MJ. Bandung – Dalam upaya mendukung program Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam meningkatkan kualitas pendidikan, membentuk karakter masyarakat, serta mendorong kesejahteraan sosial, WPO Regional Bandung meluncurkan program Peace Akademi. Program ini digagas oleh Ketua WPO Regional Bandung, HE. Deden Suganjar, SE, dan menggandeng berbagai komunitas keagamaan serta aliran kepercayaan di wilayah tersebut.
Peace Akademi hadir sebagai wadah kolaboratif yang mengintegrasikan pendidikan karakter dan pengembangan ekonomi masyarakat. HE. Deden Suganjar turun langsung ke lapangan, menjangkau berbagai lapisan masyarakat mulai dari kelompok tani, nelayan, peternak, hingga pelaku UMKM, IKM, dan industri padat karya. Tujuannya, memastikan bahwa manfaat dari Peace Akademi benar-benar dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

“Program ini bukan hanya tentang pendidikan, tapi juga tentang membangun masyarakat yang harmonis, cerdas, dan mandiri secara ekonomi,” ujar Deden dalam keterangannya di Bandung. (7/5)
Peace Akademi menyediakan berbagai pelatihan dan pendidikan berbasis penguatan akhlak, karakter, dan kecerdasan emosional, disertai dukungan dalam bidang ekonomi. Fokus utama diarahkan pada sektor-sektor produktif seperti industri jasa, pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, hingga manufaktur.
WPO Regional Bandung meyakini, melalui pendekatan holistik yang melibatkan elemen spiritual, sosial, dan ekonomi, Peace Akademi mampu menjadi model pengembangan masyarakat yang berkelanjutan.
“Dengan sinergi antar komunitas dan dukungan berbagai pihak, kami optimistis program ini bisa mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat Jawa Barat secara signifikan,” tambah Deden.
Langkah ini sejalan dengan visi pembangunan daerah yang inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan bersama. Melalui Peace Akademi, WPO Regional Bandung menegaskan komitmennya dalam menciptakan perubahan positif dan konkret di tengah masyarakat.






