ASN Diduga Bermain Judi Online Saat Jam Kerja, Kasus Viral Jadi Sorotan Publik

ASN Diduga Bermain Judi Online Saat Jam Kerja, Kasus Viral Jadi Sorotan Publik

MJ. Jakarta – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) inisial Stm, yang bertugas di Citata, viral di media sosial setelah diduga kedapatan bermain judi online jenis “Ludo” saat jam kerja. Kejadian tersebut terjadi pada Rabu, 4 September 2024, di GOR Pademangan, Jakarta Utara.

Dugaan pelanggaran disiplin ini langsung menarik perhatian publik, khususnya di media sosial, dan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform. Meski kasus ini sudah mencuat dan menjadi topik pemberitaan, hingga kini pihak Dinas terkait dan pimpinan instansi belum memberikan respons yang jelas atau mengambil tindakan terhadap Sutomo.

Banyak pihak, termasuk warga, mengeluhkan lambatnya langkah yang diambil oleh instansi terkait, meskipun laporan telah beberapa kali disampaikan melalui aplikasi Cepat Respon Masyarakat (CRM) yang dikelola pemerintah.

Kasus viral ini sudah sampai ke Balaikota Propinsi Jakarta, namun sejauh ini belum ada tindakan konkret dari otoritas setempat untuk menangani pelanggaran disiplin tersebut. Publik pun terus menanti langkah tegas dari pihak berwenang guna menjaga integritas ASN.

Pada Kamis, 12 September 2024, beberapa rekan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) KPK Nusantara membawa laporan terkait dugaan pelanggaran Stm ke Biro Kepegawaian Daerah (BKD) DK Jakarta. Laporan ini merupakan tindak lanjut dari aduan dan pemberitaan yang telah ramai sebelumnya, termasuk yang diajukan melalui CRM.

Perwakilan LSM dan media diterima oleh staf BKD DKI Jakarta, Winda, yang menyatakan bahwa laporan ini akan segera diproses dalam waktu 72 jam. “Kami akan menindaklanjuti laporan ini dan meneruskannya ke Dinas, Suku Dinas, hingga pimpinan di Citata untuk diproses sesuai aturan yang berlaku,” jelas Winda.

Para perwakilan LSM dan media berharap agar pihak berwenang segera bertindak dan menuntaskan kasus ini, sehingga tidak ada kesan bahwa pelanggaran disiplin ASN dibiarkan berlarut-larut tanpa sanksi yang jelas. “Cepat Respon Masyarakat yang kami sampaikan semoga segera ditindaklanjuti, jangan sampai dibiarkan berlama-lama,” ujar Yt salah satu perwakilan LSM.

Meskipun CRM dan pemberitaan telah ramai, hingga berita ini diturunkan belum ada langkah konkret yang diambil terhadap Stm. Publik kini terus menantikan langkah konkret dari instansi terkait untuk menegakkan disiplin kerja di kalangan ASN dan menjaga kredibilitas pelayanan publik.

Ketegasan dalam menangani kasus ini dinilai penting untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap integritas ASN, serta memastikan bahwa pelanggaran semacam ini tidak terulang kembali di masa mendatang.

Editor: Red