MJ. Hambalang, Maraknya Penyalahgunaan kebijakan dan rentanya Penyelewengan di tubuh Polri Membuat Kepercayaan Masyarakat semakin berkurang hal ini tentu saja Mengganggu konsentrasi Pemerintah.
Terhadap beberapa program dan kebijakan Presiden Prabowo di mana Asta Cita sebagai pedoman dasar program pemerintah seolah tak tersentuh dan bahkan terabaikan,
Carut marut nya penyelesaian di tubuh Kepolisian Khususnya Polda membuat penegakan hukum seolah tumpul ke atas dan tajam ke bawah, Minggu (25/05/2026).
Sikap para penyidik Polda seakan tak peduli terhadap pentingnya penegakan hukum di mana hukum hanya berdasarkan kepentingan golongan.
Semata tidak lagi mengacu pada EQuality before the Law sehingga sering terjadi kesalah fahaman yang membuat gaduh di masyarakat,
Tentu Saja ini mengganggu fokus pemerintah yang saat ini sedang berbenah melalui Reformasi Polri papar sekjen Elang Tiga Hambalang (Ganda Satria Dharma) dengan gamblang,
Seharusnya Reformasi Kepolisian menjadi baro meter bagi setiap permasalahan hukum bukan malah reformasi Kepolisian hanya di jadikan sebagai tameng Kekuasaan tambahnya,
Safrizal (Ketum Elang Tiga Hambalang) mengingatkan kepada Kapolri agar dalam Seleksi Mutasi Pimpinan hendak nya mengacu pada prinsip ke hati hatian bukan relasi,
Gunakan Fit and Proper test dan Reformasi Kepolisian sebagai dasar seleksi yang mumpuni,
Dan ingat bahwa Indonesia adalah sebagai Negara Hukum di mana hukum sebagai Panglima yang Harus tegak Lurus berdiri berdasarkan Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,













