserta mendapat bonus praktik menggunakan website AI yang direkomendasikan bagi pelaku usaha.</p>
<p>Menurut Lisa, salah satu peserta, seminar dengan tema AI untuk Optimalisasi Branding UMKM ini sangat bermanfaat. &#8220;Saya makin pede pakai AI untuk bikin konten. Ternyata gampang&#8221; imbuh pemilik usaha makanan Madinah Culinary ini.</p>
<p>Ahmad Rifai dari BSI UMKM Center Surabaya mengapresiasi Tim PkM Seni Rupa Unesa memilih UMKM sebagai objek pengabdian masyarakat. &#8220;Kami terus berjejaring dengan semua pihak, termasuk Unesa, untuk bersama mendorong UMKM tumbuh dan naik kelas,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Seminar ini merupakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Kegiatan tahunan sebagai bagian Tri Dharma Dosen, dimana dosen wajib berkontribusi untuk Masyarakat. (*)</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/unesa-bantu-optimasi-umkm-dengan-ai/">Unesa Bantu Optimasi UMKM dengan AI</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/lintasjatimnews.com/wp-content/uploads/2024/07/IMG_20240730_202152.jpg?v=1722345724&#038;ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Puluhan Ribu UMKM Terancam Gulung Tikar Dampak Aturan Pelabelan BPA BPOM</title>
		<link>https://majalahjakarta.id/puluhan-ribu-umkm-terancam-gulung-tikar-dampak-aturan-pelabelan-bpa-bpom/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jul 2024 12:24:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Dunia Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[BPOM]]></category>
		<category><![CDATA[depot isi ulang]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=72861</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pelabelan BPA bagi galon polikarbonat (PC) bisa mengancam kelangsungan hidup UMKM depot isi ulang air minum</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/puluhan-ribu-umkm-terancam-gulung-tikar-dampak-aturan-pelabelan-bpa-bpom/">Puluhan Ribu UMKM Terancam Gulung Tikar Dampak Aturan Pelabelan BPA BPOM</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Walaupun tidak ditujukan pada industri Depot Air Minum Isi Ulang, Asosiasi Depot Air Minum (Asdamindo) menyatakan peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait pelabelan BPA bagi galon polikarbonat (PC) bisa mengancam kelangsungan hidup UMKM depot isi ulang air minum.</p>
<p>Hal ini mengingat depot isi ulang juga menggunakan galon PC dalam aktivitas bisnis mereka dan aturan pelabelan BPA itu menjadikan banyak kampanye dan framing negatif terhadap kemasan galon polikarbonat.</p>
<p>&#8220;Hampir semua pelaku DAM (Depot Air Minum) adalah pelaku UMKM. Peraturan ini akan sangat memberatkan UMKM anggota kami,&#8221; kata Ketua Asosiasi Depot Air Minum (Asdamindo) Erik Garnadi di Jakarta.</p>
<p>Erik menegaskan bahwa aturan tersebut pasti berdampak pada bisnis DAM karena sebagian besar konsumen menggunakan galon PC. Dia melanjutkan, aturan tersebut tentu menimbulkan kekhawatiran konsumen terhadap air isi ulang dari Depot yang dikemas menggunakan galon polikarbonat (PC)</p>
<p>Dia mengatakan, BPOM sebenarnya juga telah mengatur batasan aman terkait penggunaan BPA dalam galon PC. Artinya, penggunaan galon PC tersebut telah dinyatakan aman oleh berbagai lembaga sertifikasi, termasuk BPOM untuk digunakan sebagai kemasan air minum oleh masyarakat.</p>
<p>Terkait kandungan kimia, Erik menegaskan bahwa semua jenis galon memiliki resiko migrasi zat kimia. Galon Polyethylene Terephthalate (PET) alias sekali pakai juga mengandung zat kimia berbahaya seperti Etilen glikol (EG), dietilen glikol (DEG) dan zat kimia berbahaya lainnya. Kadar zat kimia dalam galon PC dan PET semuanya juga sudah diatur oleh BPOM. Sayangnya ada produsen yang beriklan menjelekkan galon polikarbonat, kata Erik.</p>
