MJ. Jakarta Utara — Ikatan Khotib Dewan Masjid Indonesia (IKDMI) Kota Administrasi Jakarta Utara menggelar acara Halal Bihalal di Lantai 10 Gedung Wali Kota, Rabu pagi (23/4). Kegiatan ini dihadiri puluhan khotib dari berbagai masjid se-Jakarta Utara serta sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua DMI DKI Jakarta, KH. Mamun Al Ayyubi.
Dalam sambutannya, KH. Mamun menegaskan pentingnya peningkatan kualitas khotib di seluruh masjid yang menerima Bantuan Operasional dan Tanggap Ibadah (BOTI). Ia menekankan bahwa setiap masjid penerima BOTI diwajibkan mencantumkan setidaknya satu khotib dari IKDMI dalam jadwal khotbah Jumat selama satu tahun.
“Hal ini untuk memastikan para dai terlatih dari IKDMI bisa menyampaikan dakwah berkualitas dan bernuansa moderat di seluruh wilayah DKI,” ujar KH. Mamun.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jakarta Utara, KH. Ibnu Abidin, turut memberikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan IKDMI di wilayah tersebut. Ia menilai IKDMI berperan penting sebagai wadah silaturahmi dan peningkatan kapasitas khotib.
“Kehadiran IKDMI akan sangat membantu umat dalam mendapatkan pencerahan keagamaan yang mencerahkan dan menyejukkan,” ucap KH. Ibnu Abidin.
Sementara itu, Ketua DMI Jakarta Utara, Drs. Suwardi, mengungkapkan rasa syukurnya atas inisiasi dan terbentuknya struktur organisasi IKDMI di Jakarta Utara.
“Alhamdulillah, IKDMI telah terbentuk di Jakarta Utara sebagai wadah kebersamaan bagi para khotib. Semoga terus memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di lingkungan masjid-masjid kita,” katanya.
Acara Halal Bihalal ini tak sekadar menjadi ajang silaturahmi, namun juga momentum refleksi dan penyusunan agenda dakwah ke depan. Di antaranya, program pelatihan public speaking untuk khotib muda dan penyusunan kalender khotbah Jumat yang lebih terstruktur.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, disusul ramah tamah dan santap siang bersama di ruang VIP lantai 10 Gedung Wali Kota. Dalam suasana hangat penuh kebersamaan, para khotib berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dakwah demi kemaslahatan umat di Jakarta Utara.










