<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Viral Arsip - MAJALAH JAKARTA</title>
	<atom:link href="https://majalahjakarta.id/tag/viral/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://majalahjakarta.id/tag/viral/</link>
	<description>Portal Berita Jakarta dan Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 12 Nov 2025 11:22:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.3</generator>

<image>
	<url>https://majalahjakarta.id/go/wp-content/uploads/2025/08/MJ-100x100.jpg</url>
	<title>Viral Arsip - MAJALAH JAKARTA</title>
	<link>https://majalahjakarta.id/tag/viral/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Viral! Terkait Video Gus Elham Cium Anak Perempuan, Respon Wamenag: Tidak Pantas! </title>
		<link>https://majalahjakarta.id/viral-terkait-video-gus-elham-cium-anak-perempuan-respon-wamenag-tidak-pantas/</link>
					<comments>https://majalahjakarta.id/viral-terkait-video-gus-elham-cium-anak-perempuan-respon-wamenag-tidak-pantas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2025 11:22:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://majalahjakarta.id/?p=88715</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA &#8211; Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafii memberikan respon atas pertanyaan awak media terkait video viral Gus Elham, yang...</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/viral-terkait-video-gus-elham-cium-anak-perempuan-respon-wamenag-tidak-pantas/">Viral! Terkait Video Gus Elham Cium Anak Perempuan, Respon Wamenag: Tidak Pantas! </a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong> &#8211; Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafii memberikan respon atas pertanyaan awak media terkait video viral Gus Elham, yang tampak beberapa kali mencium anak kecil perempuan.</p>
<p>“Kita sepakat dengan publik, bahwa itu tidak pantas!,” tegas Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafii di Gedung Parlemen DPR/MPR RI, Senayan, dikutip dari laman Kemenag Selasa (11/11/2025).</p>
<p>Menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan pemanggilan atau penelusuran terhadap pihak terkait, Romo Syafii menegaskan bahwa pengawasan dan penertiban merupakan bagian dari langkah Kemenag untuk memastikan keteladanan dalam ruang publik keagamaan.</p>
<p>Romo Syafii menjelaskan bahwa Kemenag telah memiliki pedoman tegas mengenai lingkungan ramah anak di madrasah dan pesantren melalui Surat Keputusan Dirjen Pendidikan Islam.</p>
<p>&#8220;Tadi juga ada disimpulkan (dalam rapat-red), ada surat keputusan dari Dirjen Pendis tentang madrasah dan pesantren ramah anak yang intinya agar anak-anak madrasah, anak-anak pesantren mendapatkan pemenuhan haknya sebagai peserta didik dan jauh dari tindak kekerasan yang tidak seharusnya mereka terima&#8221;</p>
<p>&#8220;Tentu saja kasus-kasus itu mungkin tetap ada ya, tapi kita tadi sepakat agar ke depan pengawasannya lebih ditingkatkan agar peristiwa itu bisa hindari,&#8221; kata Wamenag Romo.</p>
<p>&#8220;Selanjutnya, sudah kita sampaikan, pengawasan itu termasuk itu, supaya tidak terulang. Bahkan terhadap yang bersangkutan memang harus ada upaya mengembalikan kepada posisinya, jika tidak mengulangi perbuatan-perbuatannya,” katanya. (B. Karmila)</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/viral-terkait-video-gus-elham-cium-anak-perempuan-respon-wamenag-tidak-pantas/">Viral! Terkait Video Gus Elham Cium Anak Perempuan, Respon Wamenag: Tidak Pantas! </a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://majalahjakarta.id/viral-terkait-video-gus-elham-cium-anak-perempuan-respon-wamenag-tidak-pantas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/www.madaninews.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-12-at-13.18.50.jpeg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Setelah &#8220;Raja Jawa&#8221; Bahlil Kembali Viral Pamer Miras Seharga 7 Kali UMR Depok</title>
		<link>https://majalahjakarta.id/setelah-raja-jawa-bahlil-kembali-viral-pamer-miras-seharga-7-kali-umr-depok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Aug 2024 07:20:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bahlil]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=74241</guid>

					<description><![CDATA[<p>Foto tersebut salah satunya diunggah akun X @MurtadhaOne1.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/setelah-raja-jawa-bahlil-kembali-viral-pamer-miras-seharga-7-kali-umr-depok/">Setelah &#8220;Raja Jawa&#8221; Bahlil Kembali Viral Pamer Miras Seharga 7 Kali UMR Depok</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Setelah ucapannya tentang Raja Jawa yang viral, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang juga Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia kembali jadi sorotan publik.</p>
<p>Momen itu viral di media sosial. Tampak dalam foto yang beredar, sosok mirip pria yang baru saja didampuk menjadi pimpinan Partai Golkar itu tengah duduk bersandar sambil melakukan panggilan telpon dan disebelahnya terdapat satu botol diduga minuman beralkohol.</p>
<p>Di dekatnya juga tampak gelas yang juga diduga berisi minuman keras tersebut.</p>