<p>Erik berharap BPOM dapat bersikap adil dengan menegaskan semua galon apapun adalah aman selama sudah diizinkan beredar. Artinya, sambung dia, tidak perlu diberi label apapun.</p>
<p>&#8220;Jadi kami menghimbau kepada masyarakat dan konsumen untuk terpengaruh meskipun ada peraturan pelabelan BPA ini. Karena semua bahan galon mengandung zat kimia, yang aman kadarnya selama diizinkan oleh BPOM.”</p>
<p>Asdamindo menuntut BPOM menindak tegas pihak pihak yang menjelekkan galon PC di berbagai saluran komunikasi atau ketika promosi produk tertentu. Erik menegaskan bahwa aturan pelabelan BPA ini sangat diskriminatif dan menakuti masyarakat.</p>
<p>&#8220;Ini juga membuat kami pelaku DAM yang UMKM terancam kelangsungan hidup usahanya karena dijauhi masyarakat sehingga terganggu penjualan dan penghasilannya,&#8221; katanya.</p>
<p>Seperti diketahui, BPOM telah mengeluarkan Peraturan Nomor 6 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 31 Tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan. BPOM memberikan dua pasal tambahan terkait BPA pada kemasan AMDK, yaitu 48a dan 61a.</p>
<p>Kedua pasal meminta agar penyimpanan AMDK harus dilakukan di tempat bersih dan sejuk serta terhindar dari matahari langsung. AMDK yang menggunakan kemasan PC harus mencantumkan label &#8216;dalam kondisi tertentu, kemasan polikarbonat dapat melepaskan BPA pada air minum dalam kemasan&#8217;.</p>
<p>Peraturan tersebut dilahirkan dengan berbagai kontroversi. Pasalnya, para pakar menyebut bahwa penggunaan galon PC sangat aman sehingga tidak diperlukan pelabelan. Pakar lainnya menilai bahwa aturan tersebut diciptakan tak lepas dari persaingan usaha tidak sehat dalam industri AMDK.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/puluhan-ribu-umkm-terancam-gulung-tikar-dampak-aturan-pelabelan-bpa-bpom/">Puluhan Ribu UMKM Terancam Gulung Tikar Dampak Aturan Pelabelan BPA BPOM</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/inviro.co.id/wp-content/uploads/2017/03/Depot-Air-Minum-Isi-Ulang-Kemang-Raya-Sukmajaya-Depok-4.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Peran Strategis Perbankan Syariah dalam Mendukung Pengembangan UMKM</title>
		<link>https://majalahjakarta.id/peran-strategis-perbankan-syariah-dalam-mendukung-pengembangan-umkm/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jul 2024 13:47:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[perbankan syariah]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=72325</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOKPOS &#8211; Secara universal, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu komponen pelaku usaha yang mempunyai peran cukup...</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/peran-strategis-perbankan-syariah-dalam-mendukung-pengembangan-umkm/">Peran Strategis Perbankan Syariah dalam Mendukung Pengembangan UMKM</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Secara universal, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu komponen pelaku usaha yang mempunyai peran cukup besar dalam menciptakan lapangan pekerjaan. Oleh sebab itu, sangat dibutuhkan masyarakat khususnya dalam penciptaan lapangan kerja serta pemberdayaan rumah tangga yang mendukung juga untuk meningkatkan kesejahteraan, dan mengembangkan potensi atau keterampilan yang mereka miliki. Sektor UKM memberikan kontribusi terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), menyerap lapangan kerja paling banyak, dan relatif tahan terhadap krisis keuangan. (Esrayanti, 2020).</p>
