SPBU 24.334.149 Jual BBM Dexlite Mengggunakan Drum dalam Jumlah Besar, Bolehkah?

SPBU 24.334.149 Jual BBM Dexlite Mengggunakan Drum dalam Jumlah Besar, Bolehkah?

BANGKABELITUNG – Pengisian Bahan Bakar Minyak jenis dexlite disebuah SPBU SPBU 24.334.149 memicu pertanyaan besar. Pasalnya pengisian BBM jenis dexlite menggunakan drum kaleng maupun jerigen berbahan plastik standard.

Dikutip dari keterangan resmi Ketum FWJ Indonesia pada Sabtu (10/1/2026) hasil temuan awak media kabartoday.co.id pada Jum’at (9/10/2026) dimana satu unit truck berwarna kuning di salah satu SPBU Jalan Sijuk Desa Air Ketekok. Pengisian bahan bakar minyak (BBM) yang diisi langsung ke drum-drum kaleng yang tersusun rapi diatas bak mobil truck telah memicu kekuatiran akan rawannya kebakaran.

Temuan dilokasi itu terparkir truck berwarna kuning dengan plat nopol KH 8114 TN yang terdapat di dalam bak truk tersebut adanya drum-drum kaleng atau jerigen kosong yang siap diisi langsung dari Nozzel pengisian BBM. Praktik ini memicu kuat dugaan pelanggar prosedur distribusi, meskipun Dexlite di klaim sebagai BBM non subsidi.

Saat dikonfirmasi salah satu operator SPBU 24.334.149, pihaknya mengatakan pengisian dexlite dalam jumlah besar menggunakan drum kaleng atau jerigen tidak melangar aturan, karena bukan termasuk BBM bersubsidi.

“Tidak apa pak, ini bukan minyak subsidi ini solar Dexlite dan diperuntukan untuk kebutuhan operasional salah satu perusahaan sawit PT Rawi yang ada di Belitung di Desa bantan. “kata operator.

Menyikapi hal itu, ketua umum FWJ Indonesia Mustofa Hadi Karya atau yang biasa disapa Opan mengkritisi ucapan operator SPBU 24.334.149. Mengingat pengisian dexlite BBM non subsidi harus memenuhi persyaratan tertentu. Bahkan dia menyinggung pendistribusian BBM tetap berada dipenyaluran ketat sektor migas, terutama terkait aspek Keselamatan kebakaran, perijinan pengangkutan, juga kejelasan untuk peruntukan pengunaan akhir.

Opan menjelaskan BBM jenis dexlite sah-sah saja menggunakan drum maupun jerigen, asalkan memenuhi syarat keamanan dengan menggunakan jerigen logam atau plastik HDPE (High Density Polyethylene) bersimbol HDPE2.

“Pada saat mengisi, drum maupun jerigen harus diletakkan di tanah (lantai) untuk mencegah listrik statis yang bisa memicu api. Pertamina tidak melarang pembelian BBM non subsidi seperti dexlite pakai jerigen, tetapi menegaskan aspek keselamatan harus dipenuhi, dan tidak boleh untuk dijual kembali. “Pungkas Opan melalui keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (10/1/2026).[]