<p>Foto tersebut salah satunya diunggah akun X @MurtadhaOne1.</p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="in">Khusnuzon aja</p>
<p>Ketum golkar yang baru dan menteri kesayangan jokowi ini lagi nenggak teh campur air putih <a href="https://t.co/5hRp342Dk4">pic.twitter.com/5hRp342Dk4</a></p>
<p>— ꦩꦸꦂꦠꦝ (@MurtadhaOne1) <a href="https://twitter.com/MurtadhaOne1/status/1826999608003965000?ref_src=twsrc%5Etfw">August 23, 2024</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p>&#8220;Khusnuzon aja Ketum Golkar yang baru dan menteri kesayangan jokowi ini lagi nenggak teh campur air putih,&#8221; bunyi keterangan dalam akun tersebut dikutip siap.viva.co.id pada Sabtu, 24 Agustus 2024.</p>
<p>Menurut informasi yang beredar, diduga minuman beralkohol itu berlabel Habiki.</p>
<p>Harganya cukup mahal, sekira Rp 29-30 juta atau setara 7 kali lipat UMR Kota Depok yang nilainya sekira Rp 4 juta-an.</p>
<p>&#8220;Hibiki itu harganya 29-30 juta,&#8221; tulis @MurtadhaOne1. Namun demikian, hingga berita ini diturunkan kabar viral tersebut belum terkonfirmasi.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/setelah-raja-jawa-bahlil-kembali-viral-pamer-miras-seharga-7-kali-umr-depok/">Setelah &#8220;Raja Jawa&#8221; Bahlil Kembali Viral Pamer Miras Seharga 7 Kali UMR Depok</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/thumb.viva.id/vivasiap/1265x711/2024/08/24/66c94e2ce32ae-diduga-menteri-esdm-bahlil-lahadalia-dan-habiki_siap.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Viral Video Dugem di Depan Masjid, MUI Angkat Bicara</title>
		<link>https://majalahjakarta.id/viral-video-dugem-di-depan-masjid-mui-angkat-bicara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Aug 2024 01:29:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[MUI]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=74190</guid>

					<description><![CDATA[<p>Video yang menampilkan aksi joget dugem yang dilakukan muda-mudi depan Masjid Agung Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, viral di media sosial</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/viral-video-dugem-di-depan-masjid-mui-angkat-bicara/">Viral Video Dugem di Depan Masjid, MUI Angkat Bicara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Video yang menampilkan aksi joget dugem yang dilakukan muda-mudi depan Masjid Agung Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, viral di media sosial. Sekretaris MUI Sulsel Prof Muammar Bakry mengungkapkan, pihaknya harus mengklarifikasi sebelum mengambil kesimpulan dari video tersebut.</p>
<p>“Kita harus melakukan klarifikasi dan tabayyun agar respon yang kita berikan dapat objektif serta produktif bagi umat dan agama,” ucapnya saat dikonfirmasi di Kantor MUI Sulsel Jl Masjid Raya No 1 Makassar seperti dilansir dari laman MUI Sulsel.</p>
<p>Muamar mengungkapkan, setelah dikonfirmasi, kegiatan itu adalah rangkaian kegiatan Agusutusan yang biasa dilakukan dalam bentuk pawai. Kegiatan utama adalah di lapangan yang memang berdekatan dengan Masjid Agung Kota Sengkang. Dia menjelaskan, kemeriahan Agustusan yang biasa terjadi di berbagai tempat dengan iringan musik dan lagu.</p>
<p>Menurut Muamar, mereka adalah peserta Lampion. Dia menjelaskan, dari start dan sepanjang jalan hingga jelang finish mereka sudah berjoget. &#8220;Mungkin karena sudah keasyikan dengan dentuman musik dan tambah semangat saat finish, merekapun tambah ngegas jogetnya, mereka larut dan tak sadar bahwa mereka berada di area Masjid Agung. Jadi sebenarnya bukan panitia yang membuat acara khusus depan atau halaman masjid. Hanya kebetulan lapangan utama berdekatan dengan masjid,&#8221;ujar Muamar.</p>
<p>Kata Muammar yang juga sebagai Rektor UIM, Sengkang terkenal dengan Kota Santri. Dia mengatakan, kota tersebut memiliki kesan dari luar, jika ada yang menyebut dirinya dengan orang Sengkang, pasti identik dengan anak pangaji (pengaji) dan religius. Sengkang juga dikenal sebagai pusat pendidikan agama Islam di Sulawesi Selatan dengan ulama yang berkaliber dan melahirkan banyak ulama di Sulawesi bahkan Indonesia.</p>
<p>Dia pun menyayangkan jika pemandangan itu terjadi dekat pusat keislaman yakni Masjid Agung Kota Sengkang. Muammar mengungkapkan, jangankan Sengkang, di Makkah saja ada Abu Jahal, sebagaimana juga yang viral di Arab sudah ada diskotik dan lain-lain. Tempat yang baik tidak mutlak penduduknya semua alim beragama. Ada Abu Bakar pasti juga ada Abu Jahal. Bahkan di tempat yang paling mulia, maka penggodanya juga dari tingkatan elitnya.</p>
<p>Muammar berharap, dakwah Islam di mana pun apalagi di pusat keislaman yang tersohor, terus memainkan peran dakwahnya dan yang paling utama adalah pemerintah agar membina masyarakat menjadi masyarakat berakhlak dan berkarakter dengan nilai-nilai agama dan budaya ketimuran.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/viral-video-dugem-di-depan-masjid-mui-angkat-bicara/">Viral Video Dugem di Depan Masjid, MUI Angkat Bicara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i3.wp.com/static.republika.co.id/uploads/images/inpicture_slide/dugem-di-jalan-depan_240824074854-671.png?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Viral Ngisi BBM Kena Biaya Admin Rp5.000, Operator SPBU Langsung Dipecat</title>
