MJ. Sidoarjo – Dalam rangka mendorong literasi keuangan syariah di kalangan masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro dan UMKM, Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Annisa Mukti kembali menggelar kegiatan bertajuk Grebek Pasar di Pasar Wage, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (17/5/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya edukasi dan sosialisasi layanan keuangan berbasis prinsip syariah kepada masyarakat akar rumput. Seluruh tim Account Officer (AO) dan bagian pemasaran BPRS Annisa Mukti diterjunkan langsung ke lapangan untuk memperkenalkan sejumlah produk unggulan, seperti tabungan syariah, deposito, serta fasilitas pembiayaan tanpa riba.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada para pedagang tentang pentingnya menabung, serta bagaimana mengakses pembiayaan usaha tanpa harus bergantung pada rentenir atau tawaran investasi ilegal,” ungkap salah satu staf pemasaran yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Pasar tradisional dipilih sebagai lokasi utama karena dianggap sebagai pusat aktivitas ekonomi warga dan menjadi titik strategis dalam menjangkau sektor informal. BPRS Annisa Mukti menilai, edukasi keuangan langsung di lokasi seperti ini efektif dalam membangun kedekatan emosional dan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk keuangan syariah.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen BPRS Annisa Mukti dalam mendukung program inklusi keuangan nasional serta pemberdayaan ekonomi lokal. Melalui penyediaan layanan keuangan yang terjangkau dan sesuai prinsip syariah, diharapkan para pelaku UMKM memiliki alternatif pendanaan yang aman dan berkelanjutan.
Selain layanan informasi, masyarakat juga dapat langsung membuka rekening atau mengajukan simulasi pembiayaan di lokasi kegiatan.
BPRS Annisa Mukti menargetkan kegiatan serupa dapat rutin dilakukan di pasar-pasar tradisional lainnya di wilayah Sidoarjo dan sekitarnya sebagai bentuk penguatan ekosistem keuangan mikro berbasis syariah.






