MJ. Jakarta – Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh setiap 2 Mei, World Peace Organization (WPO) menyatakan komitmennya terhadap peningkatan kualitas dan inklusivitas pendidikan di berbagai belahan dunia.
Deputi Sekretaris Jenderal bidang Pendidikan, Kebudayaan, dan Sumber Daya Manusia WPO, HE Yenny Agoestian, menegaskan bahwa pendidikan yang berkualitas adalah fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang toleran dan damai.

“WPO telah meluncurkan sejumlah program strategis untuk mendukung peningkatan kapasitas guru dan siswa, serta memperluas akses pendidikan bagi kelompok masyarakat yang terpinggirkan,” ujar Yenny dalam keterangan resminya, Kamis (2/5).
Ia menyebut, inisiatif WPO tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter melalui nilai-nilai universal seperti toleransi, kerja sama, dan saling menghormati.
Melalui kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan, WPO berharap mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara menyeluruh.
“Pendidikan harus menjadi alat pemersatu dan pembuka jalan bagi terciptanya masyarakat yang lebih berpengetahuan, lebih terbuka, dan lebih damai,” pungkas Yenny.