		<link>https://majalahjakarta.id/viral-ngisi-bbm-kena-biaya-admin-rp5-000-operator-spbu-langsung-dipecat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Aug 2024 09:16:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BBM]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=73588</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jika konsumen menemukan pelayanan SPBU yang tidak semestinya, maka bisa melaporkan melalui call center 135</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/viral-ngisi-bbm-kena-biaya-admin-rp5-000-operator-spbu-langsung-dipecat/">Viral Ngisi BBM Kena Biaya Admin Rp5.000, Operator SPBU Langsung Dipecat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>Jika konsumen menemukan pelayanan SPBU yang tidak semestinya, maka bisa melaporkan melalui call center 135</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Operator SPBU 54.80153 yang berlokasi di Jalan Pulau Komodo, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali, dipecat setelah viral video dugaan pungutan liar (pungli) dengan meminta biaya administrasi pembelian BBM sebesar Rp5.000.</p>
<p>&#8220;Atas kejadian ini, Pertamina Patra Niaga langsung melakukan pengecekan ke SPBU tersebut dan kepada operator yang melakukan indikasi pungli sudah dilakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada kesempatan pertama,&#8221; kata Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari dalam keterangan tertulis, Selasa (13/8).</p>
<p>Pihaknya juga meminta pengelola SPBU untuk meningkatkan pengawasan, sehingga kejadian serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari. Ia juga menekankan perusahaan senantiasa berkomitmen mengedepankan kenyamanan konsumen dan sesuai dengan aturan yang berlaku.</p>
<p>&#8220;Kejadian ini menjadi pembelajaran bagi seluruh SPBU agar meningkatkan pengawasan di lapangan, agar tidak ada lagi oknum-oknum operator yang melakukan pungli ataupun memberikan pelayanan tidak sesuai ketentuan,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Perusahaan juga memohon maaf atas kejadian ini. Jika konsumen menemukan pelayanan SPBU yang tidak semestinya, maka bisa melaporkan melalui call center 135.</p>
<p>&#8220;Kami mohon maaf atas kejadian ini. Jika konsumen menemukan kendala saat pengisian BBM di SPBU Pertamina atau mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya, dapat melaporkan ke call centre Pertamina 135,&#8221; ujar Heppy.</p>
<p>Sementara, Nyoman Sukirta selaku Pengawas SPBU 54.80153 di Jalan Pulau Komodo, Kecamatan Denpasar Barat, mengklaim, pungutan Rp5 ribu untuk biaya administrasi bukan dari pihak manajemen tetapi inisiatif dari operator atau petugas SPBU tersebut.</p>
<p>&#8220;Enggak ada (dari pihak manajemen). Dari manajemen tidak ada pungutan itu, itu inisiatif operator saja,&#8221; katanya.</p>
<p>Sebelumnya, viral di media sosial instagram sebuah video yang memperlihatkan perdebatan seorang warga yang komplain kepada petugas SPBU karena dipotong R 5 ribu untuk biayai administrasi saat mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax sebesar Rp 100 ribu.</p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="in">Sejak kapan ngisi BBM di SPBU <a href="https://twitter.com/pertamina?ref_src=twsrc%5Etfw">@pertamina</a> ada biaya admin 5000?</p>
<p>Kronologi<br />
Customer isi pertamax 100rb, tapi yang masuk cuma 95rb. Yang 5rb katanya buat biaya admin</p>
<p>Customer Protes<br />
Petugas SPBU : beli 100 ribu aja berisik</p>
<p>📹Shintya<br />
📍Sanglah,Denpasar,Bali <a href="https://t.co/Dfzu52d4Be">pic.twitter.com/Dfzu52d4Be</a></p>
<p>— Miss Tweet | (@Heraloebss) <a href="https://twitter.com/Heraloebss/status/1823174002623352954?ref_src=twsrc%5Etfw">August 13, 2024</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p>Warga yang merasa dirugikan itu pun, akhirnya komplain dan mempertanyakan aturan mengisi BBM sebesar Rp100 ribu kenapa dipotong Rp5 ribu sehingga BBM yang terisi atau masuk hanya Rp 95 ribu.</p>
<p>&#8220;Di mana aturannya,&#8221; tanya warga tersebut, diikutip pada Selasa (13/8).</p>
<p>&#8220;Pak dimana-mana gitu pak. Coba aja bapak beli di tempat lain,&#8221; jawab petugas SPBU tersebut.</p>
<p>&#8220;Di mana-mana saya baca, di koran enggak ada, peraturannya mana?. Ada peraturan tertulis, kasih lihat saya, kalau dikasih lihat saya bayar Rp5 ribu. Itu saya beli pertamax bukan pertalite di tempat lain juga tidak begitu,&#8221; timpal warga tersebut.</p>
<p>Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Ahad Rahedi menekankan pungli tersebut menyalahi SOP yang ditetapkan.</p>
<p>&#8220;Sebagai tindak lanjut pihak Pertamina meminta kepada pihak SPBU untuk membuat berita acara klarifikasi perihal kejadian tersebut serta memberikan sanksi pemutusan hubungan kerja (PHK) bagi operator yang melakukan pelanggaran tidak sesuai dengan SOP,&#8221; kata Ahad, dalam keterangan tertulisnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/viral-ngisi-bbm-kena-biaya-admin-rp5-000-operator-spbu-langsung-dipecat/">Viral Ngisi BBM Kena Biaya Admin Rp5.000, Operator SPBU Langsung Dipecat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i3.wp.com/assets.pikiran-rakyat.com/crop/0x0:0x0/1200x675/photo/2024/08/13/1680228484.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Viral! Ngisi BBM Disini Kena Biaya Admin Rp5000</title>
