Tujuan dan Manfaat Presentasi Bisnis

Ini Manfaat Lain Pasta Gigi yang Jarang Diketahui

PRESENTASI BISNIS

Presentasi bisnis adalah penyampaian informasi mengenal kegiatan bisnis (pengembangan produk, perluasan pasar, pengajuan usul proyek baru dan lain-lain) oleh pembicara kepada audiens yang hadir dalam suatu forum bisnis. Presentasi bisnis yang baik akan memberikan dampak yang baik pula bagi lembaga atau instansi yang melakukan presentasi. Oleh karena itu, dalam melakukan presentasi bisnis harus dilakukan persiapan secara matang sehingga bisnis yang efektif dan efisien dapat tercapai.

Tujuan Presentasi Bisnis

Menginformasikan pesan-pesan bisnis kepada audiens

Informasi atau pesan-pesan bisnis yang ingin disampaikan harus menarik, sederhana dan mudah dipahami oleh audiens. Dalam menyampaikan informasi hindari menggunakan bahasa yang sulit dipahami serta bentuk presentasi yang monoton dan membosankan.

Menghibur audiens

Pembicara perlu menyelipkan humor yang mampu menghidupkan suasana sehingga audiens akan terhibur dan tidak mudah bosan. Dalam menyelipkan humor seorang pembicara harus mengetahui kapan humor dimasukkan ke dalam pembicaraan dan jangan sampai lepas kendali sehingga suasana menjadi dagelan atau lelucon.

Menyentuh emosi

Dengan gaya bicara dan intonasi suara yang menarik, seorang pembicara mampu menggugah emosi audiens.

Memotivasi audiens untuk bertindak

Pembicara perlu menyatakan secara tegas dan jelas informasi yang tercakup dalam presentasi. Contoh pembicara menghimbau karyawan untuk mempertegas komitmen, meningkatkan disiplin kerja, dan meningkatkan daya saing perusahaan melalui peningkatan kualitas produk dan sejenisnya.

Manfaat Presentasi Bisnis

Bahan Paparan yang Terstruktur

Dengan presentasi, kegiatan komunikasi akan lebih efektif, dikarenakan bahan yang akan dipresentasikan sudah disusun dengan jelas yang dianggap akan dapat dengan mudah untuk dipahami oleh para komunikan.

Media Pembantu dalam Pemaparan

Sebelumnya, pemaparan dianggap sebagai suatu hal yang membosankan, seperti presentasi lisan dengan menggunakan lisan, tidak menggunakan gerakan tubuh, visualisasi, dan lain sebagainya. Namun dengan adanya presentasi yang terstruktur, kegiatan pemaparan lebih menyenangkan. Hal tersebut dikarenakan terdapat komponen – komponen pelengkap presentasi seperti proyektor, microfon, dan lain sebagainya.

BACA JUGA:  Pengaruh Ekonomi Digital di Indonesia

Memunculkan Kesan Pemaparan yang Lebih Eksklusif

Dalam presentasi yang efektif, tidak sedikit perangkat atau komponen yang digunakan untuk mendukung kegiatan tersebut. Tidak sedikit biaya yang dikeluarkan untuk menyiapkan komponen tersebut misalnya sewa gedung, proyektor, pembuatan bahan yang menarik, dan lain sebagainya. Komponen presentasi yang lengkap akan memberikan kesan kegiatan pemaparan lebih eksklusif.

Pemahaman yang lebih

Dengan adanya bahan pendukung seperti gambar, vidio, dan audio dalam kegiatan presentasi, selain memberikan kesan yang lebih eksklusif, namun juga akan dapat memberikan pemahaman yang lebih kepada para komunikan (penerima pesan). Hal tersebut dikarenakan komuikan menerima pesan tidak hanya dengan satu panca indra, namun lebih yang akan dapat dengan mudah untuk memahami hal -hal yang dpaparkan.

Persiapan Presentasi Bisnis

Presentasi bisnis harus dilakukan dengan persiapan yang matang agar tujuan presentasi dapat tercapai. Persiapan yang diperlukan untuk presentasi bisnis mencakup beberapa hal yaitu sebagai berikut:

Subjek atau materi yang diberikan

Pengetahuan tentang materi yang disajikan adalah prasyarat penting untuk mencapai publik dan mencapai tujuan mereka. Kurangnya keinginan untuk materi yang disajikan tidak hanya mencegah pesan dikirim ke publik, tetapi juga memberikan gambaran negatif bagi pembicara yang bersangkutan.

Penugasan yang tepat terkait berbagai tawaran bantuan

Selain kontrol yang baik atas materi, penting juga bagaimana pembicara mencapai tujuannya dengan berbagai alat presentasi komersial seperti tanda, Label, overhead projector (OHP), transparansi, slide, komputer, grafik, kartu Grafis, camcorder, kaset, TV, proyektor LCD, dll.

Analisis pemirsa

Untuk mencapai tujuan mengekspresikan bisnis secara akurat, perlu menjawab pertanyaan yang dibuat dengan kata-kata pertanyaan yang menentukan apa, di mana, kapan, mengapa, dan bagaimana.

Alat presentasi komersial

Seiring dengan perkembangan teknologi mempengaruhi kemajuan alat bantu presentasi bisnis. Seorang pembicara juga harus mengikuti perkembangan zaman dan teknologi. Banyak alat bantu presentasi bisnis yang dapat digunakan oleh pembicara untuk menyampaikan presentasi, meliputi laptop, sound system dan microfon, balckboard, dan whiteboard, flipcharts, transparansi overhead projector, slide, papan tulis elektronik.

