Silaturahmi Nasional Dan Peluncuran Buku “Prabowonomic

Yonge Sihombing, S.E., M.B.A

Silaturahmi Nasional Dan Peluncuran Buku “Prabowonomic

MJ, JAKARTA – Tidak lama lagi karya anak bangsa Yonge Sihombing SE, MBA akan meluncurkan buku “Prabowonomics” Dimana acara pefluncuran buku ini akan dilaksanakan pada Kamis, 25 Mei 2026, Waktu: 14.00 – 17.00 WIB di Jakarta.

Adapun Tema yang diangkat “Mengawal Gagasan Prabowonomics, Menolak Gagasan Pemakzulan Presiden Prabowo”dengan mengangkat Sub Tema Bersama Menghadapi Goncangan Geopolitik Global Dengan Persatuan dan Stabilitas Ekonomi Nasional.

Untuk diketahui bersama dimana karya Yonge Sihombing, S.E., M.B.A. ini hadir bukan sekadar sebagai peristiwa intelektual,

Melainkan sebagai panggilan kesadaran bagi para elit dan pemangku kepentingan nasional di tengah situasi global yang kian tidak menentu.

Dijelaskan Yonge Sihombing, dalam realitas geopolitik yang bergerak cepat dan penuh tekanan, bangsa yang gagal menjaga stabilitas internalnya akan dengan mudah tergelincir menjadi objek dari kepentingan kekuatan eksternal. Dalam konteks inilah,

Silaturahmi Nasional & Peluncuran Buku “Prabowonomic

Gagasan Prabowonomics menawarkan suatu pendekatan yang menempatkan ekonomi sebagai instrumen strategis negara untuk memperkuat kedaulatan, menjaga stabilitas, dan memastikan arah pembangunan tidak terombang-ambing oleh tekanan global, katanya.

Sebagai penulis, Yonge Sihombing juga mengingatkan bahwa kekuatan sebuah bangsa tidak hanya ditentukan oleh sumber daya,

Tetapi oleh kedewasaan elitnya dalam membaca situasi dan menempatkan kepentingan nasional di atas kepentingan jangka pendek.

Ketika energi bangsa terserap dalam konflik internal dan manuver politik yang tidak produktif, maka sesungguhnya yang dipertaruhkan adalah posisi Indonesia sendiri di tengah percaturan global.

Dalam kerangka tersebut kata Yonge Sihombing, berbagai wacana yang berkembang termasuk gagasan pemakzulan Presiden tidak dapat dilepaskan dari dampaknya terhadap stabilitas nasional.

Sejarah menunjukkan, bahwa negara yang terguncang dari dalam justru melemah dalam menghadapi tekanan dari luar.

Karena itu, setiap langkah politik semestinya diuji dengan satu pertanyaan mendasar: memperkuat atau justru melemahkan bangsa?

Jadi menurut Dia, Forum silaturahmi nasional ini menjadi ruang refleksi sekaligus konsolidasi—bukan untuk menyeragamkan pandangan, tetapi untuk menyatukan arah.

Para elit dan tokoh bangsa diharapkan tidak hanya hadir sebagai pengamat, tetapi sebagai penjaga keseimbangan, penentu arah, dan penanggung jawab atas masa depan bangsa.

Pada akhirnya, yang sedang diuji bukan sekadar kebijakan atau kepemimpinan, melainkan kualitas kenegarawanan kita bersama.

Dalam mempersiapkan peluncuran buku ini Yonge Sihombing sudah menyiapkan undangan sebanyak 135 Kabinet Merah Putih, Pemerintah Pusat (732 orang). Lembaga Pemerintah Non Kementerian/LPNK (28 orang), Lembaga Tinggi Negara (5 orang), DPR RI (580 orang), DPD RI (152 orang),

Lembaga yg Dibentuk Berdasarkan UU (78 orang), Duta Besar Negara Sahabat (50 orang),

Lembaga Internasional (66 orang Pemerintah Provinsi (164 orang), Gubernur (38 orang), Ketua DPRD Provinsi (38 orang), Kajatisu (31 orang), Kapolda (36 orang), Pangdam (21 orang),

Pemerintah Kabupaten dan Kota (636 orang), Bupati (416 orang), Walikota (98 orang), Ketua DPRD Kabupaten (38 orang), Ketua DPRD Kota (20 orang), Lain-lain (64 orang), Pemerintah Desa (200 orang), pengusaha (868 orang), BUMN (130 orang), Komisaris (65 orang), Dirut (65 orang),

BUMD (100 orang), Komisaris (50 orang), Dirut (50 orang), koperasi (200 orang), Koperasi Merah Putih (100 orang), Koperasi lainnya (100 orang), BUMS/PENGUSAHA (438 orang), Komisaris (100 orang), Dirut (100 orang), Pemilik/CEO (100 orang), Investor MBG (138 orang),

Untuk kategori Akademisi (700 orang), Rektor (100 orang), Rektor PTN (50 orang), Rektor PTS (50 orang), Dekan (200 orang), Dekan Fakultas Ekonomi (100 orang), Dekan Fakultas Lainnya (100 orang), Dosen (200 orang), Dosen Fakultas Ekonomi (100 orang), Dosen Fakultas Lainnya (100 orang), Guru (100 orang),

Kepala Sekolah (50 orang), Guru Mata Pelajaran Ekonomi (50 orang), Mahasiswa (100 orang), Mahasiswa Program Doktor (25 orang), Mahasiswa Program Master (25 orang), Mahasiswa Program Sarjana (25 orang), Mahasiswa Program Diploma (25 orang),

Sementara untuk kategori Masyarakat Yonge Sihombing mengundang (700 orang), sementara untuk Partai Politik (200 orang), Ormas (200 orang), Asosiasi (100 orang), Perkumpulan (100 orang), Tokoh (50 orang) Sahabat Penulis (50 orang). Jadi kata Yonge Sihombing total undangan yang akan disebar sebanyak 5000 orang. (lian)