<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Wartawan &#8211; MAJALAH JAKARTA</title>
	<atom:link href="https://majalahjakarta.id/tag/wartawan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://majalahjakarta.id</link>
	<description>Portal Berita Jakarta dan Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sun, 28 Jul 2024 04:44:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.2</generator>

<image>
	<url>https://majalahjakarta.id/go/wp-content/uploads/2025/08/MJ-100x100.jpg</url>
	<title>Wartawan &#8211; MAJALAH JAKARTA</title>
	<link>https://majalahjakarta.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Wartawan Dikeroyok Usai Naikkan Berita Dugaan Korupsi Anggota DPRD Nagekeo</title>
		<link>https://majalahjakarta.id/wartawan-dikeroyok-usai-naikkan-berita-dugaan-korupsi-anggota-dprd-nagekeo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Jul 2024 04:44:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[Kekerasan Terhadap Wartawan]]></category>
		<category><![CDATA[Wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=72879</guid>

					<description><![CDATA[Wartawan di media Terobos Nusantara dianiaya atau dikeroyok oleh sekelompok orang yang diduga tim sukses salah satu anggota DPRD Nagekeo terpilih]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Suprianto (30) warga Dusun Kaburea, Desa Tendakinde, Kecamatan Wolowae, Nagekeo, NTT yang juga merupakan wartawan di media Terobos Nusantara dianiaya atau dikeroyok oleh sekelompok orang yang diduga tim sukses salah satu anggota DPRD Nagekeo terpilih.</p>
<p>Suprianto dikeroyok lantaran me-repost berita yang dimuat oleh salah satu media online terkait dugaan korupsi dana Badan Usaha Milik Antar Desa (BUMAD) yang menyeret nama anggota DPRD Nagekeo terpilih Yan Siga dari partai Gerindra yang dimana di dalam komentar postingan berita itu kedua belah pihak saling adu urat saraf dan bukan-bukan soal privasi.</p>
<p>Tak terima, kelompok tim sukses itu kemudian menyambangi kediaman Suprianto dan langsung melakukan aksi pengeroyokan hingga Suprianto mengalami memar dibagian kepala dan juga luka dibagian bibir.</p>
<p>Di uraikan bahwa, pengeroyokan itu terjadi pada hari Rabu 24 Juli 2024 sekitar pukul 15:50 Wita saat dirinya hendak berangkat melaut. Pengakuannya lagi, ada salah seorang perangkat Pemerintah Desa Tendakinde yakni Kepala Dusun Kaburea inisial DN yang ikut terlibat dalam aksi pengeroyokan dirinya.</p>
<p>“Saat itu saya tengah siap-siap turun laut kemudian DN (kepala dusun), IA dan EE datang ke rumah ketuk-ketuk pintu kemudian saya buka. Lalu DN berkata ke saya bisa kita duduk di dalam ? Lalu saya jawab maaf saya mau turun laut nanti pulang dari laut baru kita ketemu. Tiba-tiba DN menarik kerak baju sembari tanya kenapa kamu sebut saya bloon, kemudian saya jawab karena kamu bawa-bawa keluarga bapak dan bawa-bawa privasinya saya. Setelah itu IA tarik tangan saya dan DN tarik kerak baju saya. Jujur saja saya tidak fokus dengan mereka saya fokus ke anak saya yang teriak histeris di depan pintu sambil berkata sudah &#8211; sudah sambil menangis,” terang Suprianto.</p>
<p>Suprianto menjelaskan lagi, setelah menarik kerak baju dan memegang tangannya, IA dan DN seketika mencekik sembari melayangkan pukulan ke arah kepala dan arah mulutnya.</p>
<p>Lebih lanjut, saat itu tim sukses Yan Siga yang lainnya datang sembari berteriak mengancam mau mengusir dan mengancam akan mebakar rumahnya lantaran dirinya dianggap hama.</p>
<p>“Setelah itu saya ditonjok bahkan saya dicekik datang sudah warga melerai. Kemudian datang lagi tim suksesnya Yan Siga yang lainnya sembari teriak-teriak bakar rumah saya katanya saya warga tidak jelas, kemudian saya diancam diusir ada kalimat juga yang saya dengar kalau mereka mau panggil orang Kambubheka untuk pukul saya katanya saya hama di kampung ini yang teriak itu, om do, om nahrudin dan om usmani. Kepala saya bagian kiri bengkak memar bibir bagian kanan luka,” urainya.</p>