BACA JUGA:  Pemimpin Cerdas dan Berintegritas: Pondasi Kepemimpinan yang Berkelanjutan

Analisis Audiens

Analisis audiens adalah mempertimbangkan semua unsur unsur yang terkait dalam mendefinisikan karakteristik demografs/demografi audiens (McQuail, 1997). Karakteristik demografi beberapa diantaranya etnis, usia, jenis kelamin, pendapatan, pekerjaan, agama, dan tingkat pendidikan. Cara Melakukan Pendekatan dalam Analisis Audiens, beberapa diantaranya yaitu:

Direct Observation

Yaitu dengan melakukan observasi langsung, observasi ini dilakukan untuk mencari data kualitatif yaitu data yang berupa tulisan yang berisi tentang tingkah laku atau sifat manusia yang dapat diamati  atau data yang tidak memerlukan literatur atau buku-buku untuk melakukan observasi tersebut. Dalam melakukan observasi ini kita hanya menggunakan lima alat indera.

Inference

Inference atau Memberikan kesimpulan merupakan perpanjangan logis dari direct observation. Setelah melakukan direct observation, kita membuat atau menarik kesimpulan mengenai audiens kita yang hadiri pada saat melakukan pidato atau public speaking

Data Sampling

Metode yang terakhir adalah data sampeling atau sampel data. Data sampeling ini kita memberikan angket atau kuisioner yang berupa pertanyaan atau pernyataan mengenai sebuah topik yang ingin diajukan oleh seorang yang akan melakukan public speaking dalam mencari tahu audiensnya. Data sampling menggunakan bukti statistik untuk mengukur dan menjelaskan karakteristik penonton.

Hal-hal yang harus dipertimbangkan ketika menganalisis audiens, yaitu:

Jumlah dan komposisi penonton
Kemungkinan reaksi audiens
Untuk memastikan sikap umum masyarakat tentang masalah presentasi:
Mengantisipasi reaksi publik
Tingkat pemahaman publik

Faktor-Faktor Audiens

Ada faktor lain dalam khalayak massa yang menyebabkan aktivitas Di khalayak massa. Faktor-faktor hadir dalam semua aktivitas masyarakat Umum, yaitu faktor individu, sosial dan media.
Faktor individu, misalnya berdasarkan jenis Kelamin, usia, kecerdasan, kepribadian dan posisi atau latar belakang Siklus hidup.

Faktor sosial seperti hubungan antara kelas sosial dan konsumsi media.

Yaitu aktor-faktor sosial seperti status perkawinan, Partisipasi dalam pasar tenaga kerja, mobilitas sosial dan kemungkinan Tindakan interaksi. Faktor-faktor sosial ini kemudian menentukan bagaimana kebutuhan orientasi media, kondisi orientasi media audiens, dan situasi sosial konsumsi media mempengaruhi aktivitas audiens.

BACA JUGA:  Faktor dan Hukum Harta Bersama Pasca Perceraian

Faktor-faktor multimedia adalah hasil dari perbedaan dalam kompleksitas Pesan, dalam gaya pesan dan dalam variasi dalam isi pesan.

Kesimpulan

Presentasi bisnis kerap kali dilakukan dalam dunia bisnis, baik dalam kaitannya dengan masalah pemasaran, keuangan, personalia, produksi, dan teknologi informasi. Oleh karena itu, perlu memerhatikan berbagai faktor yang dapat menunjang keberhasilan presentasi secara efektif. Presentasi bisnis memiliki empat tujuan utama yaitu menginformasikan pesan-pesan bisnis, menghibur audiens, menyentuh emosi audiens, dan memotivasi audiens untuk melakukan sesuatu. Meskipun dalam prakteknya, suatu perusahaan dapat saja bertujuan untuk sekedar menyampaikan pesan-pesan bisnis tertentu bagi audiens. Sebelum melakukan presentasi bisnis perlu dipersiapkan beberapa hal seperti penguasaan materi yang ingin disampaikan, penguasaan alat bantu presentasi bisnis, menganalisa audiens dan menganalisis lingkungan tempat berlangsungnya presentasi bisnis.

Alat bantu presentasi bisnis saat ini banyak variasinya mulai dari yang paling sederhana sampai pada alat bantu visual elektronik dengan teknologi canggih. Sebagai sarana pendukung dalam presentasi bisnis, alat bantu itu diharapkan mampu memperjelas pemahaman para audiens dalam menangkap suatu materi dan menarik bagi audiens. Dalam melakukan presentasi bisnis, seorang presenter sebaiknya melakukan analisis audiens baik yang berkaitan dengan apa, siapa, kapan, dan bagaimana presentasi bisnis itu dilakukan. Selain itu, perlu juga seorang presenter menganalisis bahasa tubuh yang sebaiknya digunakan, serta peninjauan lokasi secara sekilas. Satu hal yang tak boleh dilupakan adalah bagaimana berupaya untuk selalu menumbuhkan rasa percaya diri dan berlatih melakukan presentasi bisnis.

Saran

Setelah mengetahui tentang berbagai tujuan, tahapan serta bagaimana cara melakukan presentasi bisnis, kita diharapkan dapat melakukan presentasi bisnis dengan baik dan benar.

Oleh: Shakilla Putri Pratiwi dan Siti Hidayatul Munawaroh

Pos terkait