		<link>https://majalahjakarta.id/viral-ngisi-bbm-disini-kena-biaya-admin-rp5000/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Aug 2024 09:10:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=73585</guid>

					<description><![CDATA[<p>Beredar video kejadian viral di sebuah stasiun pengian bahan bakar umum (SPBU) di daerah Bali melakukan tindakan tak terpuj</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/viral-ngisi-bbm-disini-kena-biaya-admin-rp5000/">Viral! Ngisi BBM Disini Kena Biaya Admin Rp5000</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Beredar video kejadian viral di sebuah stasiun pengian bahan bakar umum (SPBU) di daerah Bali melakukan tindakan tak terpuji.</p>
<p>SPBU ini menarik uang kepada konsumen. Bukan untuk pembayaran bahan bakar minyak (BBM). Uang yang ditarik ini bisa dibilang liar.</p>
<p>Karena, digunakan untuk biaya admin. Video viral ini diunggah oleh akun @Heraloebss pada Selasa 13 Agustus pukul 08.45 WIB.</p>
<p>Dalam video awalnya tampak si perekam marah-marah kepada petugas SPBU. Diketahui kemarahan muncul karena ada pungutan biaya RP5.000 untuk biaya admin.</p>
<p>&#8220;Saya baca di mana-mana. Di kolom, ga ada peraturannya. Peraturan tertulis. Kalau saya dikasih lihat, saya bayar Rp5.000,&#8221; kata si perekam video.</p>
<p>Lebih lanjut, si perekam juga mengeluhkan Tindakan tersebut.</p>
<p>Karena ia tak membeli BBM subsidi Pertalite. &#8220;Itu saya beli Pertamax,&#8221; kata si perekam lagi.</p>
<p>Si pengelola SPBU kemudian membela diri.</p>
<p>Ia menyatakan jika biaya admin Rp5.000 itu akan ditemui pada SPBU lain.</p>
<p>&#8220;Ya bapak coba aja ke store lainnya,&#8221; kata si petugas SPBU.</p>
<blockquote class="twitter-tweet">
<p dir="ltr" lang="in">Sejak kapan ngisi BBM di SPBU <a href="https://twitter.com/pertamina?ref_src=twsrc%5Etfw">@pertamina</a> ada biaya admin 5000?</p>
<p>Kronologi<br />
Customer isi pertamax 100rb, tapi yang masuk cuma 95rb. Yang 5rb katanya buat biaya admin</p>
<p>Customer Protes<br />
Petugas SPBU : beli 100 ribu aja berisik</p>
<p>📹Shintya<br />
📍Sanglah,Denpasar,Bali <a href="https://t.co/Dfzu52d4Be">pic.twitter.com/Dfzu52d4Be</a></p>
<p>— Miss Tweet | (@Heraloebss) <a href="https://twitter.com/Heraloebss/status/1823174002623352954?ref_src=twsrc%5Etfw">August 13, 2024</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p>&#8220;Apakah ini pungli. Tiap hari beli Pertamax Rp100 ribu. Kena biaya Rp5.000 per transaksi,&#8221; tutur akun tersebut bertanya.</p>
<p>Netizen pun berkomentar terhadap video viral yang beredar di X tersebut. Banyak yang menyanyangkan Tindakan dari petugas SPBU itu.</p>
<p>&#8220;Calon update status pekerjaan menjadi jobless,&#8221; tutur akun @**xSanguina.</p>
<p>&#8220;Habis ini bakalan ada video minta maaf nih. Bayangin kalua 10 kendaraan yang isi BBM.</p>
<p>Lumayan tuh udah 50.000,&#8221; kata akun @**flwercityxz.</p>
<p>&#8220;Ada aja ya kelakuan. Dari mana aturannya kaya gitu? Mana bilang tempat lain juga sama,&#8221; ujar akun @**ndnie.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/viral-ngisi-bbm-disini-kena-biaya-admin-rp5000/">Viral! Ngisi BBM Disini Kena Biaya Admin Rp5000</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i3.wp.com/assets.pikiran-rakyat.com/crop/0x0:0x0/1200x675/photo/2024/08/13/1680228484.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Aksi Koboi Staf Panitera PN Depok, Langsung Diamankan Polisi</title>
		<link>https://majalahjakarta.id/aksi-koboi-staf-panitera-pn-depok-langsung-diamankan-polisi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Aug 2024 06:25:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Panitera PN Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=73566</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oknum pegawai PN Kota Depok yang melakukan aksi koboi terhadap seorang sekuriti itu diketahui sebagai staf panitera</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/aksi-koboi-staf-panitera-pn-depok-langsung-diamankan-polisi/">Aksi Koboi Staf Panitera PN Depok, Langsung Diamankan Polisi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOK</strong></a> &#8211; Aksi koboi yang dilakukan oknum pegawai Pengadilan Negeri (PN) Kota Depok, berinisial DN sempat viral di media social (medsos) dan mendapat kecaman dari masyarakat.</p>
<p>Dari informasi yang beredar, oknum pegawai PN Kota Depok yang melakukan aksi koboi terhadap seorang sekuriti itu diketahui sebagai staf panitera.</p>
<p>Pihak kepolisian menangkap staf Pengadilan Negeri (PN) Depok berinisial DR yang melakukan aksi kekerasan dan pengancaman terhadap tetangganya sendiri Rastono (46).</p>
<p>Aksi pelaku sempat viral karena menodongkan pistol jenis airsoft gun ke korban di sebuah perumahan kawasan Bojongsari, Kota Depok.</p>