<p>Atas aksi pengeroyokan tersebut, Suprianto kemudian membuat laporan polisi di Polres Nagekeo dengan bukti Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor: STPL/81/VII/2024/SPKT/POLRES NAGEKEO/POLDA NUSA TENGGARA TIMUR.</p>
<p>Selain itu, Suprianto berharap agar Polres Nagekeo selalu transparan dalam menangani kasus yang menimpa dirinya tersebut.</p>
<p>“Saya berharap Polres Nagekeo transparan dalam menangani kasus yang menimpa saya ini,” pungkasnya.</p>
<p>Sumber: Netralnews.com</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/nnc-media.netralnews.com/IMG-Netral-News-User-3096-XZ2KUTFA4S.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Dewan Pers Minta Polisi Usut Pelaku Kekerasan Wartawan di Sidang SYL</title>
		<link>https://majalahjakarta.id/dewan-pers-minta-polisi-usut-pelaku-kekerasan-wartawan-di-sidang-syl/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jul 2024 10:43:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kekerasan Terhadap Wartawan]]></category>
		<category><![CDATA[Wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=72125</guid>

					<description><![CDATA[Pelaku yang diduga merupakan pendukung SYL tersebut telah menganiaya dan menghalangi kerja wartawan saat mencari berita]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>JAKARTA</strong></a> &#8211; Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu meminta Polda Metro Jaya mengusut tuntas pelaku kekerasan kepada wartawan yang terjadi pada sidang pembacaan putusan mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), seiring dengan kasus tersebut yang sudah beredar di ruang publik.</p>
<p>Ia mengatakan pelaku yang diduga merupakan pendukung SYL tersebut telah menganiaya dan menghalangi kerja wartawan saat mencari berita.</p>
<p>&#8220;Kalau ini dilakukan pembiaran maka punya potensi berulang pada waktu yang akan datang,&#8221; kata Ninik saat ditemui di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta, Sabtu.</p>
<p>Dia pun mengecam tindakan berupa kekerasan, upaya menghalangi kerja wartawan, hingga perusakan pada alat kerja wartawan.</p>
<p>Ninik menegaskan wartawan yang menjalankan tugas dimandatkan oleh Pasal 18 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.</p>
<p>Dengan demikian, kata dia, jurnalis mempunyai tugas untuk melakukan berbagai kegiatan dalam memenuhi hak warga masyarakat untuk tahu apa yang terjadi.</p>
<p>&#8220;Ini dijamin dan tidak boleh dihalang-halangi, diintimidasi, apalagi sampai dilakukan perusakan,&#8221; ucap dia..</p>
<p>Maka dari itu, Ninik berharap berbagai lembaga pelayanan publik seperti lembaga peradilan bisa memitigasi hal tersebut dengan pengetatan aparat keamanan untuk menjaga keselamatan dan memberikan perlindungan kepada wartawan yang menjalankan tugasnya.</p>
<p>&#8220;Terutama bagi para jurnalis yang terkadang tidak memiliki ruang untuk bebas meminta informasi kepada pihak-pihak yang diperlukan,&#8221; ungkap Ninik.</p>
<p>Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengatakan sedang mendalami barang bukti kasus pengeroyokan terhadap kamerawan televisi, Bodhiya Vimala Sucitto, saat meliput persidangan SYL di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.</p>
<p>Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Ade Ary Syam Indradi kepada pers di Jakarta, Sabtu, korban membawa dua barang bukti untuk didalami oleh penyidik.</p>
<p>&#8220;Saat pelapor membuat laporan datang ke SPKT Polda metro Jaya, pelapor menghadirkan dua barang bukti. Pertama satu video, kedua kamera digital,&#8221; katanya.</p>
