Perkuat Visi UKI Emas, Prof Angel Lantik Tiga Warek

 

Perkuat Visi UKI Emas, Prof Angel Lantik Tiga Warek

MJ. Jakarta, – Mencetak generasi-generasi emas menjadi visi yang diemban Universitas Kristen Indonesia (UKI) kedepan. Hal tersebut linier dengan visi Indonesia Emas 2045.

“Sejak lama UKI telah dikenal sebagai salah satu ‘lumbung’ insan cerdas di bangsa ini. Hal tersebut harus diperkuat dan akan terus ditingkatkan melalui visi UKI Emas,” kata Rektor UKI Prof Angel Damayanti, saat mengukuhkan tiga Wakil Rektor yakni, Dr. Hendri Jayadi SH, MH (bidang Kemahasiswaan,

Kerja Sama, dan Pemasaran/WRKKP), Riwandari Juniasti, S.Pd., MM (bidang Keuangan, SDM, dan Pengelolaan Kampus/WRKSP),

Dan Dr. dr. Forman Erwin Siagian, M.Biomed (bidang Akademik dan Inovasi Pendidikan/WRAIP), di Gedung GWS, UKI, Jakarta Timur, Jumat (24/4/2026).

Perkuat Visi UKI Emas, Prof Angel Lantik Tiga Warek

Rektor UKI meminta ketiga Warek yang dilantik bisa segera menjalankan tugas, membuat program kerja, serta bersinergi dengan berbagai pihak. “Saya berharap, seluruh stakeholder UKI bisa saling bergandengan tangan untuk mewujudkan visi besar kita,” ujarnya.

Warek KKP Hendri Jayadi secara lugas mengatakan, di bidang kemahasiswaan, dirinya mengedepankan program-program yang berhubungan dengan pengembangan prestasi mahasiswa, baik nasional maupun internasional.

Salah satunya, menjalin kerjasama dengan dunia usaha melalui optimalisasi jaringan alumni UKI. Sementara untuk pemasaran, dirinya akan mengembangkan dan memanfaatkan digitalisasi marketing dan promosi secara masif.

“Kita semua memiliki panggilan untuk mewujudkan UKI Emas di bidang Tridarma Perguruan Tinggi yaitu, pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (PKM) dengan menerapkan nilai-nilai Kristiani dan Pancasila sehingga mendorong UKI go global,” jelas Hendri.

Dia menjelaskan ‘Emas’ yang dimaksud memiliki makna: E (Empowering), terkait pengembangan kualitas mahasiswa, bakat, dan terkolerasi dengan iuran mahasiswa.

Sedang M (Meaningfull) artinya, semua program pengembangan harus membawa dampak bagi mahasiswa sehingga dapat bersaing dalam dunia usaha. Lalu, A (Agility),

Artinya lincah dan adaptif dengan perkembangan jaman, pemanfaatan teknologi digital hingga artificial intelligence. Terakhir, S (Sustainable) artinya, berkelanjutan dan berkesinambungan menjalankan seluruh program-program tersebut.

Hendri menegaskan pentingnya kolaborasi dan kerjasama semua pihak guna menggolkan visi tersebut. “Kolaborasi adalah keniscayaan dalam proses memajukan UKI sebagai Kampus Emas,” serunya.

Sementara itu, Warek KSP Riwandari Juniasti mengakui tantangan perguruan tinggi masa kini semakin besar. “Semua harus berjalan beriringan dalam satu lokomotif. Kita tidam bisa berjalan sendiri-sendiri, harus bersinergi,” imbuhnya.

Di sisi lain, Warek AIP Forman Siagian menegaskan, kedepan lulusan UKI harus semakin unggul dan mampu berinovasi. Untuk itu, perlu upaya-upaya konkrit untuk mengasah dan memberi ruang terhadap kreatifitas mahasiswa.

Rektor UKI secara khusus mengapresiasi 4 Warek sebelumnya yakni, Prof Hulman Panjaitan, Dr. Juaniva Sidharta, Dr. Veda Sitepu, dan Dr. Lisa Gracia Kailola, yang telah memantapkan pondasi UKI untuk terus bergerak maju. (Lian Tambun)