<p>Kapolsek Bojongsari, Kompol Yefta Ruben Hasian menjelaskan, saat ini pihaknya sedang melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan para saksi.</p>
<p>“Proses penyidikannya sudah kita lalui, dalam artian kita sedang lakukan pemeriksaan terhadap pelakunya,” kata Yefta kepada awak media, Selasa (13/8/2024).</p>
<p>“Kemudian kita juga ambil pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang melihat,” sambungnya.</p>
<p>Selain itu, pihak kepolisian juga Tengah melakukan analisis dokumen bukti rekaman CCTV di lokasi.</p>
<p>Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 351 KUHP dan Pasal 335 tentang Pengancaman dengan Kekerasan dan terancam empat tahun kurungan.</p>
<blockquote class="instagram-media" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/C-kxYibSD5C/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14">
<div style="padding: 16px;">
<p>&nbsp;</p>
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
<p>&nbsp;</p>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" href="https://www.instagram.com/reel/C-kxYibSD5C/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh INFO SAWANGAN &amp; BOJONGSARI DEPOK (@sawanganterkini)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p><script async src="//www.instagram.com/embed.js"></script></p>
<h3>Klarifikasi PN Depok</h3>
<p>PN Kota Depok, akhirnya angkat suara terkait aksi koboi yang dilakukan pegawainya tersebut. Namun, peristiwa itu terjadi di luar jam kerja.</p>
<p>Humas PN Depok, Andry Eswin mengatakan, pria yang videonya viral menodongkan pistol itu merupakan staf panitera PN Depok berinisial DN.</p>
<p>&#8220;Benar itu adalah pegawai kami inisial DN. Sebagai staf, staf di kepaniteraan. Tapi kejadian tersebut di luar jam kerja,&#8221; kata Andry Eswin seperti dilansir dari Radar Depok (Radar Bogor Group).</p>
<p>Andry Eswin mengatakan, pihaknya tengah mendalami motif yang melatarbelakangi peristiwa penodongan dan aksi koboi tersebut.</p>
<p>&#8220;Saat ini lagi dilakukan pemeriksaan internal terhadap yang bersangkutan. Di mana Pak Wakil Ketua Pengadilan di Depok, Pak Doctor Bambang, sebagai Ketua Tim Pemeriksa,&#8221; jelas Andry Eswin.</p>
<p>Kata Andry Eswin, PN Depok belum dapat memastikan soal motif dan jenis senjata yang digunakan pelaku DN dalam aksi penodongannya.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/aksi-koboi-staf-panitera-pn-depok-langsung-diamankan-polisi/">Aksi Koboi Staf Panitera PN Depok, Langsung Diamankan Polisi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/asset-2.tstatic.net/wartakota/foto/bank/images/PN-Kota-Depok-menodongkan-pistol.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Kadis Akui Usia Mobil Damkar Depok Sudah Tua</title>
		<link>https://majalahjakarta.id/kadis-akui-usia-mobil-damkar-depok-sudah-tua/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jul 2024 03:57:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Damkar Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=72651</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sebagian besar adalah produksi tahun 2008 hingga 2016, dengan dua unit terbaru dari tahun 2019</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/kadis-akui-usia-mobil-damkar-depok-sudah-tua/">Kadis Akui Usia Mobil Damkar Depok Sudah Tua</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>Sebagian besar adalah produksi tahun 2008 hingga 2016, dengan dua unit terbaru dari tahun 2019</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOK</strong></a> &#8211; Menanggapi viralnya video yang tersebar di dunia maya terkait kondisi mobil dinas pemadam kebakaran (Damkar), Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, Adnan Mahyudin, memberikan klarifikasi resmi mengenai situasi sebenarnya.</p>
<p>Adnan menjelaskan bahwa saat ini, beberapa unit mobil pemadam kebakaran memang sedang dalam proses perawatan dan menunggu kedatangan suku cadang dari luar negeri.</p>
<p>&#8220;Kami mengakui bahwa ada beberapa kendaraan yang saat ini sedang dalam proses perawatan, termasuk mesin, oli, dan alat-alat lainnya seperti gergaji mesin serta rem tangan. Perawatan ini juga mencakup perbaikan pada mesin PTO yang digunakan untuk mengambil air,&#8221; ungkap Adnan saat ditemui di Mako Grand Depok City (GDC), Sukmajaya, Kota Depok.</p>
<p>Dari total 29 unit mobil pemadam kebakaran yang dimiliki Kota Depok, sebagian besar adalah produksi tahun 2008 hingga 2016, dengan dua unit terbaru dari tahun 2019.</p>
<p>Anggaran pemeliharaan yang dialokasikan dalam APBD 2024 sebesar Rp700 juta harus dibagi untuk seluruh kendaraan, sehingga setiap unit memerlukan perhatian yang terjadwal.</p>
<p>Adnan juga mengakui bahwa salah satu tantangan terbesar dalam pemeliharaan adalah usia kendaraan yang relatif tua dan kesulitan dalam mendapatkan suku cadang yang sesuai dengan karoseri mobil tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami menghadapi kendala ini dengan berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan perawatan sesuai anggaran yang tersedia,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Selama periode perawatan, Adnan menegaskan bahwa unit-unit damkar yang sedang diperbaiki digantikan oleh kendaraan standby yang ada di masing-masing Unit Pelaksana Teknis (UPT).</p>