<p>Ade Ary menjelaskan bahwa terhadap dua barang bukti tersebut, saat ini sedang dilakukan pendalaman oleh Tim Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan (Subdit Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.</p>
<p>&#8220;Di awali pemeriksaan korban, saksi-saksi yang ada di TKP, penyelidik datangi TKP, melakukan pengecekan di TKP, mencari CCTV dan sebagainya,&#8221; katanya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/thumb.tvonenews.com/thumbnail/2024/07/13/669226abf03d9-buntut-dugaan-kekerasan-terhadap-jurnalis-di-sidang-syl-dewan-pers-ultimatum-polda-metro-jaya-beri-tindakan-ini-ke-pelaku_1265_711.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>TNI akan Tindaklanjuti Laporan Keterlibatan Oknum pada Kasus Rico Sempurna Pasaribu</title>
		<link>https://majalahjakarta.id/tni-akan-tindaklanjuti-laporan-keterlibatan-oknum-pada-kasus-rico-sempurna-pasaribu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jul 2024 01:30:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Rico Sempurna Pasaribu]]></category>
		<category><![CDATA[Wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=72109</guid>

					<description><![CDATA[Aksi pembakaran ini terekam sangat jelas dari analisa kamera pengawas atau CCTV di sekitar rumah korban Sempurna Pasaribu]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>Aksi pembakaran ini terekam sangat jelas dari analisa kamera pengawas atau CCTV di sekitar rumah korban Sempurna Pasaribu</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Kristomei Sianturi mengatakan jajarannya akan menindaklanjuti laporan terkait keterlibatan oknum TNI AD dalam kasus pembunuhan wartawan Rico Sempurna Pasaribu di Medan, Sumatera Utara. Pada Jumat (12/7/2024), satu anggota TNI AD berinisial HB dilaporkan ke Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad).</p>
<p>&#8220;Bahwa TNI AD, dalam hal ini Puspomad, akan menindak lanjuti laporan tersebut dan berkoordinasi dengan Pomdam I/BB, karena locus delictie kejadian ada di wilayah Kodam I/BB,&#8221; kata Kristomei seperti dilansir Republika, Sabtu.</p>
<p>Kristomei mengapresiasi upaya keluarga korban yang mau melapor ke Puspomad terkait dugaan keterlibatan oknum TNI AD. Hal tersebut dinilai sangat membantu TNI AD dalam menindak tegas oknumnya yang melakukan tindakan kriminal.</p>
<p>Jika nanti terbukti ada oknum yang terlibat dalam kasus pembunuhan tersebut, Kristomei memastikan akan menindak prajurit sesuai ketentuan hukum yang berlaku.</p>
<p>&#8220;Namun kita tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah, jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan,&#8221; kata dia.</p>
<p>Adapun, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara kembali menetapkan tersangka baru yang diduga terlibat dalam kasus pembakaran rumah wartawan Rico Sempurna Pasaribu di Jalan Nabung Surbakti, Kabupaten Karo.</p>
<p>&#8220;Kami sudah tetapkan B sebagai tersangka baru dalam kasus pembakaran rumah Rico Sempurna Pasaribu,&#8221; ujar Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Hadi Wahyudi di Medan, Kamis (11/7/2024). Hadi mengatakan B ditangkap di Kabupaten Karo setelah petugas menangkap eksekutor pembakaran rumah korban yakni RAS pada Sabtu (6/7/2024) dan YST, Ahad (7/7/2024).</p>
<p>Menurut, dia tersangka B tersebut yang memerintahkan kedua pelaku lainnya membakar rumah korban Rico Sempurna Pasaribu</p>
<p>&#8220;Tersangka B menyuruh YST membakar, serta memberikan uang Rp130 ribu kepada RAS untuk dibelikan minyak Pertalite dan solar yang digunakan membakar rumah korban,&#8221; tutur Hadi.</p>
<p>Hadi mengatakan, RAS bersiap dengan menggunakan sepeda motor. Setelah api menyala, kedua pelaku kabur dan membuang botol bekas campuran bahan bakar minyak (BBM) sekitar 30 meter dari tempat kejadian perkara.</p>