<p>Disisi lain, kebanyakan UMKM masih ragu untuk meminjam modal dari bank salah satunya dikarenakan pengajuan pinjaman di bank terlalu rumit dan membutuhkan banyak persyaratan administratif yang sulit dipenuhi, seperti laporan keuangan dan dokumen yang lainnya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka perbankan syariah harus menunjukkan peran mereka terhadap UMKM bahwa perbankan syariah dapat di andalkan untuk membantu mereka dalam mengatasi kesulitan modal dan berperan sebagai suatu lembaga keuangan yang berfungsi sebagai perantara bagi pihak yang berkelebihan dana dengan pihak yang kekurangan dana untuk kegiatan usaha dan kegiatan lainnya sesuai hukum Islam.</p>
<p>Berdasarkan latar belakang tersebut, maka artikel ini bertujuan untuk menekankan pentingnya peran perbankan syariah bagi UMKM dan mengoptimalkan potensi ekonomi lokal sesuai dengan prinsip-prinsip akad syariah.</p>
<p>Prinsip Dasar Kegiatan Usaha Perbankan Syariah berbasis sebagai berikut :</p>
<p><strong>Prinsip Bagi Hasil (profit sharing)</strong></p>
<p>Prinsip Bagi Hasil (profit sharing) merupakan sistem pembagian keuntungan antara pemilik modal (investor) dan pengelola modal (entrepreneur) dalam suatu kegiatan ekomini atau bisnis. Prinsip ini didasarkan pada konsep saling berbagi risiko dan keuntungan (risk and profit sharing) antara kedua belah pihak. Pembiayaan pada perbankan syariah yang didasarkan pada akad bagi hasil ini menempatkan bank sebagai pihak penyandang dana. (Usaha, n.d.).</p>
<p>Al-Mudharabah yang merupakan akad kerjasama usaha antara dua pihak di mana pihak pertama (shahibul maal) menyediakan seluruh (100%), sedangkan pihak lainnya menjadi pengelola (mudharib). Untuk itu bank berhak atas kontraprestasi berupa bagi hasil sebesar nisbah terhadap pendapatan atau keuntungan yang diperoleh oleh pemilik usaha (mudharib), sedangkan apabila bank hanya bertindak sebagai penghubung antara pengusaha dan nasabah, ia berhak atas kontraprestasi berupa fee.</p>
<p>Al-Musyarakah yang merupakan akad kerja sama antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha tertentu, dimana masing-masing pihak memberikan kontribusi dana dengan kesepakatan bahwa keuntungan dan risiko akan ditanggung bersama sesuai dengan kesepakatan. Kedua skema<br />
tersebut lebih sesuai dengan kebutuhan UMKM yang memungkinkan bank dan nasabah untuk berbagi resiko dan keuntungan secara adil, sehingga dapat membantu UMKM dalam mengembangkan usahanya.</p>
<p><strong>Prinsip Jual Beli (buy and sell)</strong></p>
<p>Prinsip Jual Beli (buy and sell) merupakan prinsip dasar dalam transaksi perdagangan atau komersial, dimana terjadi pertukaran barang atau jasa antara penjual dan pembeli dengan imbalan berupa uang.</p>
<p>Al-Murabahah yang merupakan persetujuan jual- beli dalam ekonomi Islam yang mengharuskan penjual untuk memberitahukan suatu barang dengan harga sebesar harga pokok dan ditambah dengan keuntungan (margin) dibagi berdasarkan kesepakatan antara penjual dan pembeli. (Mikro &amp; Dan, 2017).</p>
<p>Dengan menerapkan cara-cara tersebut, diharapkan bank syariah dapat lebih mempermudah akses pembiayaan bagi UMKM, dan dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang prosedur, sesuai dengan prinsip-prinsip syariah Islam yang menekankan pada keadilan, kemaslahatan, dan pemberdayaan ekonomi umat.</p>
<p><em>Nurfitria Ningsih</em></p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/peran-strategis-perbankan-syariah-dalam-mendukung-pengembangan-umkm/">Peran Strategis Perbankan Syariah dalam Mendukung Pengembangan UMKM</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i1.wp.com/sahabat.pegadaian.co.id/wp-content/uploads/2024/02/umkm-adalah.webp?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Strategi Pengembangan UMKM di Era Digital</title>
