Tips Mengatasi Nyeri Haid

Tips Mengatasi Nyeri Haid

Haid (menstruasi) merupakan proses keluarnya darah dari kelamin wanita yaitu vagina yang berasal dari dinding rahim yang meluruh. Masa menstruasi terjadi selama 3 sampai 8 hari dengan siklus rata – rata 28 hari setiap bulan. Haid ini biasanya terjadi pada wanita yang memasuki peralihan dari masa anak- anak ke remaja yaitu sekitar umur 9 sampai 12 tahun. Ada juga beberapa wanita yang mengalami haid pada umur 13 sampai 15 tahun paling lambat.

Pada masa haid (menstruasi) kondisi emosional wanita menjadi tidak karuan seperti mudah marah, mudah menangis dan bahkan ada gejala lain yang timbul seperti timbulnya rasa sakit pada bagian payudara, rasa pegal dibagian paha, mudah lelah dan yang paling menyakitkan ialah rasa nyeri pada perut bagian bawah yang bisa disebut sebagai dismenore.

BACA JUGA:  Banyak Remaja Mengalami Kelebihan Berat Badan dan Obesitas pada Masa Pandemi Covid-19, Apa Solusinya?

Dismenore (nyeri haid) merupakan nyeri yang terjadi pada perut bagian bawah yang disebabkan karena adanya kram rahim yang terjadi selama masa haid ( menstruasi). Dismenore terbagi menjadi dua yaitu dismenore primer dan dismenore sekunder. Nyeri haid mengakibatkan aktivitas sehari-hari pada wanita terganggu, sebagai contoh seorang mahasiswi tidak dapat mengerjakan tugasnya dan tidak dapat berfokus karena menahan rasa nyeri yang ia rasakan.

Untuk menghilangkan rasa nyeri pada saat haid (menstruasi) bisa dengan mengkonsumsi beberapa jenis obat seperti :

Acetaminophen dengan dosis paling rendah yaitu 325-500 mg, agar rasa nyeri dapat mereda. Obat ini hanya mampu meredakan rasa nyeri yang dirasakan.

BACA JUGA:  Pengaruh Virus Hepatitis B Terhadap Ibu Hamil

NSAIDS yang merupakan obat paling ampuh dan baik untuk menghilangkan rasa nyeri pada saat haid. Obat ini akan langsung menghilangkan enzim penghasil prostaglandin yang merupakan penyebab munculnya rasa nyeri. Obat yang termasuk ke dalam jenis NSAIDS, yakni : aspirin, ibu profen, naproxen dan celecoxib.

Nah selain dengan mengkonsumsi obat, ada juga cara mandiri untuk meredakan rasa nyeri saat haid, antara lain :

Minum air putih yang lebih banyak dapat meredakan rasa nyeri saat haid. Bisa juga dengan minum air hangat agar aliran darah dapat meningkat ke seluruh tubuh dan otot-otot yang berkontraksi akan mengendur.

Minum teh

Teh jahe yang memiliki sifat anti – inflamasi sebagai pereda nyeri dan mengandung zat gingerol dan shogaol.
Teh kayu manis yang memiliki sifat anti-inflamsi, anti jamur dan anti oksidan yang berguna untuk menghilangkan rasa nyeri dan menjaga kesehatan sistem pencernaan.
Teh hijau yang merupakan teh yang mengandung kafein yang dapat mengembalikan energi yang hilang selama haid.

BACA JUGA:  Pengaruh Negatif Kafein Berlebih pada Pola Tidur

Mengompres bagian yang nyeri dengan menggunakan air hangat. Bisa dengan menggunakan alat kompres hangat seperti wwz ( warm water zak ), bantal kompres hangat yang bisa dibeli di online shop atau juga bisa dengan menggunakan handuk yang sudah dibasahi dengan air hangat.

Azhifah Husna
Mahasiswa Prodi Farmasi Universitas Binawan Jakarta

Pos terkait