Tiara Andini–Moluccan Soul Meriahkan Tring! x Festiloka Panggung Nusantara 2026 di Sarinah

Tiara Andini–Moluccan Soul Meriahkan Tring! x Festiloka Panggung Nusantara 2026 di Sarinah

JAKARTA – Salah satu pusat perbelanjaan Sarinah yang berada di kawasan Thamrin ini selain menggelar doa bersama dengan 6 pemuka agama juga menghadirkan Tiara Andini, Moluccan Soul dan ekspresi budaya pada Rabu (31/12/2025).

Meskipun mengedepankan refleksi dan kepedulian sosial, Tring! X Festiloka Panggung Nusantara 2026 tetap menghadirkan pertunjukan seni dan budaya sebagai ruang perjumpaan dan pemulihan kolektif.

Tiara Andini dan Moluccan Soul tampil di Panggung Sarinah dan menghadirkan spektrum musik Indonesia dari pop kontemporer hingga kekayaan musikal berbasis tradisi yang disambut antusias oleh pengunjung.

Rangkaian acara juga dimeriahkan dengan pertunjukan tarian tradisional Nusantara, di antaranya Tari Jaranan dari Kediri Jawa Timur dan Tari Burung Enggang dari Suku Dayak Kenyah Kalimantan Timur.

Tari Jaranan dan Tari Burung sebagai bagian dari komitmen Sarinah dalam merayakan keberagaman budaya Indonesia sekaligus memperkenalkan kepada publik yang lebih luas.

Selain panggung pertunjukan, rangkaian kegiatan Festiloka juga diperkuat melalui Festiloka Kuliner Nusantara yang menghadirkan 27 UMKM terkurasi dari berbagai daerah.

Festival kuliner ini menempati area Parkir VIP Sarinah dan berlangsung sejak 23 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Kehadiran Festiloka Kuliner Nusantara menjadi bagian dari komitmen Sarinah dalam membuka akses pasar, memperluas eksposur, serta mendorong keberlanjutan usaha pelaku UMKM sebagai penggerak ekonomi lokal.

Penyelenggaraan Tring! x Festiloka Panggung Nusantara 2026 didukung oleh Pegadaian, Nescafe, dan myBCA sebagai sponsor acara yang turut berkontribusi dalam menghadirkan perayaan akhir tahun yang inklusif, aman, dan memberikan dampak sosial.

Melalui Tring! x Festiloka Panggung Nusantara 2026, Sarinah menegaskan perannya sebagai ruang publik yang tidak hanya menjadi pusat perayaan budaya, tetapi juga wadah kepedulian sosial yang menghubungkan masyarakat melalui seni, doa, dan aksi nyata untuk sesama. (B. Karmila)