		<link>https://majalahjakarta.id/strategi-pengembangan-umkm-di-era-digital/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jul 2024 06:33:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Go Digital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=72228</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOKPOS &#8211; Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Dalam menghadapi era digital, UMKM perlu mengadopsi...</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/strategi-pengembangan-umkm-di-era-digital/">Strategi Pengembangan UMKM di Era Digital</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia.</p>
<p>Dalam menghadapi era digital, UMKM perlu mengadopsi berbagai strategi pengembangan untuk tetap bersaing dan berkembang.</p>
<p>Era digital memberikan peluang besar bagi UMKM untuk meningkatkan efisiensi, memperluas pasar, dan mengoptimalkan proses bisnis.</p>
<p>Berikut adalah beberapa strategi pengembangan UMKM di era digital:</p>
<p><strong>1. Transformasi Digital</strong><br />
Transformasi digital adalah langkah pertama yang harus diambil oleh UMKM. Transformasi ini mencakup penerapan teknologi digital dalam berbagai aspek bisnis, seperti penggunaan perangkat lunak akuntansi, sistem manajemen inventaris, hingga aplikasi CRM (Customer Relationship Management).</p>
<p>Dengan mengadopsi teknologi ini, UMKM dapat meningkatkan efisiensi operasional dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan.</p>
<p><strong>2. Pemanfaatan E-Commerce</strong><br />
E-commerce menjadi platform yang sangat penting dalam era digital. UMKM perlu memanfaatkan platform e-commerce untuk memperluas jangkauan pasar. Dengan hadir di platform e-commerce, UMKM dapat menjual produk mereka secara online, mengurangi biaya operasional, dan meningkatkan penjualan.</p>
<p>Selain itu, UMKM juga dapat memanfaatkan media sosial sebagai alat pemasaran untuk meningkatkan brand awareness dan menjangkau lebih banyak konsumen.</p>
<p><strong>3. Penggunaan Data dan Analitik</strong><br />
Data dan analitik merupakan aset berharga dalam era digital. UMKM dapat menggunakan data untuk memahami perilaku konsumen, tren pasar, dan kinerja bisnis. Dengan analitik data, UMKM dapat mengambil keputusan yang lebih tepat dan strategis.</p>
<p>Misalnya, dengan menganalisis data penjualan, UMKM dapat mengetahui produk mana yang paling diminati dan mengatur strategi pemasaran yang lebih efektif.</p>
<p><strong>4. Inovasi Produk dan Layanan</strong><br />
Inovasi merupakan kunci keberhasilan dalam menghadapi persaingan yang ketat di era digital. UMKM harus terus berinovasi dalam produk dan layanan mereka. Inovasi dapat berupa pengembangan produk baru, peningkatan kualitas produk, atau penambahan fitur layanan yang menarik.</p>
<p>Dengan inovasi yang berkelanjutan, UMKM dapat mempertahankan pelanggan lama dan menarik pelanggan baru.</p>
<p><strong>5. Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)</strong><br />
Sumber daya manusia adalah aset penting dalam pengembangan UMKM. UMKM perlu mengembangkan keterampilan digital bagi karyawan mereka. Pelatihan dan pendidikan tentang teknologi digital, pemasaran online, dan analitik data harus diberikan kepada karyawan.</p>
<p>Dengan SDM yang kompeten, UMKM dapat lebih mudah mengadopsi teknologi digital dan meningkatkan daya saing mereka.</p>
<p><strong>6. Kolaborasi dan Kemitraan</strong><br />
Kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti pemerintah, lembaga keuangan, dan perusahaan teknologi, dapat membantu UMKM dalam proses transformasi digital.</p>
<p>Pemerintah sering kali memberikan berbagai insentif dan bantuan untuk UMKM yang ingin bertransformasi digital.</p>
