UMKM Jadi Elemen Kunci Pengembangan Potensi Desa

MJ, Manado – seperti yang ditegaskan Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki bahwa sejatinya keberadaan UMKM sebagai elemen kunci dalam mengembangkan dan mempertahankan vitalitas ekonomi, sosial, dan budaya di desa-desa seluruh Indonesia.

“UMKM menjadi bagian integral dari Produk Domestik Bruto (PDB), yang mana memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan nasional, juga penting berkontribusi besar bagi pertumbuhan ekonomi inklusif. Pandangan ini pun menurut Analisa Denny Tewu menguraikan kalau berbicara hilirisasi dengan berbagai potensi keunggulan yang dimiliki Indonesia maka, keberadaan UMKM dan koperasi akan sangat menyokong baik sebagai tulang punggung ekonomi nasional maupun keberadaan koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional,” jelas Denny Tewu.

Masih menurut Denny Tewu, dengan program hilirisasi yang selalu digaungkan Presiden Jokowi, maka akan terjadi multiplyer effect yang luas terhadap berbagai peluang usaha dalam berbagai bidang, ini tentu harus mendapat perhatian khusus oleh Pemerintah bagaimana agar UMKM yang bernilai baik, akan semakin produktif dan berkelanjutan.

BACA JUGA:  Pakar UGM: Putusan Penundaan Pemilu dari PN Jakarta Pusat Berpotensi Melanggar Konstitusi

“Peran Pemerintah dalam hal regulasi, kemudahan- kemudahan pajak, fasilitas kredit yang mudah, serta kolaborasi antara perusahaan besar dan UMKM secara sinergis dan saling menguntungkan,” ungkap Caleg DPR RI dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dapil Sulawesi utara (Sulut) Denny Tewu dalam keterangan tertulisnya menjelaskan Rabu (24/1/2024).

Sementara dengan adanya komitmen dari BRI untuk memberikan pemberdayaan kepada desa-desa di seluruh Indonesia secara kontinyu melalui program Desa BRILiaN. Ini menunjukkan bahwa Program ini menjadi suatu terobosan untuk mendorong desa di seluruh Indonesia agar mampu mengembangkan potensi desa, meningkatkan kapabilitas baik berupa peningkatan softskill dan hardskill melalui aktivitas pemberdayaan yang berkesinambungan yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di desa.

BACA JUGA:  Presiden Joko Widodo Kunjungi Sumut: Rangkaian Kegiatan dan Antusiasme Masyarakat

Hal ini sependapat dikatakan Denny Tewu, dengan adanya kolaborasi antara perusahaan besar seperti BUMN BRI yang telah memiliki jaringan luas di seluruh Indonesia, dan keberadaannya sangat membantu masyarakat luas, maka program Desa BRIlian ini tentunya akan lebih mempercepat pertumbuhan desa tertinggal menjadi desa mandiri bahkan desa yang dapat menonjolkan kelebihan-kelebihannya dalam berbagai hal, seperti produksi barang dan jasa bahkan budaya kesenian, tentunya semua perlu proses edukasi, mentoring, dalam hal ini BRI sangat tepat untuk mempeloporinya hingga mencapai pertumbuhan ekonomi yang terukur, papar Denny yang juga seorang akademisi Dan Profesional bisnis ini.

BACA JUGA:  Kemenkumham Jatim Raih 5 Penghargaan Bidang Keuangan dari KPPN Surabaya II

Untuk itulah Denny Tewu meminta agar BRI mampu melakukannya sepanjang unsur pemerataan dan keadilan benar-benar di jalankan, karena selama ini semua informasi berpusat di pemerintahan, sehingga risikonya hanya para ASN yang mendapatkan informasi utama dan memanfaatkannya pada kalangan terbatas saja.

Denny Tewu meminta agar tata kelola yang baik dengan nilai-nilai; transparansi, akuntabilitas, bertanggungjawab, independen, serta berkeadilan harus di pegang teguh oleh BRI, bahkan harus dibuatkan SOP yang jelas agar apa yang menjadi visi dan misi yang baik ini, dapat terimplementasikan untuk kepentingan masyarakat banyak, dan perekonomian yang lebih baik di seluruh NKRI, pungkasnya.

Keterangan Foto : Dr. Magit Les Denny Tewu, S.E., M.M

Pos terkait