MJ. Jakarta Utara – Menjelang berakhirnya bulan suci Ramadhan 1446 H, pengurus dan jajaran anggota Forum Betawi Rempug (FBR) Gardu 0255 Penjaringan Jakarta Utara menggelar acara sosial tahunan berupa santunan anak yatim piatu. Kegiatan yang berlangsung di kantor sekretariat FBR Gardu 0255, Jalan Tanah Pasir Tanggul Bakti, RT 007/RW 07, ini dihadiri oleh puluhan anak yatim piatu serta para anggota FBR.
Acara santunan ini terselenggara berkat kerja sama antara pengurus, anggota, serta dukungan para pelaku usaha di wilayah teritorial FBR Gardu 0255 Penjaringan. Meski di tengah berbagai tantangan dan kritik yang kerap dialamatkan kepada ormas, semangat FBR untuk berbagi kepada sesama tetap tak tergoyahkan.
“Alhamdulillah, meskipun acara ini sederhana, insyaallah tetap membawa berkah bagi kita semua. Tahun ini, kami hanya bisa menyantuni puluhan anak yatim piatu karena adanya kendala, terutama keraguan dari para pengusaha akibat maraknya pemberitaan negatif tentang oknum ormas yang bertindak tidak baik dalam meminta bantuan,” ujar Ketua FBR Gardu 0255 Penjaringan, Azis Noviar, yang akrab disapa Bandot Ulung.
Azis menegaskan bahwa FBR Gardu 0255 tidak pernah menginstruksikan anggotanya untuk bertindak arogan atau menggunakan cara yang tidak benar dalam mencari dukungan. “Kami selalu menempuh cara yang koperatif dan profesional, seperti menyampaikan proposal secara resmi kepada para pelaku usaha,” tambahnya.
Lebih lanjut, Azis menekankan bahwa kegiatan santunan ini memiliki makna yang mendalam sebagai bentuk kepedulian sosial, terutama di bulan penuh berkah ini. “Semoga FBR dapat menjadi contoh bahwa ormas tidak selalu identik dengan tindakan arogan, melainkan juga memiliki kepedulian terhadap masyarakat,” pungkasnya.
Acara ini berlangsung dengan penuh khidmat dan diharapkan dapat terus menjadi agenda tahunan FBR Gardu 0255 Penjaringan sebagai wujud kepedulian terhadap sesama.






