Untuk Para Pencari Beasiswa

Ditulis oleh Aida Luthfiah mahasiswi STEI SEBI

“Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa selama satu dekade terakhir, terdapat tren peningkatan penerima beasiswa atau bantuan pendidikan, yaitu dari 3,89% pada 2009 menjadi 20,14% pada 2021. Peningkatan terbesar terjadi pada periode 2015 sampai 2018, di mana persentase pelajar yang menerima beasiswa pada tahun 2018 mencapai 20,28% naik dua kali lipat dibandingkan tahun 2015 yang sebesar 10,95%.”

Berdasarkan kutipan dari data badan pusat statistik (BPS) tersebut, kita dapat memahami bahwa dewasa ini, para pelajar di Indonesia sedang gencar berbondong-bondong untuk menjadi penerima beasiswa dari berbagai lembaga, penyelenggara, dan donatur.

Terkait alasannya, tentu saja semua tahu bahwa sebagai penerima beasiswa, akan memudahkan seorang pelajar untuk meraih impiannya, yang beasiswa sendiri biasanya berupa pembiayaan pendidikan, tunjangan bulanan, fasilitas tempat tinggal, biaya perjalanan, bahkan tak jarang diadakan pula pembinaan demi meningkatkan value sang penerima beasiswa.

BACA JUGA:  Debar Harap Capres Cawapres

Sangat menguntungkan bukan, teman-teman? Kita bisa memilih dari deretan tempat impian untuk sekaligus belajar dan tinggal di sana bahkan secara gratis dan lagi diberi uang saku.

Tapi jangan salah teman-teman, dibalik nikmatnya beasiswa yang menggiurkan nan menjadikan orang tua bangga terhadap kita, ternyata ada banyak tuntutan yang harus kita capai dan penuhi sebagai seorang penerima beasiswa, yang pastinya menantang, seru, dan secara perlahan namun pasti akan mengubah diri kita menjadi seseorang yang berbeda dan jauh lebih baik.

Tapi proses di sini tidak berlaku untuk kamu yang hanya ingin sekedar kuliah, namun sebagaimana ungkapan orang-orang bijak, dari kuliah, maksimal kamu hanya akan mendapatkan 4 poin menuju 10, dan 6 poinnya lagi akan kamu dapatkan dilingkungan kemasyarakatan, karena itulah tujuan generasi muda sekaligus peran mahasiswa yaitu menempuh pendidikan tinggi untuk menjunjung kesejahteraan masyarakat, sudah tergambar, kan? Kira-kira apa saja yang akan kamu penuhi dan hadapi nanti sebagai seorang penerima beasiswa yang aktif dan bermanfaat bagi lingkunganmu.

BACA JUGA:  Enam Etika Silaturrahim

Ngomong-ngomong soal manfaat bagi lingkungan, seru banget kalo pembahasannya di lanjut ke permasalahan yang hadir di lingkungan itu sendiri. Sebuah kutipan hasil dari pengamatan, menyatakan fakta berikut, “Di tengah situasi pasca pandemi atau new normal ini, masalah sosial kelihatannya semakin mencuat naik dan mendapatkan perhatian publik.

Sebagian besar, permasalahan ini terjadi karena kurangnya kemampuan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari yang memberikan dampak ke banyak hal.” Salah satu contoh permasalahan di atas tergolong miris sekali, bukan? Tentu dari masa ke masa, peran kita sebagai mahasiswa nantinya akan semakin besar dan penuh dengan tanggung jawab.

Dari sini kita sadar bahwa ekonomi berperan besar dalam kehidupan masyarakat, yang apabila diulik ke atas, salah satu latar belakang dari maraknya pendanaan dan pencarian beasiswa sendiri terjadi karena tidak sedikit pelajar di Indonesia yang seharusnya mengenyam pendidikan sekolah tinggi, namun tidak berhasil terwujud karena adanya kendala tersendatnya ekonomi, bukan hanya terkait pendidikan, bahkan untuk memenuhi kebutuhan perut sehari-hari saja masih sulit dan pontang-panting untuk meraihnya.

BACA JUGA:  Sumpah Pemuda: Momentum Mengoptimalkan Peran Kaum Muda

Mahasiswa sangat berperan untuk masyarakatnya. Maka dari itu, salah satu usaha yang dapat kita laksanakan demi memperbaiki satu masalah kemasyarakatan terkait ekonomi, ialah dengan menghindarkan terjadinya kesenjangan sosial yang dapat dilakukan dengan berkecimpung di dunia ekonomi.

Teman-teman para pencari beasiswa, berikut fakultas ekonomi syariah memberikan beasiswa yang besar dengan pilihan jalur beasiswa yang beragam macam sehingga memudahkan para pelajar Indonesia yang mencintai pendidikan untuk dapat belajar dan suasana kekeluargaan yang nyaman serta dibalut nuansa islami.

Selamat bergabung di kampus perjuangan, sekolah tinggi ekonomi islam SEBI. Semoga berhasil teman-teman pejuang beasiswa harapan keluarga sang masa depan nusa bangsa.

Pos terkait