<p>Selain itu, kemitraan dengan perusahaan teknologi dapat memberikan akses ke teknologi terbaru dan dukungan teknis yang dibutuhkan.</p>
<p><strong>7. Pemasaran Digital</strong><br />
Pemasaran digital adalah strategi yang sangat efektif dalam era digital. UMKM dapat memanfaatkan berbagai platform digital seperti media sosial, website, dan email marketing untuk mempromosikan produk dan layanan mereka.</p>
<p>Dengan strategi pemasaran digital yang tepat, UMKM dapat meningkatkan visibilitas dan mencapai target pasar yang lebih luas.</p>
<p><strong>8. Manajemen Keuangan yang Baik</strong><br />
Manajemen keuangan yang baik sangat penting bagi keberhasilan UMKM. Dalam era digital, UMKM dapat menggunakan software akuntansi untuk memantau arus kas, mengelola inventaris, dan membuat laporan keuangan secara real-time.</p>
<p>Dengan manajemen keuangan yang baik, UMKM dapat mengoptimalkan penggunaan sumber daya dan merencanakan pertumbuhan bisnis dengan lebih baik.</p>
<p>Era digital memberikan tantangan sekaligus peluang bagi UMKM. Dengan mengadopsi strategi-strategi di atas, UMKM dapat meningkatkan daya saing, memperluas pasar, dan mengoptimalkan proses bisnis mereka.</p>
<p>Transformasi digital bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang perubahan mindset dan budaya kerja. Oleh karena itu, UMKM harus siap beradaptasi dan berinovasi untuk meraih kesuksesan di era digital.</p>
<p><em>Mila fitriyani</em><br />
<em>Mahasiswi STEI SEBI</em></p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/strategi-pengembangan-umkm-di-era-digital/">Strategi Pengembangan UMKM di Era Digital</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/web.kominfo.go.id/sites/default/files/kominfo-antarafoto-penerapan-qris-300721.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Mengoptimalkan SDM dalam UMKM</title>
		<link>https://majalahjakarta.id/mengoptimalkan-sdm-dalam-umkm/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Jul 2024 02:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=71524</guid>

					<description><![CDATA[<p>SDM yang kompeten dan memiliki kemampuan yang selaras akan membuat UMKM mampu bertahanan dan tumbuh pada pasar global</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/mengoptimalkan-sdm-dalam-umkm/">Mengoptimalkan SDM dalam UMKM</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>SDM yang kompeten dan memiliki kemampuan yang selaras akan membuat UMKM mampu bertahanan dan tumbuh pada pasar global</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM )merupakan unit usaha yang mampu menghasilkan tenaga kerja yang cukup banyak di Indonesia dan ini adalah sektor yang sangat penting dalam perekonomian di Indonesia.</p>
<p>UMKM sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>Dalam menjalankan perannya atau operasionalnya, UMKM perlu satu kunci dalam menyadari bahwa keberhasilan mereka perlu adanya pengelolaan sdm yang baik dan efektif. Sdm yang berkualitas akan menjadi tiang yang kokoh bagi keberhasilan UMKM.</p>
<p>Dalam era global dan persaingan yang begitu ketat , pengelolaan sdm harus semakin dikelola dengan baik yang berarti suatu keharusan dalam mengembangkan sdm yang berkualitas, dan juga akan menjadi investasi bagi kesuksesan UMKM.</p>
<p>SDM yang kompeten, dan memiliki kemampuan yang selaras akan membuat UMKM mampu bertahanan dan tumbuh pada pasar global.</p>
<p>SDM merupakan hal yang menyangkut dengan pengembangan, perbaikan, pengembangan, dan evaluasi karyawan agar mampu menghasilkan arah yang lurus untuk maju. Dengan kata lain kinerja yang semakin baik dan terarah bisa berhasil walaupun bisnis kecil pun bisa memberikan dampak yang besar. Namun untuk mencapainya diperlukan sdm yang baik, berkompeten dan efektif.</p>