<p>&#8220;Setiap UPT dilengkapi dengan tiga unit pemadam kebakaran dan satu unit komando double cabin. Jadi, meskipun ada beberapa kendaraan yang sedang diperbaiki, kami tetap memiliki unit lain yang siap digunakan,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Adnan juga menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan memastikan bahwa setiap UPT memiliki kendaraan cadangan yang siap digunakan.</p>
<p>&#8220;Kami memahami keluhan dari petugas dan masyarakat. Namun, kami memastikan bahwa proses perbaikan dan pemeliharaan kendaraan damkar tetap dilakukan sebaik mungkin,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Dengan klarifikasi ini, Adnan berharap agar masyarakat memahami kondisi yang ada dan terus memberikan dukungan kepada petugas damkar yang bekerja keras dalam menjaga keselamatan kota.</p>
<p>Kasus ini mencuat ke permukaan setelah video keluhan dari petugas damkar menyebar luas di media sosial, menarik perhatian publik terhadap kondisi peralatan dan kesiapan operasional pemadam kebakaran di Kota Depok.</p>
<p>Klarifikasi dari Kepala DPKP diharapkan dapat memberikan penjelasan yang lebih jelas mengenai situasi yang terjadi serta langkah-langkah yang diambil untuk memperbaiki kondisi tersebut.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/kadis-akui-usia-mobil-damkar-depok-sudah-tua/">Kadis Akui Usia Mobil Damkar Depok Sudah Tua</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i1.wp.com/pict.sindonews.net/dyn/850/pena/news/2021/04/14/171/396658/viral-dugaan-korupsi-damkar-begini-kondisi-terkini-markas-pemadam-depok-srw.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Mobil Damkar Kehabisan BBM, Kadis Damkar Malah Sebut Anggotanya Bikin Onar</title>
		<link>https://majalahjakarta.id/mobil-damkar-kehabisan-bbm-kadis-damkar-malah-sebut-anggotanya-bikin-onar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jul 2024 06:17:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Damkar Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=72058</guid>

					<description><![CDATA[<p>Adnan juga akan melakukan pembinaan kepada petugas Damkar yang telah membuat keonaran perihal saldo uang elektronik yang minim untuk pembelian BBM</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/mobil-damkar-kehabisan-bbm-kadis-damkar-malah-sebut-anggotanya-bikin-onar/">Mobil Damkar Kehabisan BBM, Kadis Damkar Malah Sebut Anggotanya Bikin Onar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>Kadis Damkar Adnan Mahyudin disebut juga akan melakukan pembinaan kepada petugas Damkar yang telah membuat keonaran</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOK</strong></a> &#8211; Beberapa hari ini, media sosial dihebohkan dengan deretan mobil pemadam kebakaran (damkar) yang kehabisan saldo uang elektronik untuk mengisi bahan bakar di sebuah SPBU wilayah Kota Depok, Jawa Barat.</p>
<p>Dalam video yang beredar, nampak petugas damkar tersebut mengeluh karena saldo uang elektronik untuk mengisi bahan bakar minim.</p>
<p>Sambil menunjukkan fuel meter, petugas damkar tersebut mengungkapkan kondisi bahan bakar mobilnya yang tinggal setengah.</p>
<p>“Solar di bawah setengah kalau ada kebakaran, hitung waktu, hitung waktu,” kata petugas sambil menggerutu.</p>
<blockquote class="instagram-media" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/reel/C9PJRxZyioV/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" data-instgrm-version="14">
<div style="padding: 16px;">
<p>&nbsp;</p>
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center; margin-bottom: 24px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 224px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 144px;"></div>
</div>
<p>&nbsp;</p>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" href="https://www.instagram.com/reel/C9PJRxZyioV/?utm_source=ig_embed&amp;utm_campaign=loading" target="_blank" rel="noopener">Sebuah kiriman dibagikan oleh Depok Update | Info Seputar Kota Depok (@depok.update)</a></p>
</div>
</blockquote>
<p><script async src="//www.instagram.com/embed.js"></script></p>
<h3>Anggaran BBM Rp 60 Juta per Unit per Tahun</h3>
<p>Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas (Kadis) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Depok, Adnan Mahyudin mmenyebut peristiwa tersebut hanyalah kesalahpahaman dan kurangnya koordinasi antara petugas di lapangan dengan pimpinannya.</p>
<p>Dinas Damkar Kota Depok telah menganggarkan dana pembelian BBM Rp 5 juta per bulan atau Rp 60 juta per tahun untuk setiap unit pelaksana tugas (UPT).</p>
<p>“Kita punya 5 UPT dan anggaran itu ada di masing-masing unit,” kata Adnan seperti dilansir dari tribunnews.com.</p>
<p>Sedangkan untuk pembelanjaan BBM disesuaikan dengan pemakaian solar tiap unit mobil pemadam yang disalurkan melalui kartu uang elektronik.</p>
