Warga Desa Hiliweto Gido Dihebohkan Atas Penemuan Mayat Pria Di Dalam Kebun

MJ, Kabupaten Nias – Warga masyarakat desa Hiliweto Gido digegerkan atas penemuan mayat Pria terbujur kaku dalam kebun, Jum’at [19/01/24].

Atas penemuan tersebut, warga bersama saksi menghubungi aparat pemerintahan desa.

Setelah menerima imformasi warga atas mayat tersebut, Kepala Desa Hiliweto, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias langsung berkoordinasi bersama Kapolsek Kecamatan Gido, AKP. F. Panjaitan, S.I.Kom.

Saksi bersama warga dibantu pihak Personil Polsek Polres Nias, turun Kelokasi Tempat kejadian peristiwa [TKP].

BACA JUGA:  Dokkes Polres Tulang Bawang Bagikan Bubuk Abate Secara Gratis dan Ingatkan 3M Plus Untuk Cegah DBD

Dilokasi, personil Polsek Gido menemukan sosok manyat pria terkujur kaku persis dekat pohon kelapa.

Bersama personil Polsek serta warga memboyong mayat tersebut ke Puskesmas terdekat guna keperluan visum.

Menurut hasil pemeriksaan Medis Puskesmas Gido, tim Medis tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan penyebab kematian korban.

Dari penjelasan Kapolsek Gido Polres Nias, AKP. Firdaus Panjaitan, membenarkan imformasi penemuan mayat tersebut pada Kamis,18/01/24, sekitar pukul 21: Wib.

Pihaknya menerima laporan dari Kepala Desa Hiliweto Gido,” tutur Firdaus.

BACA JUGA:  Jajaran Polres Demak Berhasil Tangkap Pelaku Pembunuhan Karyawan Barbershop JAN37

Korban adalah bernama ON Als Ama Olivia [40] beralamat di Desa Hiliweto Gido Kecamatan Gido [ Domisilih di Desa Sirete Kec.Gido ]” pungkas Kapolsek.

Menurut keterangan istri korban NW Als Ina Olifia,[ 35 ], pada hari kamis 18/01/24, sekitar pukul 17:30 Wib korban berangkat dari rumah menuju kebun milik mereka di Dusun IV Desa Hiliweto Gido Kec.Gido untuk melangsir buah pisang yang baru dipanen pada pagi harinya, namun hingga pukul 20:00 Wib korba belum kunjung pulang kerumah.

BACA JUGA:  Polsek Siantar Martoba Tangkap Perlaku Pencurian Laptop Dari Jalan Teratai

Saksi bersama warga mencari keberadaan korban dikebun milik korban, saat pencarian berlangsung, saksi menemukan korban sudah terbujur kaku disamping pohon kelapa, kebun milik korban.

Atas kematian korban, pihak keluarga menolak otopsi, kematian korban murni bukan tindak kekerasan, pihak keluarga bersedia menanda tangani surat pernyata’an.

Selanjutnya jenazah korban di serahkan kepihak keluarga untuk disemanyamkan” tutur kapolsek.

Pos terkait