<p>SDM dari penjelasan tersebut merupakan individu yang bekerja dalam suatu organisasi atau perusahaan, termasuk manajer, karyawan, pemilik usaha tertentu dan lainnya. Sdm juga mencakup keilmuan, keterampilan, pengalaman, dan sifat atau sikap kerja dalam mereka melakukan tindakan dalam suatu individu tersebut. Dalam hal ini SDM melibatkan proses rekrutmen, pelatihan, pengembangan, dan pengelolaan karyawan secara keseluruhan.</p>
<p>Banyak hal dimana SDM merupakan bagian terpenting bagi UMKM, dianggap sebagai bagian utama bagi tonggak UMKM. Oleh karenannya, untuk menunjang kemajuan bagi SDM yang berkualitas, SDM perlu memiliki proses yang menempatkan mereka sabagai bagian dari tonggak utama dari UMKM tersebut, diantaranya sebagai berikut;</p>
<p><strong>Harus tersedianya pelatihan dan pengembangan yang tepat</strong></p>
<p>UMKM perlu adanya penyediaan pelatihan agar dapat meningkatkan mutu perusahaan, dan kompetensi keterampilan bagi karyawan. Pelatihan tidak hanya membantu karyawan menguasai pekerjaan mereka tapi juga meningkatkan motivasi dan loyalitas mereka untuk perusahaan. Dalam memberikan peluang adanya promosi dalam karir mereka, UMKM dapat membangun tim yang berkompeten di bidang tersebut.</p>
<p><strong>Memilih rekrutmen yang tepat</strong></p>
<p>memilih karyawan yang mempunyai kompetensi dibidangnya dan sesuai dengan yang dicari, ini adalah langkah yang penting. UMKM perlu memastikan karyawannya memiliki jiwa loyalitas yang tinggi dan pengetahuan yang sesuai dalam bidangnya tersebut. Tidak hanya menguasi pekerjaan dengan baik tapi juga mampu melihat dampak apa yang mereka datangkan dan motivasi apa yang mereka berikan untuk perusahaan tersebut. Dengan merekrut karyawan yang tepat UMKM dapat mengoptimalkan potensi dan kreativitas karyawan tersebut.</p>
<p><strong>Motivasi dan penghargaan bagi SDM</strong></p>
<p>Motivasi dan penghargaan bagi sdm sangat berdampak bagi lingkungan yang mereka berikan untuk perusahaan seperti rasa tanggung jawab atas rasa memiliki atas perusahaan. Dan dengan memberikan pengakuan atas prestasinya, UMKM dapat meningkatkan kepuasan kerja dan mempertahankan karyawan yang berprestasi.</p>
<p><strong>Komunikasi dan gaya kepemimpinan</strong></p>
<p>Komunikasi yang baik menciptaan pula lingkungan yang kondusif yang saling terbuka dan saling mendukung merupakan hal yang penting dalam pengelolaan SDM. Selain itu juga, Kepemimpinan juga berperan penting dalam terciptanya suasana kebatinan karyawan dalam mengarahkan, memotivasi, dan menginspirasi karyawan.</p>
<p><strong>Perubahan yang berkelanjutan</strong></p>
<p>UMKM harus bersaing dan mampu beradaptasi dengan sistem perubahan berkelanjutan yang terjadi di pasar dan lingkungan bisnis tertentu. Peratuan pemerintah juga mampu mempengaruhi bisnis operasional UMKM. Dengan memilik SDM yang berkompeten dan mampu dan selalu belajar, UMKM dapat dengan cepat menyesuaikan dengan keadaan perubahan lingkungan dan menyesuaikan srategi bisnis mereka agar tetap kompetitif di pangsa pasar.</p>
<p>Dalam hal ini sumber daya manusia yang baik sebagai hal yang terpenting untuk menjalankan UMKM dengan baik. Strategi perencanaan yang matang yang terorganisir dengan baik akan mampu memberikan pelawanan agar mampu tetap kompetitif dalam lingkungan bisnis yang semakin hari semakin berkembang dengan sangat pesat.</p>
<p><em>Muhammad Asyraf Yazin Hakiki, Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta</em></p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/mengoptimalkan-sdm-dalam-umkm/">Mengoptimalkan SDM dalam UMKM</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/smesta.kemenkopukm.go.id/storage/contents/news/potret-umkm-indonesia-si-kecil-yang-berperan-besar.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Kualitas Wirausaha, Kelurahan Harjamukti Luncurkan Sekber UMKM</title>