<p>“Misalnya Rp 5 juta itu dipakai sebesar Rp 3.200.000,- berarti ada sisanya ada Rp 1,8 juta, oleh SPBU dan teman-teman UPT itu di-stop dulu sebagai pengendalian bahwa kita tahu selama satu bulan itu ada pengisian sebesar 3.200.000,” ungkapnya.</p>
<p>“Nah nanti yang Rp 1.200.000 itu biasanya akan dikembalikan ke kas daerah,” sambungnya.</p>
<p>Adnan menambahkan, jika kehabisan uang pengisian BBM, anggota Damkar tak perlu panik cukup menginformasikan kepada kepala UPT masing-masing.</p>
<p>Nantinya, kepala UPT akan menelepon pihak SPBU untuk mengisikan BBM terlebih dahulu dan membayarnya nanti.</p>
<p>“UPT akan nelpon ke SPBU, Pak tolong isi dulu, nanti di top-up-nya akan menyusul di bulan depannya,” ungkapnya.</p>
<p>Adnan juga akan melakukan pembinaan kepada petugas Damkar yang telah membuat keonaran perihal saldo uang elektronik yang minim untuk pembelian BBM.</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/mobil-damkar-kehabisan-bbm-kadis-damkar-malah-sebut-anggotanya-bikin-onar/">Mobil Damkar Kehabisan BBM, Kadis Damkar Malah Sebut Anggotanya Bikin Onar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cerita di Balik Viralnya Foto Lionel Messi dan Lamine Yamal yang Masih Bayi</title>
		<link>https://majalahjakarta.id/cerita-di-balik-viralnya-foto-lionel-messi-dan-lamine-yamal-yang-masih-bayi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jul 2024 04:54:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Lamine Yamal]]></category>
		<category><![CDATA[Messi]]></category>
		<category><![CDATA[UNICEF]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=71643</guid>

					<description><![CDATA[<p>Foto tersebut diambil pada tahun 2007 sebagai bagian dari salah satu kolaborasi Barcelona dan UNICEF untuk merancang agenda amal</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/cerita-di-balik-viralnya-foto-lionel-messi-dan-lamine-yamal-yang-masih-bayi/">Cerita di Balik Viralnya Foto Lionel Messi dan Lamine Yamal yang Masih Bayi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>Foto tersebut diambil pada tahun 2007 sebagai bagian dari salah satu kolaborasi Barcelona dan UNICEF untuk merancang agenda amal</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Baru-baru ini beredar sebuah foto yang memperlihatkan Lionel Messi muda sedang memandikan Lamine Yamal yang berusia empat bulan telah menghebohkan media sosial,</p>
<p>Hampir mustahil untuk membayangkan legenda Barcelona dan sensasi muda terbaru klub ini bertemu lebih dari 15 tahun yang lalu karena saat itu, Messi bukanlah pemain terbesar di Catalonia seperti saat ini dan Yamal baru berusia kurang dari setengah tahun.</p>
<p>Banyak yang menyebut foto tersebut sebagai salah satu foto kehebatan Barcelona, ​​bahkan banyak penggemar yang menyebutnya sebagai momen Messi ‘mewariskan kekuatannya’ kepada sang bayi. Memang benar, ini adalah suatu kebetulan yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan.</p>
<p><img decoding="async" class="size-full aligncenter" src="https://barcauniversal.com/wp-content/uploads/2024/03/Messi_Yamal.png.jpg" /></p>
<h3>Kisah di balik foto bersejarah itu</h3>
<p>Foto tersebut diambil pada tahun 2007 sebagai bagian dari salah satu kolaborasi Barcelona dan UNICEF untuk merancang agenda amal yang melibatkan para pemain klub. Idenya adalah untuk menyertakan foto pemain dengan bayi kecil.</p>
<p>Disebutkan, UNICEF menghabiskan beberapa bulan untuk memilih anak-anak di Catalonia yang akan diikutsertakan dalam program ini.</p>
<p>Sebuah seleksi kemudian dilakukan orang tua yang tertarik untuk berpartisipasi dalam program ini dan seleksi acak yang diikuti di Mataro menghasilkan orang tua Yamal memenangkan kseleksi tersebut.</p>
<h3>Pemotretan spesial</h3>
<p>Terpilih sebagai salah satu dari sedikit keluarga yang berpartisipasi dalam inisiatif ini, orang tua Yamal diundang ke Camp Nou pada bulan Desember 2007.</p>
<p>Seolah-olah sudah ditakdirkan, pemain yang dipilih pada hari itu adalah Messi, pemain muda yang pemalu yang dipandang sebagai salah satu prospek terbesar tim.</p>
<p>Orang tua Yamal disambut oleh fotografer Joan Montfort dan Oriol Canals ke ruang ganti tempat pengambilan foto. Mereka tidak menyangka bahwa 16 tahun kemudian, bayi yang mereka kandung akan menjadi andalan di ruangan yang sama.</p>
<p>Saat para fotografer mempersiapkan pengambilan gambar dengan bak berisi air dan bayi Yamal, Messi yang pemalu masuk. Pemain fenomenal asal Argentina ini belum pernah menggendong seorang anak sebelumnya dan wajar saja jika Yamal, pada hari itu, menjadi yang pertama baginya.​​​​​​​​​​​​​​​</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/cerita-di-balik-viralnya-foto-lionel-messi-dan-lamine-yamal-yang-masih-bayi/">Cerita di Balik Viralnya Foto Lionel Messi dan Lamine Yamal yang Masih Bayi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i1.wp.com/barcauniversal.com/wp-content/uploads/2024/07/IMG_7678-1024x662.jpeg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Tak Sekedar Viral, Pentingnya Menilai Kebenaran dari Dua Sisi!</title>
