MJ. Wamena, Jayawijaya – Ketua Tim Doa Papua Pegunungan, Elizabet Mifa Kogoya, menyampaikan ucapan selamat kepada delapan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) kabupaten yang resmi dilantik oleh Ketua TP PKK Provinsi Papua Pegunungan, Yuliana Kobak, S.E., M.M., pada Kamis (22/5), di Hotel Baliem Pilamo, Kabupaten Jayawijaya.
Pelantikan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Wakil Gubernur Papua Pegunungan Ones Pahabol, Bupati Tolikara Wilem Wandik, Bupati Lanny Jaya Aletinus Yigibalom, serta jajaran pengurus TP PKK tingkat provinsi dan delapan kabupaten di wilayah Papua Pegunungan.

Dalam pesan tertulis yang diterima Majalah Jakarta.id, Elizabet Mifa Kogoya mengungkapkan harapannya agar pelantikan ini menjadi momentum penguatan sinergi antara struktur TP PKK di kawasan pegunungan Papua.
“Pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal dari rangkaian sinergi antara TP PKK di wilayah Papua Pegunungan, demi terwujudnya keluarga yang mandiri, sejahtera, dan memiliki ketahanan moral serta sosial yang kokoh,” ujarnya dari Wamena.
Berikut nama-nama Ketua TP PKK delapan kabupaten yang dilantik untuk masa bakti 2025–2030:
Kabupaten Yalimo: Ny. Matam Kepno Nekwek
Kabupaten Pegunungan Bintang: Ny. Susana Maria Apaseray, S.IP
Kabupaten Tolikara: Ny. Elisabet Y. Flassy
Kabupaten Lanny Jaya: Ny. Helena
Kabupaten Jayawijaya: Ny. Idawati Waromi
Kabupaten Mamberamo Tengah: Ny. Wahyu Putri Utami Kenelak
Kabupaten Nduga: Ny. Onna Mince Mofu
Kabupaten Yahukimo: Ny. Ami Yikwa Yahuli
Selain pelantikan Ketua TP PKK kabupaten, acara ini juga dirangkaikan dengan pelantikan Ketua Tim Pembina Posyandu untuk periode yang sama.
Pelantikan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat peran keluarga sebagai pilar pembangunan masyarakat, khususnya di wilayah Papua Pegunungan yang kaya potensi namun menghadapi tantangan pembangunan yang kompleks.

Profil Singkat Ketua TP PKK Kabupaten Papua Pegunungan 2025–2030
1. Ny. Matam Kepno Nekwek – Kabupaten Yalimo
Aktif dalam kegiatan pemberdayaan perempuan dan pelayanan sosial di wilayah Yalimo. Dikenal dekat dengan komunitas gereja dan organisasi lokal.
2. Ny. Susana Maria Apaseray, S.IP – Kabupaten Pegunungan Bintang
Lulusan Ilmu Pemerintahan, memiliki pengalaman sebagai penggerak di berbagai kegiatan kemasyarakatan. Fokus pada isu pendidikan dan ketahanan keluarga
3. Ny. Elisabet Y. Flassy – Kabupaten Tolikara
Memiliki latar belakang organisasi dan dikenal aktif dalam kegiatan kesehatan ibu dan anak. Sebelumnya terlibat dalam program Posyandu dan PAUD lokal.
4. Ny. Helena – Kabupaten Lanny Jaya
Sosok yang sederhana dan dikenal sebagai penggerak komunitas perempuan di daerah pedalaman. Konsisten mengangkat potensi lokal untuk ketahanan ekonomi rumah tangga.
5. Ny. Idawati Waromi – Kabupaten Jayawijaya
Berasal dari latar belakang pendidikan dan pelayanan masyarakat. Pernah menjabat di lembaga pendidikan dan aktif dalam kegiatan sosial lintas agama.
6. Ny. Wahyu Putri Utami Kenelak – Kabupaten Mamberamo Tengah
Perempuan muda dengan semangat tinggi dalam pembangunan keluarga. Fokus pada program gizi anak dan peningkatan ekonomi mikro rumah tangga.
7. Ny. Onna Mince Mofu – Kabupaten Nduga
Tokoh perempuan lokal yang aktif dalam perlindungan perempuan dan anak. Memiliki pengalaman dalam advokasi kesehatan reproduksi dan pemberdayaan remaja putri.
8. Ny. Ami Yikwa Yahuli – Kabupaten Yahukimo
Dikenal sebagai tokoh perempuan adat yang kerap menginisiasi kegiatan sosial berbasis budaya. Fokus pada pelestarian nilai keluarga dan peran ibu dalam komunitas.


