Terapi Bobath untuk Penderita Stroke

Terapi Bobath untuk Penderita Stroke

DEPOK POS – Stroke adalah disfungsi serebral global dan fokal yang tiba-tiba dan akut yang berlangsung lebih dari 2 jam dan diakibatkan oleh gangguan aliran darah otak. Stroke dapat menyebabkan berbagai kondisi, antara lain kematian jaringan otak, melemahnya tendon otot dan hilangnya rasa pada anggota tubuh tertentu, yang dapat mempengaruhi kemampuan fungsi tubuh yang dikendalikan oleh jaringan tersebut.

Menurut American Heart Association (2013), stroke menyebabkan kematian sekitar 1 dari 19 orang di Amerika Serikat pada tahun 2010. Setiap 40 detik stroke didiagnosis di Amerika Serikat dan setiap 4 menit satu orang meninggal karena stroke. Apoplexy adalah sindrom yang ditandai dengan disfungsi otak fokal dan global onset mendadak yang berkembang sangat cepat dan berlangsung lebih dari 24 jam (kecuali intervensi bedah atau membawa kematian) yang disebabkan oleh penyakit gangguan vaskuler di otak.

BACA JUGA:  Manfaat Madu untuk Pengobatan Maag

Stroke di Indonesia juga mengalami peningkatan prevalensi. Di Indonesia penyakit ini menempati urutan ketiga setelah penyakit jantung dan kanker. Pada tahun 2007, hasil Survei Kesehatan Dasar (Riskesdas) menunjukkan 8,3 orang per 1000 penduduk menderita stroke. Pada 2013, pertumbuhannya mencapai 12,1%. Stroke juga menjadi penyebab utama kematian di hampir semua rumah sakit di Indonesia, terhitung 14,5 persen. Jumlah penderita stroke di Indonesia menurut diagnosis tenaga kesehatan (Nakes) pada tahun 2013 diperkirakan sebanyak 1.236.825 dari seluruh penderita stroke yang terdaftar, dimana 80% diantaranya merupakan jenis stroke iskemik.

BACA JUGA:  Perbandingan Komponen Asap Rokok Elektrik dan Rokok Konvensional terhadap Risiko Perkembangan Sel Kanker

Stroke dapat menyebabkan kerusakan saraf yang disebabkan oleh adanya sumbatan total atau sebagian dari satu atau lebih pembuluh darah di otak, sehingga mencegah aliran darah ke otak. Penyumbatan ini biasanya disebabkan oleh pembuluh darah yang pecah atau penyumbatan pembuluh darah oleh gumpalan darah, yang merusak jaringan otak dengan menghilangkan oksigen dan nutrisi otak.

BACA JUGA:  Program Pencegahan HIV Pada Remaja di Negara Berkembang, Bagaimana dengan di Indonesia ?

Salah satu latihan aktivitas yang dapat digunakan untuk pasien stroke adalah metode senam Bobath Concept. Terapi gerak menurut konsep Bobath diperlukan oleh pasien pasca stroke iskemik yang belum terbiasa bergerak secara mandiri. Beberapa aktivitas hidup sehari-hari memerlukan bantuan, bahkan aktivitas hidup dasar seperti makan, buang air kecil, dan mandi.

Amar Nur Ichsan
Mahasiswa dari Universitas Binawan

Pos terkait