<p>&#8220;Aksi pembakaran ini terekam sangat jelas dari analisa kamera pengawas atau CCTV di sekitar rumah korban Sempurna Pasaribu,&#8221; kata dia.</p>
<p>Dalam peristiwa kebakaran tersebut mengakibatkan empat korban jiwa, yakni Rico Sempurna Pasaribu, Efprida Boru Ginting (istri), Sudiinveseti Pasaribu (anak), dan Lowi Situngkir (cucu) pada Kamis (27/6/2024) dini hari.</p>
<p>Dokter forensik RS Bhayangkara TK II Medan dr Ismurizal SpF pada Selasa (9/7/2024) mengungkapkan, bahwa Rico Sempurna Pasaribu, meninggal karena terbakar.</p>
<p>&#8220;Keempat korban masih hidup sebelum meninggal terbakar. Mereka menghirup material kebakaran dikuatkan dengan ditemukan jelaga di dalam tubuh korban,&#8221; ujar Ismurizal.</p>
<p>Lebih lanjut Ismurizal mengatakan, para korban juga mengalami luka bakar maksimal dengan tingkatan atau grade enam. &#8220;RS Bhayangkara Medan menerima jenazah korban dari Polres Tanah Karo dengan kondisi seperti itu,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Memperkuat itu, Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Komisaris Jenderal Polisi Agung Setya Imam Effendi mengatakan dokter forensik juga menemukan jelaga di saluran pernafasan dan pencernaan keempat korban. Tak hanya itu, jenazah tidak dapat dilakukan cek narkoba karena bagian dalam tubuh jenazah sudah menyatu dan tidak ditemukan urine.</p>
<p>&#8220;Metode pengungkapan kasus seperti ini, laboratorium forensik dikenal dengan scientific crime investigation (SCI). Pengungkapan secara ilmiah,&#8221; ucap jenderal bintang tiga tersebut.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/static.promediateknologi.id/crop/0x585:1063x1195/750x500/webp/photo/p1/961/2024/06/30/Screenshot_20240630_153002_Instagram-3785247577.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Keluarga Ungkap Isi Percakapan Telepon Rico Sempurna Pasaribu yang Tewas Dibakar</title>
		<link>https://majalahjakarta.id/keluarga-ungkap-isi-percakapan-telepon-rico-sempurna-pasaribu-yang-tewas-dibakar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jul 2024 01:29:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[Rico Sempurna Pasaribu]]></category>
		<category><![CDATA[Wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=72108</guid>

					<description><![CDATA[Rico juga beberapa kali meminta perlindungan dari pihak polisi lantaran kerap menerima ancaman dari oknum yang diyakini sebagai anggota TNI]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>Rico juga beberapa kali meminta perlindungan dari pihak polisi lantaran kerap menerima ancaman dari oknum yang diyakini sebagai anggota TNI</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Keluarga Rico Sempurna Pasaribu, wartawan yang tewas karena dibunuh dalam insiden rumah terbakar di Medan, melaporkan seorang anggota TNI AD yakni Koptu HB dari Batalyon Infantri Simbisa 125 Kabanjahe ke Puspomad di Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (12/7/2024) siang.</p>
<p>HB dilaporkan ke Puspomad lantaran diduga menjadi salah satu dalang dari terbunuhnya Rico bersama keluarganya.</p>
<p>Menurut kuasa hukum keluarga Rico, Irfan Saputra, HB beberapa kali diberitakan oleh Rico lantaran diduga terlibat dalam aktivitas judi di lingkungan TNI. Berita itu pun meluas hingga membuat HB meminta pihak media tempat Rico bekerja untuk menurunkan berita tersebut.</p>
<p>&#8220;Ada juga percakapan tentang adanya telepon beberapa kali dari yang kita laporkan ini yang diduga anggota TNI itu kepada pimrednya (Rico) untuk melakukan takedown kepada pemberitaan yang sebelumnya dilakukan,&#8221; kata Irfan Saputra di Puspomad, Gambir, Jakarta Pusat.</p>
<p>Tidak hanya itu, Rico juga beberapa kali meminta perlindungan dari pihak polisi lantaran kerap menerima ancaman dari oknum yang diyakini sebagai anggota TNI. Ancaman tersebut sering diterima setelah Rico setelah beberapa kali memberitakan soal keterlibatan HB dalam aktivitas judi.</p>
