Mau Puasa, Tunjangan 7.350 ASN Depok Malah Belum Cair Sejak Januari

Tunjangan ASN untuk bulan Januari dan Februari 2024 belum juga cair

DEPOK – Setidaknya, 7.350 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Depok terdampak akibat tunjangan kesejahteraan (Kesra) untuk bulan Januari dan Februari 2024 yang belum juga cair.

Keterlambatan ini telah jelas memicu kegelisahan di kalangan ASN, terutama mereka yang berada di lapisan bawah, ditambah lagi segera memasuki Ramadhan dan hari raya iedul fitri.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Warga Depok: Harga Beras Mirip Lagunya Anggun "Melambung Jauh Terbang Tinggi"

Banyak spekulasi muncul di tengah ketidakpastian yang dialami pegawai terkait alasan penundaan tersebut.

Tunjangan Kesra, yang biasanya diterima rutin setiap bulan, memainkan peran penting dalam menopang kehidupan sehari-hari ASN, terlebih dengan kondisi ekonomi yang semakin menantang.

Seorang ASN Golongan IV, yang memilih untuk tidak menyebutkan namanya, mengungkapkan kekecewaannya.

“Kami selalu mempertanyakan kapan tunjangan akan cair, namun hingga kini belum ada kejelasan,” tuturnya dengan nada frustrasi.

BACA JUGA:  6 Caleg Dapil Depok-Bekasi Lolos ke Senayan, 2 dari PKS

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok, Wahid Suryono, mengakui adanya penundaan dalam pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) 2024.

Menurutnya, pembayaran tunjangan kesra bergantung pada kinerja ASN pada bulan sebelumnya, dan saat ini masih dalam proses pengajuan persetujuan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.

“Kami sudah mengajukan TPP 2024 sejak November 2023, dan masih menunggu persetujuan dari Kemendagri RI,” jelas Wahid Suryono.

BACA JUGA:  KOOD: Bocah Depok Harus Maju, Harus jadi Tuan Rumah di Depok

Dia menambahkan bahwa hanya Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang berhak menerima tunjangan kesra, sedangkan honorer dan pegawai lain tidak termasuk.

Penundaan pembayaran tunjangan Kesra ini tidak hanya berdampak pada kesejahteraan ASN tetapi juga menimbulkan pertanyaan tentang efisiensi proses administrasi di lingkungan Pemerintah Kota Depok.

Jumlah ASN perempuan yang mencapai 4.817 pegawai, lebih banyak dari pada laki-laki dengan total 2.533 pegawai, menunjukkan bahwa mayoritas ASN di Depok adalah perempuan.

Pos terkait