		<link>https://majalahjakarta.id/tak-sekedar-viral-pentingnya-menilai-kebenaran-dari-dua-sisi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Jun 2024 10:30:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=69959</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEPOKPOS &#8211; Baru-baru ini ramai di media sosial sebuah video yang diduga sebagai video tindakan abusive terhadap anjing K9 jenis...</p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/tak-sekedar-viral-pentingnya-menilai-kebenaran-dari-dua-sisi/">Tak Sekedar Viral, Pentingnya Menilai Kebenaran dari Dua Sisi!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Baru-baru ini ramai di media sosial sebuah video yang diduga sebagai video tindakan abusive terhadap anjing K9 jenis Belgian Malinois yang dilakukan oleh seorang petugas keamanan di salah satu mall besar di Jakarta, Plaza Indonesia.</p>
<p>Video tersebut mendadak viral dan menjadi topik panas di kalangan netizen. Banyak pihak, khususnya mereka para pecinta binatang mengecam kejadian tersebut. Komentar-komentar pedas dan desakan klarifikasi pun tak mampu dibendung, tak terkecuali komentar-komentar yang memenuhi akun media sosial Mall Plaza Indonesia.</p>
<p>Akhirnya, pada 06 Juni 2024, pihak manajemen Plaza Indonesia melakukan permintaan maaf secara terbuka dan menyesali kejadian tersebut. Plaza Indonesia pun mengambil langkah tegas dengan memutus hubungan kerja dengan petugas keamanan dan vendor penyedia jasa keamanan tersebut.</p>
<p>Namun, beberapa hari kemudian santer beredar video rekaman CCTV yang memperlihatkan keadaan sebelum terjadinya pemukulan terhadap anjing K9 tersebut. Di video itu terlihat petugas keamanan yang sedang berjaga bersama anjingnya, lalu tiba-tiba ada seekor anak kucing yang datang menghampiri ke arah mereka dan saat petugas keamanan lengah si anjing tiba-tiba sudah menggigit si anak kucing.</p>
<p>Menyadari hal itu petugas keamanan pun berusaha melepaskan gigitan si anjing pada anak kucing hingga kejadian yang diduga sebagai pemukulan kepada anjing pun terjadi. Setelah video itu beredar luas dan ikut menjadi viral, pro kontra tentang isu ini pun semakin memanas.</p>
<p>Opini publik pun terpecah menjadi dua kubu, ada yang berbalik mendukung si petugas keamanan karena menurut mereka anjing K9, yang merupakan salah satu jenis anjing professionally trained memang perlu sesekali diberi tindakan koreksi jika tingkah lakunya sudah terlalu agresif,.</p>
<p>Ada juga kubu yang tetap mempertahankan opini mereka bahwa mau bagaimanapun keadaannya seharusnya si petugas keamanan sebagai handler tidak perlu sampai melakukan tindakan pemukulan tersebut apalagi santer beredar kabar bahwa setelah tindakan pemukulan pertama untuk melepaskan gigitan si anjing pada anak kucing, si anjing masih dipukuli.</p>
<p>Sebenarnya, setelah beredar rekaman sebelum kejadian pun tidak bisa membuat si petugas keamanan menjadi pihak yang tidak bersalah. Tetapi, dari kasus ini yang sangat disayangkan adalah bagaimana tanggapan publik bahkan pihak manajemen mall yang terkesan terlalu terburu-buru mengambil kesimpulan.</p>
<p>Apalagi membuat seolah-olah sang petugas keamanan dengan sengaja melakukan tindakan pemukulan itu. Dari keterburu-buruan dalam mengambil kesimpulan, membuat sang petugas keamanan harus kehilangan pekerjaan dan harus berpisah dengan sang anjing yang sudah membersamainya selama beberapa tahun, apalagi anjing K9 biasanya dikenal hanya mempunyai 1 orang handler yang artinya sang handler tidak bisa tiba-tiba digantikan kehadirannya oleh orang lain.</p>
<p>Pada tulisan ini, penulis tidak bermaksud untuk meng-highlight isu abusive yang sedang ramai di atas. Tetapi tulisan ini bertujuan untuk memberikan contoh kasus pada masyarakat bahwa sebuah keputusan tidak bisa diambil dengan terburu-buru, hanya menilai dari satu sisi, dan tidak ada analisis terhadap kemungkinan-kemungkinan apa saja yang bisa terjadi karena bisa menyebabkan konsekuensi yang tidak diinginkan.</p>
<p>Menurut Herbert A. Simon mengemukakan tiga proses dalam pengambilan keputusan yaitu:</p>
<p>(1) Inteligence Activity, yaitu : proses pemilihan situasi dan kondisi dengan wawasan yang inteligen;</p>
<p>(2) Design Activity, yaitu proses menemukan masalah, mengembangkan pemahaman dan menganalisis kemungkinan pemecahan masalah serta tindakan lebih lanjut, ada perencanaan pola kegiatan; dan</p>
<p>(3) Choise Activity, yaitu memilih salah satu tindakan dari sekian banyak alternatif atau kemungkinan pemecahan, dan diambil keputusan.</p>
<p>Dengan memperhatikan pembelajaran dari kasus ini, diharapkan bahwa masyarakat dapat lebih berhati-hati dan teliti dalam menanggapi situasi yang rumit dan kontroversial di masa depan.</p>
<p><em><strong>Sabrina Putri Afrilia, mahasiswa Universitas Pamulang</strong></em></p>
<p>Artikel <a href="https://majalahjakarta.id/tak-sekedar-viral-pentingnya-menilai-kebenaran-dari-dua-sisi/">Tak Sekedar Viral, Pentingnya Menilai Kebenaran dari Dua Sisi!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://majalahjakarta.id">MAJALAH JAKARTA</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i3.wp.com/asset-2.tstatic.net/jateng/foto/bank/images/Alasan-sebenarnya-satpam-Plaza-Indonesia-bernama-Nasarius-pukul-anjing.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