<p>Karena bukti-bukti tersebut, Irfan dan keluarga korban memberanikan diri untuk melaporkan HB ke Puspomad. Irfan melanjutkan, pihaknya sudah menyerahkan beberapa barang bukti berupa bukti percakapan aplikasi media sosial antara Rico dan HB.</p>
<p>Pihaknya juga telah memberikan bukti percakapan HB kepada pimred media tempat Rico bekerja terkait permintaan menurunkan berita. Irfan berharap Puspomad serius menyelidiki laporan tersebut demi mengungkap adanya tersangka lain dibalik tersangka B, RAS dan YT yang sebelumnya sudah tertangkap.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i2.wp.com/static.promediateknologi.id/crop/0x585:1063x1195/750x500/webp/photo/p1/961/2024/06/30/Screenshot_20240630_153002_Instagram-3785247577.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Mengenal SCI, Metode yang Digunakan Polda Sumut Ungkap Pembakaran Rumah Wartawan Rico Sempurna Pasaribu</title>
		<link>https://majalahjakarta.id/mengenal-sci-metode-yang-digunakan-polda-sumut-ungkap-pembakaran-rumah-wartawan-rico-sempurna-pasaribu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jul 2024 03:45:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Rico Sempurna Pasaribu]]></category>
		<category><![CDATA[Wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=71707</guid>

					<description><![CDATA[Wartawan Rico Sempurna Pasaribu dan keluarganya tewas dibakar usai mengungkap praktik judi online]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Tak butuh lama, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) berhasil menangkap pelaku pembakaran rumah Rico Sempurna Pasaribu yang terjadi pada Kamis dinihari (27/6/2024), di Jalan Nabung Surbakti, Kabanjahe, Karo. Keberhasilan pengungkapan kasus tersebut tak terlepas dari penggunaan metode modern Scientific Crime Investigation (CSI) oleh penyidik.</p>
<p>Para pelaku yang ditangkap tersebut berjumlah 2 orang, masing-masing memiliki peran dan tugas berbeda-beda. Kedua pelaku merupakan eksekutor berinisial RAS (37) dan YT alias Selawang (36). RAS bertugas sebagai driver atau pengemudi motor, sedangkan temannya YT alias Selawang berperan menyiramkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite yang sudah dicampur solar ke rumah korban.</p>
<p>Kapolda Sumut, Komjen Pol Agung Setya Imam Effendi menjelaskan, pembakaran rumah Rico Sempurna Pasaribu oleh kedua pelaku eksekutor tersebut menewaskan 4 orang. Selain Rico Sempurna Pasaribu, juga istrinya Efprida boru Ginting (48), anaknya SIP (12), dan cucunya LS (3), ikut jadi korban.</p>
<p>“Scientific Crime Investigation merupakan metode memadukan antara teknik prosedur, dan teori ilmiah untuk mengumpulkan bukti dalam melawan kejahatan dan memenuhi kebutuhan hukum. Metode ini digunakan agar polisi mendapatkan kesimpulan berdasarkan keidentikan dari berbagai sudut pandang disiplin keilmuan, sehingga penyebab kebakaran itu dapat terungkap secara terang-benerang,” ungkap Kapolda Sumut Komjen Pol Agung Setya Imam Effendi, saat konferensi pers Bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI M Hasan, di Mapolres Karo, Senin (8/7/2024).</p>
<p>Komjen Agung Setya mengatakan, pelaku YT membeli sebotol Pertalite dan solar seharga Rp 130 ribu kemudian dicampur dan diaduk dalam jeriken. Cairan mudah terbakar itu dimasukkan ke dalam 2 botol bekas minuman. Untuk menutupi wajah dan badan, kedua pelaku mengenakan sebo atau penutup kepala serta selimut saat beraksi.</p>
<p>Tak lama Kemudian, YT diboncengi RAS menggunakan sepeda motor matic menuju rumah Rico Sempurna Pasaribu di Jalan Nabung Surbakti, Kabanjahe, Karo. Sesampainya di rumah korban, kata jenderal bintang 3 tersebut, mereka tidak berhenti, melainkan memperlambat kecepatan motor matic ditunggangi sembari memastikan ada atau tidak orang di dalamnya.</p>
