Warna Baru naPocut: Pembukaan Flagship Store Pertama dan Koleksi Baru Bernuansa Bumi

Warna Baru naPocut: Pembukaan Flagship Store Pertama dan Koleksi Baru Bernuansa Bumi

MAJALAH JAKARTA – Setelah 17 tahun berdiri, di tahun 2022 naPocut, modest fashion brand asal Jakarta, membuka flagship store pertama yang berlokasi di Gandaria City. Flagship store ini dibuka bersamaan dengan momen rebranding dari naPocut yang kini menjadi lebih modern tetapi tetap memiliki sentuhan tradisi Aceh di dalamnya. Bersamaan dengan pembukaan gerai terbaru ini, naPocut juga meluncurkan koleksi 2 seri koleksi eksklusif terbaru dengan serat TENCEL yaitu koleksi Lumani dan Basic Essential Collection.

“Ketika pandemi, kita juga mulai berpikir untuk memperluas target pasar kita karena secara sumber daya, kita sudah mampu untuk memproduksi produk dengan design yang bermacam-macam, ditambah lagi dengan pengalaman kita berkolaborasi dengan desainer dan individu.

BACA JUGA:  Perkuat Ekosistem dan Kapabilitas Seller, Blibli Gelar Program Blibli Coach

Jadi kita memutuskan untuk rebranding di tahun ini dan setelah rebranding, kita mengenalkan warna baru naPocut ini lewat 2 momen penting, yaitu runway debut di JFW kemarin dan first flagship store di Gandaria City ini.” ujar Dina Fadia, selaku Chief Marketing Officer dari naPocut.

Selain untuk menarik pasar yang lebih luas, tujuan didirikannya toko di Gandaria City adalah untuk memberikan pengalaman baru bagi pelanggan setia naPocut. Selain pengalaman berbelanja dengan koleksi paling lengkap, di dalam toko juga tersedia communal space yang disediakan untuk kegiatan intimate dengan para pelanggan setia naPocut.

BACA JUGA:  Telkomsel Hadirkan NextDev Academy 2023, Buka Peluang Pemberdayaan Talenta Unggul

Ada pula NP Concierge, sebuah pojok servis yang merupakan jasa tambahan dari naPocut untuk membungkus kado, seserahan, dan menjadi tempat untuk menampung masukan dan keluhan dari pelanggan. “Pada dasarnya, pembukaan toko pertama kami adalah bentuk terima kasih kami kepada pelanggan setia naPocut yang sudah bersama selama 17 tahun.” ujar Zada Amanda, CEO dari naPocut.

BACA JUGA:  Bergabung di Ekosistem Digital Hub, Social Bread Majukan Content Creator Indonesia

Secara desain, konsep yang diusung adalah modern minimalis dengan sentuhan tradisi Aceh seperti konsep rebranding. Ini juga menjadi statement dari tiga nilai yang diusung NaPocut sebagai sebuah merk: Humble, Adaptable, dan Honest. Toko sengaja didesain terbuka, simple, dan alur yang dibuat mengalir, agar setiap orang nyaman untuk berkunjung, bisa melihat langsung kualitas produk yang dibeli dan bisa merasa aman untuk memberikan masukan atau keluhan.

Pos terkait