		<link>https://majalahjakarta.id/tingkatkan-kualitas-wirausaha-kelurahan-harjamukti-luncurkan-sekber-umkm/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Jun 2024 05:08:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Depok]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=69723</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sekber UMKM merupakan salah satu upaya peningkatan sarana dan prasarana UMKM di Harjamukti</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/tingkatkan-kualitas-wirausaha-kelurahan-harjamukti-luncurkan-sekber-umkm/">Tingkatkan Kualitas Wirausaha, Kelurahan Harjamukti Luncurkan Sekber UMKM</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOK</strong></a> &#8211; Kelurahan Harjamukti meluncurkan Sekretariat Bersama (Sekber) Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kantor Kelurahan Harjamukti, Jumat (07/06/24).</p>
<p>Sekber tersebut diresmikan oleh Sekretaris Kecematan Cimanggis, Cahyanto dengan pemotongan pita. Sebelum memotong pita, Cahyanto juga menyampaikan sebuah pantun.</p>
<p>&#8220;Terlihat lelah Bang Rohim pergi ke Malaka, dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim gerai ini saya buka,&#8221; tuturnya dalam acara tersebut.</p>
<p>Cahyanto menyebut dirinya sangat mendukung hadirnya Sekber UMKM di Kelurahan Harjamukti. Sekber tersebut merupakan salah satu upaya peningkatan sarana dan prasarana UMKM di Harjamukti.</p>
<p>&#8220;Tentunya, ini dapat menjadi wadah bagi para UMKM memamerkan dan menjajakan produknya, khususnya bagi warga yang mengunjungi kelurahan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Di tempat yang sama, Lurah Harjamukti, Edi Suherman mengatakan, Sekber UMKM merupakan terobosan dan inovasi yang baik dalam mengembangkan produk lokal di wilayahnya.</p>
<p>Selain itu juga, melalui Sekber UMKM kemitraan antara kelurahan dan pelaku usaha di wilayah Harjamukti diharapkan terjalin semakin erat.</p>
<p>&#8220;Semoga ini menjadi modal kita untuk mengembangkan UMKM, para pelaku usaha di Harjamukti menjadi maju,&#8221; harap Edi.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Kasi Ekbang) Kelurahan Harjamukti, M. Aris Wardhana menambahkan, peluncuran Sekber UMKM Harjamukti ini sesuai arahan dari Sektretaris Kelurahan Cimanggis, Jaka Suchendra san Camat Cimanggis, Dodi Setiawan dalam pengembangan UMKM di Harjamukti.</p>
<p>&#8220;Semoga dengan hadirnya Sekber ini dapat menjadi wadah UMKM bertukar ilmu dan pengalaman serta mengembangkan produknya menjadi lebih baik. Dengan begitu, UMKM ini dapat bersaing di pasaran, yang berdampak pada meningkatnya ekonomi pelaku usaha di Harjamukti,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Untuk diketahui, Sekber UMKM Harjamukti merupakan bagian dari aksi perubahan Kasi Ekbang Kelurahan Harjamukti, M. Aris Wardhan pada Diklat Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) angkatan 1 tahun 2024 Kota Depok.</p>
<p>Aksi perubahan tersebut, berjudul Peningkatan Aktivitas Pelaku UMKM melalui Penyediaan Sarana dan Prasarana Sekretariat Bersama di Kelurahan Harjamukti.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/tingkatkan-kualitas-wirausaha-kelurahan-harjamukti-luncurkan-sekber-umkm/">Tingkatkan Kualitas Wirausaha, Kelurahan Harjamukti Luncurkan Sekber UMKM</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/berita.depok.go.id/storage/posts//QLvi6Nv06DIb4eFFYAaM3lWXUEO5QBIwSfb2ILU9.webp?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