<p>Ketika itu, kata Komjen Pol Agung Setya, YT melihat situasi di sekitar lokasi, sedangkan RAS mengawasi. Dipastikan aman, YT menyiramkan dua botol cairan mudah terbakar ke sekeliling rumah Sempurna Pasaribu. Mulai dari pintu depan hingga dinding rumah. Lalu, pelaku menyulutnya menggunakan mancis.</p>
<p>Usai beraksi, RAS yang sudah menanti tak jauh dari lokasi, kemudian tancap gas dengan memboncengi YT, sambil membuang kedua botol bekas telah digunakan. “Usai beraksi, kedua eksekutor ini berganti pakaian dan kabur menuju Merek. Eksekutor penyiram BBM ke rumah korban saat ditangkap melawan dan petugas terpaksa melakukan tindak tegas terukur,” ungkapnya.</p>
<p>Saat ditanyakan, apakah akan ada pelaku lainnya berdasarkan pengungkapan penangkapan kedua eksekutor, Kombes Pol Hadi Wahyudi, mengatakan Penyidik saat ini sedang mendalami keterlibatan pelaku lainnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i1.wp.com/www.harianbatakpos.com/wp-content/uploads/2024/07/14.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Dua Eksekutor Pelaku Pembakaran Rumah Wartawan Rico Sempurna Pasaribu Terekam CCTV</title>
		<link>https://majalahjakarta.id/dua-eksekutor-pelaku-pembakaran-rumah-wartawan-rico-sempurna-pasaribu-terekam-cctv/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jul 2024 03:41:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Rico Sempurna Pasaribu]]></category>
		<category><![CDATA[Wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=71704</guid>

					<description><![CDATA[Wartawan Rico Sempurna Pasaribu dan keluarganya tewas dibakar usai mengungkap praktik judi online]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong></a> &#8211; Dua eksekutor pelaku pembakaran rumah Rico Sempurna Pasaribu di Jalan Nabung Surbakti, Kamis dini hari (27/6/2024), berhasil terekam oleh kamera CCTV di sekitar lokasi. Kedua pelaku terekam saat berangkat maupun pulang dari rumah korban dengan mengendarai sepeda motor matic.</p>
<p>Kapolda Sumatera Utara (Sumut), Komjen Pol Agung Setya Imam Effendi, menjelaskan bahwa rekaman CCTV memperlihatkan kedua pelaku berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) pada Kamis dini hari, antara pukul 03.12 hingga 03.18.</p>
<p>“Mereka terlihat berangkat dan kembali ke posko. Salah satu pelaku, Y, terlihat mengenakan selimut berwarna merah muda,” ujar Kapolda Sumut, Senin (8/7/2024) dalam konferensi pers bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI M Hasan di halaman Mapolres Tanah Karo.</p>
<p>Rekaman CCTV tersebut, yang kini telah disita oleh penyidik sebagai alat bukti, merupakan bagian dari penggunaan metode modern Scientific Crime Investigation (CSI) oleh Polda Sumut dalam mengungkap kasus pembakaran ini. “Tentu ada cara lain dalam metode ini selain CCTV,” ungkap Komjen Pol Agung Setya Imam Effendi.</p>
<p>Kedua eksekutor juga terlihat dalam rekaman CCTV melakukan survei di rumah korban sebelum melaksanakan aksinya dengan menyemprotkan cairan mudah terbakar yang sudah dicampur Pertalite dan solar ke rumah tersebut.</p>
<p>Scientific Crime Investigation adalah metode yang menggabungkan teknik prosedural dan teori ilmiah untuk mengumpulkan bukti dalam melawan kejahatan dan memenuhi kebutuhan hukum. Metode ini digunakan untuk mendapatkan kesimpulan berdasarkan berbagai sudut pandang disiplin keilmuan sehingga penyebab kebakaran dapat diungkap secara terang-benderang.</p>
<p>Penyidik juga menemukan dua botol bekas minuman mineral yang digunakan untuk menyiramkan BBM jenis Pertalite yang dicampur solar, serta abu bekas pembakaran atau jelaga, termasuk komunikasi antara pelaku.</p>
