MJ, JAKARTA – Paskah adalah momen mengenang kebangkitan Yesus Kristus, simbol kemenangan atas maut, serta membawa harapan, pemulihan, dan damai sejahtera.
Paskah memiliki kaitan erat dengan seruan cinta kepada sesama dan pelestarian alam. Momen ini sangat tepat untuk memperkuat semangat cinta kemanusiaan dan pelestarian lingkungan hidup.
Paskah menegaskan kembali kasih Allah yang universal bagi seluruh umat manusia dan ciptaan, serta menjadi momen pemulihan hubungan yang rusak akibat dosa.
Kebangkitan Kristus mengajarkan bahwa kasih Allah melampaui batas-batas kemanusiaan, menunjukkan solidaritas-Nya dengan penderitaan manusia, dan menjanjikan kehidupan baru. Hal ini mendorong umat Kristiani untuk mencintai sesama dengan tulus, memperjuangkan keadilan, dan membela kaum lemah, kecil, dan miskin.
Bagi umat Kristiani, alam semesta adalah ciptaan Allah yang harus dijaga dan dihormati. Kebangkitan Kristus membawa pesan pemulihan bagi seluruh ciptaan. Oleh karena itu, umat Kristiani dipanggil untuk merawat lingkungan sebagai bagian dari iman mereka, menyadari bahwa manusia memiliki tanggung jawab ekologis untuk memelihara ciptaan Allah
Sebagai Ketua Harian Badan Interaksi Sosial Masyarakat (BISMA) Dr. John N. Palinggi, MM., MBA mengatakan, Paskah adalah hal yang mendasar sekali bagi iman Umat Kristiani Kristen dan Katolik. Yang secara garis besarnya membuat perubahan di dalam orang yang meyakini ajaran Kristus Yesus berubah jadi manusia lama menjadi manusia baru, tapi tidak cukup solidaritas sosial kepedulian berdasarkan kasih terhadap hubungan antar sesama. Menurut Dia, itu juga sangat penting, itu adalah menjelmaan dari iman Kristiani berdasarkan prinsip dari hukum ke 2 mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri, ujar Dr. John Palinggi dalam keterangannya Jumat (27/3/2026).
Dikatakan Dr. John Palinggi, Paskah itu adalah perayaan Kebangkitan Yesus Kristus yang menjadi puncak Iman Kristiani agama Katolik, dan Agama Kristen. Itu puncak Iman Kristiani melambangkan kemenangan akan dosa maut dan ada pengharapan pengharapan baru. Pengharapan baru artinya, perubahan dalam diri menjadi lebih baik.
Perayaan Paskah itu menurut Dr. John Palinggi, adalah momen untuk mematikan manusia lama. Distilahkan Kristen, Katolik Manusia lama itu adalah orang yang selalu berbuat jahat. Pikirannya kotor,
Selalu pesimis suka memfitnah dan merendahkan sesama manusia. Itulah manusia lama selalu bicara yang tidak pantas seperti itu, ujarnya.
Jadi perayaan paskah itu adalah momen kesempatan untuk berikrar, sadar, meninggalkan manusia lama yaitu sifat buruk dan bangkit sebagai manusia baru.
Jadi manusia baru itu perubahan dari manusia lama ke manusia baru itu dari sifat buruk menjadi orang yang berubah menjadi baik. Itu semua ada di agama . di agama budha sendiri diajarakan meninggalkan kehidupan lama menjadi kehidupan baru. Demikian juga di agama Hindu.
Berpuasa 24 jam tidak ada aktifitas sama sekali, dan terakhir membersihkan kehidupan manusia . hatinya dibersihkan dan alam sekitarnya. Di Islam itu 30 hari lamanya.
Menahan lapar dan haus berpuasa bulan Ramadhan. Setelah menjalankan 30 hari itu semua sudah jadi Fitrah bersih. Jadi semuanya meninggalkan kehidupan lama yang sifatnya buruk menjadi manusia baru, bebernya.
Manusia baru adalah, mengasihi sesama manusia tidak pernah berpikiran jahat terhadap sesame-Nya mengerjakan sesuatu .
Jadi manusia baru itu menurut Dr. John Palinggi, menjauhkan diri dari pelanggaran hukum. Menjauhkan diri dari sikap korupsi dan mencuri orang lain punya hak tau punya hak negara. Itulah yang disebut manusia baru.
“Manusia baru artinya dia siap memelihara hatinya, supaya bisa kehidupan itu dipancarkan,” ujarnya.
Jadi kata Dia, kalau manusia baru itu bertemu orang itu orang lain merasa Bahagia. Kalau manusia lama seperti mau makan orang, karena didalamnya itu buruk dan jahat.