<p>“Kita periksa dan analisa bukti-bukti yang kita temukan tersebut secara ilmiah untuk dilakukan identifikasi hingga akhirnya diambil kesimpulan siapa pelaku pembakaran,” tutup Komjen Pol Agung Setya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i1.wp.com/www.harianbatakpos.com/wp-content/uploads/2024/07/14.jpg?ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
		<item>
		<title>Polda Sumut Ungkap Pelaku Pembakaran Rumah Wartawan Rico Sempurna Pasaribu</title>
		<link>https://majalahjakarta.id/polda-sumut-ungkap-pelaku-pembakaran-rumah-wartawan-rico-sempurna-pasaribu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jul 2024 03:37:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Rico Sempurna Pasaribu]]></category>
		<category><![CDATA[Wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.depokpos.com/?p=71701</guid>

					<description><![CDATA[Rico Sempurna Pasaribu dan keluarganya tewas dibakar usai ungkap kasus judi online]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<h3><em>Rico Sempurna Pasaribu dan keluarganya tewas dibakar usai ungkap kasus judi online</em></h3>
</blockquote>
<p><a href="https://www.depokpos.com/"><strong>DEPOKPOS</strong> </a>&#8211; Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pembakaran rumah Rico Sempurna Pasaribu yang terjadi pada Kamis dinihari (27/6/2024) di Jalan Nabung Surbakti, Kabanjahe, Karo. Keberhasilan ini dicapai melalui penggunaan metode modern Scientific Crime Investigation (SCI) oleh penyidik.</p>
<p>Dalam kasus ini, polisi menangkap dua pelaku yang memiliki peran berbeda. Pelaku pertama, RAS (37), berperan sebagai pengemudi motor, sementara pelaku kedua, YT alias Selawang (36), bertugas menyiramkan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite yang dicampur solar ke rumah korban. Pembakaran ini menyebabkan kematian empat orang, yakni Rico Sempurna Pasaribu, istrinya Efprida boru Ginting (48), anaknya SIP (12), dan cucunya LS (3).</p>
<p>“Scientific Crime Investigation merupakan metode yang menggabungkan teknik prosedural dan teori ilmiah untuk mengumpulkan bukti dan melawan kejahatan. Metode ini digunakan agar polisi dapat menyimpulkan penyebab kebakaran secara jelas,” ujar Kapolda Sumut, Komjen Pol Agung Setya Imam Effendi, dalam konferensi pers bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI M Hasan di Mapolres Karo, Senin (8/7/2024).</p>
<p>Kapolda Sumut menjelaskan, YT membeli sebotol Pertalite dan solar seharga Rp 130 ribu, yang kemudian dicampur dan dimasukkan ke dalam dua botol bekas minuman. Kedua pelaku mengenakan penutup kepala dan selimut saat beraksi.</p>
<p>Setelah itu, YT diboncengi RAS menggunakan sepeda motor matic menuju rumah Rico Sempurna Pasaribu. Mereka memperlambat kecepatan motor sembari memastikan situasi aman sebelum menyiramkan cairan mudah terbakar ke sekeliling rumah.</p>
<p>Setelah menyiramkan dua botol cairan dari pintu depan hingga dinding rumah, YT menyalakan api dengan mancis. RAS yang menunggu di dekat lokasi kemudian membawa YT kabur sambil membuang botol bekas. Setelah aksi, mereka berganti pakaian dan melarikan diri ke Merek.</p>
<p>“Eksekutor penyiram BBM melawan saat ditangkap sehingga petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur,” tambah Komjen Pol Agung Setya.</p>
<p>Ketika ditanyakan mengenai kemungkinan adanya pelaku lain, Kombes Pol Hadi Wahyudi menyatakan bahwa penyidik saat ini sedang mendalami keterlibatan pihak lainnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<media:content url="https://i0.wp.com/res.cloudinary.com/do6bpzgvl/images/c_scale,w_648,h_408/f_webp,q_auto/v1720449775/Screenshot_20240708-213649_copy_720x453/Screenshot_20240708-213649_copy_720x453.jpg?_i=AA&#038;ssl=1" medium="image"></media:content>
            	</item>
	</channel>
</rss>