“Jadi menyambut paskah ini, manusia baru itu membawa suka cita dan kasih. Diajaran Kristiani ajaran Kristen itu disamping mengahsihi tuhan Allah dengan segenap hati mengasihi sesama manusia. Jadi implementasi dari kebahagiaan dan suka cita yang menjadi manusia baru itu di dalam diri kita, bagaimana kita berhubungan membangun persaudaraan dengan semua orang tanpa melihat asal usul agama, Etnis, golongan, maupun mungkin orang yang kurang beruntung semakin untuk dikasihi. Jadi makna paksah ini sangat dalam,” tandasnya.
Jadi bagi Umat Kristen Makna ini diperbaharui menjadi pembebasan Rohani melalui pengorbanan yang orang Kristen, Katolik digelar sebagai anak Domba Paskah. Domba Paskah karena di salib kan. Paskah juga mengajarkan kasih dan solidaritas.
“Jadi jangan sesudah paskah umat Kristen, Umat Katolik tidak memiliki solidaritas dan kepedulian terhadap sesama manusia sebagai wujud Iman. Jadi Cahaya iman Kristiani itu muncul selesainya paskah Cahaya iman kristiani itu Adalah kepeduliaan, kalau memang ada orang hidupnya papah, hidupnya susah dan sengsara.
Kemudian kalau kita mampu menolong tapi kita tidak lakukan. Berarti belum memaknai paskah sebagai jalan kehidupan untuk merubah kita menjadi lebih baik,” ucapnya.
Menurut Dia, Sia sialah orang beriman kalau dia tidak peduli kepada kesengsaraan orang lain dia tidak menghasihi sesamanya. Jangan melihat agamanya.
“Jadi makna paskah itu sesungguhnya kemenangan atas Dosa. Kenapa dikatakan kemenangan, membuat manusia sadar bahwa sesudah paskah bahwa dirinya itu cemar selama ini. Maka dia harus meninggalkan . manusia yang takut akan datangnya kematian ada paskah dari penebusan dari Yesus tidak perlu takut kematian,” paparnya.
Kematian itu Adalah hak jadi bukan kewajiban. Tapi hak yang harus diterima. Melalui kebangkitan Yesus itu adalah membuktikannya Dia mengalahkan Maut. Dan menebus dosa umat Kristen, Katolik.
Jadi Paskah ini juga maknanya harapan dan kasih . paskah menegaskan kasih Allah kepada manusia . Jadi paskah menegaskan kekuatan Allah dari kejahatan dan kematian, ucapnya.
Paskah juga maknanya melambangkan transisi dari kegegelapan menuju terang.
“Jadi kalau orang masih dalam kegegelapan adalah orang orang yang tidak memiliki suka cita, kebahagiaan, selalu dilingkari dengan dosa,” katanya.
Disisi lain pun, Paskah juga melepaskan manusia dari kehidupan lama dan menuju kehidupan baru tentu beriman. Beriman artinya menyakini bahwa jalan yang dipilih itu Adalah jalan keselamatan dan kebaikan.
Banyak orang beriman namun dirinya masih dalam dosa. Jadi paskah ini sangat membahagiakan bagi umat Kristen dan Katolik akan memperoleh suatu anugerah berkat seerta Rahmat dari Tuhan untuk merubah hidupnya untuk menjadi lebih baik, tegasnya.
“Saya yakin itu bahwa umat Kristen, katolik dengan selesainya paskah ini akan memancarkan Cahaya kepada siapa saja karena kasih Kristiani itu adalah mengasihi sesama manusia seperti mengasihi diri sendiri.
“Kadang kadang kasih Kristiani itu mengorbankan diri itu bukan kasih. Bagaimana mungkin orang mengasihi orang lain sementara tidak mengasihi dirinya. Artinya, kalau dia sakit tidak mungkin merawat orang untuk sehat. Tidak punya uang tidak mungkin teriak teriak untuk membantu orang lain,” ketusnya.
Jadi menurut Dr. John Palinggi, dalam Iman Kristiani harus betul betul dalam ketulusan hati, kebersihan hati.
Kasih dan Pengorbanan.
Menurut Dr. John Palinggi, Kasih dan pengorbanan ini menunjukkan kasih Allah yang rela memberikan anaknya Yesus sebagai perantara sebagai manusia. Jadi hubungan antara Allah dengan manusia terputus akibat dosa. Jadi manusia diberi pilihan.
Apakah mememilih Tuhan Allah penciptanya atau melalui penebusan Yesus disalib dan bangkit atau tetap melih ular maka banyak orang sengsara hidupnya karena dia memilih ular iblis, tuturnya. (lian)






